Konflik Palestina-Israel, Indonesia Wajib Terlibat Dalam Perdamaian Dunia

Kamis, 12 Oktober 2023 | 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis

BANDAR LAMPUNG – Konflik antara Palestina dengan Israel yang semakin memanah harus segera diakhiri agar korban tidak makin banyak. Untuk itu, pemerintah Indonesia perlu terlibat aktif dalam menekan dan melakukan perdamaian dunia.

Hal tersebut dikatakan Pengamat Politik dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Fathul Mu’in, Kamis (12/10/2023). Menurutnya, Indonesia sebagai negara sahabat Palestina harus memberikan bantuan yang lebih di tengah konflik dengan Israel yang makin memanas. “Ini menjadi kewajiban pemerintah Indonesia untuk terlibat aktif dalam perdamaian dunia,” kata dia.

Sekretaris Program Studi Hukum Tatanegara tersebut menambahkan, dalam kebijakan luar negerinya, Indonesia telah mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Sehingga, sudah selayaknya pemerintah dan masyarakat Indonesia mendukung perjuangan Palestina dalam mewujudkan kemerdekannya. “Pemerintah perlu terus melakukan langkah-langkah dalam upaya ikut membantu rakyat Palestina,” ujarnya.

Baca Juga:  Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Fathul Mu’in menambahkan, kebijakan Indonesia yang mendukung Palestina juga tidak akan berdampak atau membuat hubungan menjadi buruk dengan negara lain. Sebab, hal tersebut sudah menjadi kebijakan masing-masing negara, sebagai mana Amerika Serikat yang mendukung Israel. Maka dari itu, pemerintah harus benar-benar terlibat aktif dalam menyerukan penghentian peperangan, kekerasan, penghentian konflik, penghentian aksi-aksi kekerasan. “Pemerintah harus terus berupaya mencari solusi damai berupa perundingan untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel,” tegasnya.

Baca Juga:  Mau Makan Soto Betawi di Jakarta?

Pemerintah Indonesia juga harus segera memprioritaskan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Palestina agar tidak menjadi korban perang antar dua negara tersebut. “Jangan sampai WNI kita ikut menjadi korban,” ujar Dewan Pakar JMSI Lampung tersebut.

Selain itu, pemerintah juga perlu mendesak agar dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengambil langkah diplomatik menyelesaikan konflik tersebut. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara
Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!
Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela
Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat
UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026
Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas
Warga Ramaikan Color Run HUT ke-344 Bandar Lampung
Kejari Lamtim Geledah Rumah Mantan Wabup Lamsel Terkait Korupsi Tambang Pasir

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WIB

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:01 WIB

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:59 WIB

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 19:39 WIB

UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

#indonesiaswasembada

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:06 WIB

#indonesiaswasembada

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:02 WIB

#indonesiaswasembada

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:01 WIB

#indonesiaswasembada

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:59 WIB