Komisi X Dorong Solusi Bagi Siswa Terhambat Daftar SNBP

Jumat, 7 Februari 2025 | 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Keterlambatan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh 373 sekolah menyebabkan ratusan siswa terancam gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Komisi X DPR RI dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/2/2025), menegaskan bahwa permasalahan ini tidak boleh mengorbankan hak siswa untuk mendapatkan akses pendidikan tinggi.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, serta siswa dan orang tua dalam memastikan proses seleksi berjalan lancar. “Kami mendorong siswa untuk tetap semangat dan tidak patah arang. Jika ada kendala di SNBP, jalur SNBT maupun seleksi mandiri tetap terbuka sebagai kesempatan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  Beri Kemudahan Masyarakat Mesuji, Elfianah Gagas Integrasi Setiap Layanan Publik

Secara keseluruhan, Komisi X mengapresiasi kebijakan Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 yang memberikan perpanjangan waktu finalisasi pengisian PDSS bagi sekolah-sekolah yang terlambat. Namun, DPR juga meminta pemerintah memperkuat sosialisasi agar seluruh sekolah memahami pentingnya ketepatan waktu dalam pengisian data PDSS.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk memastikan seluruh sekolah di wilayahnya memiliki fasilitas dan kesiapan teknis dalam mengisi PDSS tepat waktu. Evaluasi dan pembinaan bagi sekolah yang berulang kali mengalami keterlambatan perlu dilakukan guna mencegah kejadian serupa di tahun-tahun mendatang. Komisi X menegaskan bahwa sekolah wajib membentuk tim khusus untuk bertanggung jawab atas kelancaran proses pengisian data tersebut.

Baca Juga:  Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Di sisi lain, Komisi X meminta siswa dan orang tua tidak panik atau pesimis menghadapi kendala SNBP akibat keterlambatan pengisian PDSS. Alternatif lain seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri perguruan tinggi tetap bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tidak dapat mengikuti SNBP.(*)


Penulis : Hery S


Editor : Rudi A


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 - 07:23 WIB

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB


Seorang remaja mengikuti pelatihan tinju saat pembukaan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada 6 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Minggu, 8 Nov 2026 - 07:23 WIB

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB