APPMBGI Lampung: MBG Harus Dilanjutkan Untuk Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

Senin, 29 Juni 2026 | 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus APPMBGI Lampung

Pengurus APPMBGI Lampung

Bandar Lampung — Program Makan Bergizi Gratis atau MBG harus terus dilanjutkan sebagai gerakan bersama untuk memperkuat pemenuhan gizi anak dan pembentukan generasi Indonesia yang sehat serta produktif. APPMBGI Provinsi Lampung menilai, adanya kritik dari sebagian masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kualitas program, bukan alasan untuk menghentikannya.

Ketua DPD I Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia atau APPMBGI Provinsi Lampung, Dr. Gandhi Liyorba Indra, menegaskan bahwa Program MBG memiliki dampak besar bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, program tersebut harus terus dilanjutkan dengan tata kelola yang semakin baik.

“Program Makan Bergizi Gratis harus terus dilanjutkan karena ini bukan hanya program bantuan makanan, melainkan investasi besar bangsa untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. Anak-anak kita tidak boleh belajar dalam keadaan lapar. Mereka berhak mendapatkan asupan bergizi agar mampu tumbuh optimal dan mengikuti pendidikan dengan baik,” ujar Gandhi, Senin (29/6/2026).

Menurut Gandhi, keberlanjutan Program MBG perlu dibarengi dengan penguatan pelaksanaan di lapangan. Standar dapur, mutu bahan pangan, keamanan makanan, kebersihan, pelibatan tenaga yang kompeten, serta ketepatan sasaran harus menjadi perhatian utama agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Baca Juga:  Kepala BGN Dicopot, Diganti Nanik S Deyang

Selain berdampak pada peningkatan gizi anak, Gandhi menilai MBG juga berpotensi menggerakkan ekonomi daerah. Pelaksanaan program ini dapat melibatkan dapur lokal, petani, peternak, koperasi, pelaku UMKM pangan, serta tenaga kerja setempat. Dengan demikian, bahan pangan lokal seperti beras, telur, ikan, sayur, buah, tempe, tahu, dan berbagai produk pertanian daerah dapat terserap secara lebih stabil.

“MBG harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah, pengelola dapur, sekolah, pelaku usaha lokal, dan masyarakat harus bergandengan tangan. Kita ingin setiap porsi makanan yang diterima anak-anak benar-benar bergizi, aman dikonsumsi, dan memberi manfaat nyata bagi masa depan mereka,” katanya.

Gandhi menambahkan, jika dikelola secara profesional, Program MBG dapat menjadi kebijakan yang memberi manfaat ganda. Di satu sisi, program ini membantu anak-anak memperoleh asupan bergizi untuk mendukung proses belajar. Di sisi lain, MBG juga membuka ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui rantai pasok pangan yang sehat dan berkelanjutan.

Gandhi menegaskan bahwa MBG memiliki banyak nilai positif bagi masyarakat. Menurutnya, MBG bukan hanya program makan gratis, tetapi gerakan besar untuk memperkuat kualitas gizi, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal. “MBG memiliki banyak kebaikan yang harus terus diperkuat. Program ini membantu anak-anak memperoleh asupan bergizi, meningkatkan konsentrasi belajar, meringankan beban keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pelibatan petani, peternak, nelayan, koperasi, UMKM pangan, dan tenaga kerja daerah,” ujarnya didampingi Ketua Bidang Komunikasi Strategis dan Informasi Publik APPMBGI Lampung, Dr. Fathul Muin.

Baca Juga:  Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga Pesisir Barat Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

Ia menjelaskan, kebaikan MBG dapat dilihat dari berbagai aspek. Pertama, program ini membantu pemenuhan gizi anak sekolah agar mereka dapat belajar dalam kondisi fisik yang lebih baik. Kedua, MBG mendukung pemerataan akses makanan bergizi bagi anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi. Ketiga, program ini dapat memperkuat semangat belajar, kehadiran, dan konsentrasi peserta didik di sekolah.
Selain itu, MBG juga memberi dampak ekonomi yang luas. Rantai pasok bahan pangan untuk kebutuhan dapur MBG dapat menyerap produk lokal, mulai dari beras, telur, ikan, ayam, sayur, buah, tempe, tahu, hingga komoditas pangan daerah lainnya.

“Kebaikan MBG tidak hanya dirasakan oleh anak-anak sebagai penerima manfaat, tetapi juga oleh masyarakat di sekitarnya. Jika bahan pangan dibeli dari petani dan pelaku usaha lokal, maka uang program berputar di daerah, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi masyarakat,” tambahnya.


Penulis : Anis


Editor : Ahmad Novriwan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

PMII Lampung Unjuk Rasa, Ini 7 Tuntutannya
Dasco pimpin Rapat DPR Dan Pemerintah Bahas Stabilitas Fiskal Dan Moneter
Wagub Jihan Nurlela : Perkuat Sinergi dan Tekan Angka Kemiskinan
Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi, Perkuat Layanan Kesehatan Hewan dan Dorong Peningkatan PAD
Wagub Jihan Nurlela Tinjau Calon Rumah Sakit Hewan Provinsi Lampung
Mahardhika Soekarno: Jangan Cederai Marwah Gerakan Mahasiswa
Gubernur Lampung Hadiri Jamasan Pusaka Nusantara
Peran Forecasting dalam Menjamin Bahan Baku Kegiatan Usaha Pertanian

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:52 WIB

APPMBGI Lampung: MBG Harus Dilanjutkan Untuk Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

Senin, 29 Juni 2026 - 14:25 WIB

PMII Lampung Unjuk Rasa, Ini 7 Tuntutannya

Senin, 29 Juni 2026 - 14:04 WIB

Dasco pimpin Rapat DPR Dan Pemerintah Bahas Stabilitas Fiskal Dan Moneter

Senin, 29 Juni 2026 - 13:07 WIB

Wagub Jihan Nurlela : Perkuat Sinergi dan Tekan Angka Kemiskinan

Senin, 29 Juni 2026 - 12:26 WIB

Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi, Perkuat Layanan Kesehatan Hewan dan Dorong Peningkatan PAD

Berita Terbaru

Pengurus APPMBGI Lampung

#indonesiaswasembada

APPMBGI Lampung: MBG Harus Dilanjutkan Untuk Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

Senin, 29 Jun 2026 - 16:52 WIB

PMII Lampung lakukan demo di halaman kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin 29 Juni 2026.[De]

#indonesiaswasembada

PMII Lampung Unjuk Rasa, Ini 7 Tuntutannya

Senin, 29 Jun 2026 - 14:25 WIB

Pimpinan DPR bersama jajaran pemerintah mengadakan rapat koordinasi untuk membahas kondisi ekonomi nasional serta upaya menjaga stabilitas fiskal dan moneter di tengah dinamika ekonomi global.[De]

#indonesiaswasembada

Dasco pimpin Rapat DPR Dan Pemerintah Bahas Stabilitas Fiskal Dan Moneter

Senin, 29 Jun 2026 - 14:04 WIB

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meminta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD).[De]

#indonesiaswasembada

Wagub Jihan Nurlela : Perkuat Sinergi dan Tekan Angka Kemiskinan

Senin, 29 Jun 2026 - 13:07 WIB