Komisi VIII: Idulfitri 10 April Momentum Bersatu Kembali Seluruh Pihak Usai Pemilu 2024

Rabu, 10 April 2024 | 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi mengajak seluruh pihak mendukung keputusan pemerintah yang telah menetapkan 1 Syawal 1445 H atau Idulfitri 2024 yang jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Ia menilai hari lebaran sebagai momen untuk bersatu kembali usai pemilu.

“Kementerian Agama kita telah menunjukkan perannya sebagai lokomotif toleransi. Bahwa memastikan perbedaan ini tidak menjadi perpecahan, upaya ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi kita semua. Alhamdulillah tahun ini kita dapat merayakan Idulfitri bersama-sama,” kata Ashabul Kahfi usai sidang isbat di gedung Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (10/4).

Baca Juga:  HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung

Momen kebersamaan ini menurut Politisi PAN tersebut cukup istimewa, karena dilaksanakan usai 30 hari berpuasa dan momen Pemilu 2024.

“Bulan Ramadan kali ini terasa istimewa karena kita harus bersyukur pelaksanaan pemilu presiden dan pemilu legislatif sebagai salah satu pesta demokrasi tersebar dunia berhasil kita laksanakan,” ujarnya.

Ashabul meminta kepada seluruh pihak untuk mensyukuri keputusan Kementerian Agama dalam menetapkan hasil sidang isbat. Menurutnya, lebaran kali ini cukup spesial karena dapat dirayakan bersama-sama secara serentak.

Baca Juga:  Komisi XI DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp 49.8 Triliiun Tahun 2027

“Sebagai insan yang beriman, kita semua harus mensyukuri hal itu, caranya mari satu padukan lagi pikiran kita hanya untuk Indonesia tercinta,” ucapnya

“Hindari saling curiga, saling menyalahkan, hindari berkata kotor, mari semua saling berangkulan sebagai sesama saudara sebangsa. Karena sesungguhnya musuh kita jelas adalah kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan dalam bidang teknologi. Bukan karena perbedaan paham dan cara pandang,” imbuhnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

5 Bulan Disandera di Somalia, 4 ABK Asal Indonesia Tiba di Tanah Air
Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI
Ahmad Aliudin Camat Blambangan Umpu
Bupati Ayu Terima Pergunu Way Kanan
Hari Santri, PGNI Lampung Undang Eks Tokoh NII Mengaji
Mau Tahu Total Investasi Asing di Vietnam? Naik 76,4% Hingga Seftember 2026
Lampung Dorong Keterwakilan Perempuan dalam Politik
ITERA [Wajib] Hadirkan Inovasi dan Perkuat Hilirisasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

5 Bulan Disandera di Somalia, 4 ABK Asal Indonesia Tiba di Tanah Air

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Ahmad Aliudin Camat Blambangan Umpu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Bupati Ayu Terima Pergunu Way Kanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Hari Santri, PGNI Lampung Undang Eks Tokoh NII Mengaji

Berita Terbaru

Berita Utama

Ahmad Aliudin Camat Blambangan Umpu

Rabu, 7 Okt 2026 - 11:22 WIB

Bupati Way Kanan dan Pengurus Pergunu (RA)

Berita Utama

Bupati Ayu Terima Pergunu Way Kanan

Selasa, 6 Okt 2026 - 23:59 WIB

Ken Setiawan mantan Tokoh NII Mengaji di Hari Santri [RA]

Berita Utama

Hari Santri, PGNI Lampung Undang Eks Tokoh NII Mengaji

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:40 WIB