Komisi I: Kunjungan Prabowo ke China Redakan Tensi Ketegangan di Asia Timur

Rabu, 3 April 2024 | 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menilai Kunjungan Kerja Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto ke Beijing, China, merupakan langkah strategis sebagai upaya Indonesia meredakan tensi ketegangan di wilayah Asia Timur. Menurutnya, ada beberapa kawasan yang memiliki potensi konflik di Asia Timur, di antaranya seperti Laut China Selatan, Laut China Timur, Semenanjung Korea, dan Selat Taiwan.

“China dan Indonesia berperan penting menjaga kestabilan keamanan kawasan di saat ekonomi dunia tidak menentu,” kata Meutya Hafid dalam keterangan tertulis kepada media, di Jakarta, Rabu (3/4).

Ia pun menganggap kunjungan Prabowo ke China dapat diamati dari konteks kawasan Indo-Pasifik. Pasalnya, Kebangkitan China dan episentrum pertumbuhan global di kawasan menyebabkan Indo-Pasifik menjadi ”medan pertarungan” kekuatan besar dunia, yaitu China dan Amerika Serikat (AS).

“Indonesia, melalui kunjungan Pak Prabowo Subianto ingin menempatkan diri dan mengambil posisi dalam menghadapi realitas, dinamika, dan tantangan di Indo-Pasifik,” ujarnya.

Baca Juga:  Michael dan Rizky dari Lampung Perkuat Persik Kediri U18 di EPA One 2026/2027

Selain itu, Politisi Fraksi Golkar ini menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen Prabowo dalam melanjutkan arah kebijakan politik luar negeri Presiden RI Joko Widodo.

Meutya kemudian memandang ucapan selamat Presiden Xi kepada Prabowo sebagai presiden terpilih Indonesia dan permintaannya untuk menyampaikan salam kepada Presiden Joko Widodo, sebagai bentuk tata krama diplomasi antardua negara sahabat.

“Sebagai Ketua Komisi I DPR RI, saya melihat ucapan selamat dari Presiden Xi Jinping kepada Pak Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih Indonesia adalah tata krama diplomasi yang sangat tulus dua negara bersahabat dan memiliki hubungan sejarah yang amat panjang,” tuturnya.

Ucapan tersebut, lanjut dia, juga sebagai wujud rekognisi atau pengakuan dari China bahwa Indonesia merupakan mitra strategis di kawasan. “Ini modal yang sangat baik Indonesia di bawah pemerintahan baru nanti,” kata Meutya.

Baca Juga:  Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu

Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping mengundang Prabowo untuk melakukan kunjungan resmi ke China pada 31 Maret-2 April 2024 lalu. Selain bertemu Xi, Prabowo juga dijadwalkan bertemu Perdana Menteri China Li Qiang dan Menteri Pertahanan China Laksamana Dong Jun, Selasa.

Dalam lawatannya ke China, Prabowo didampingi putranya, Ragowo Hediprasetyo, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sugiono, Asisten Khusus Menhan Bidang Manajemen Pertahanan Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Letjen TNI Yudi Abrimantyo, dan sejumlah pejabat Kemhan RI.

Turut mendampingi pula Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kemhan RI Mayjen TNI Bambang Trisnohadi, Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan Kemhan RI Laksamana Muda TNI Supo Dwi Diantara, dan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan RI Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari serta pejabat terkait lainnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%
Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa
Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka
AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”
18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk
Gubernur Mirza Raih Grand BAZNAS Awards 2026
Warga Palestina Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel
Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:53 WIB

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:34 WIB

Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:36 WIB

AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:32 WIB

18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk

Berita Terbaru

Berita Utama

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Okt 2026 - 04:04 WIB

Berita Utama

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Okt 2026 - 03:53 WIB

KILATAN Cahaya Senjata Iran saat Serang Pangkalan AS [xin]

Bencana

AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:36 WIB

Bencana

18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:32 WIB