Komisi I DPR Minta Kemenkominfo Takedown Video Deddy Corbuzier

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PPP Mohammad Iqbal/Ist

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PPP Mohammad Iqbal/Ist

Laporan: Heri Suroyo

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PPP Mohammad Iqbal meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) segera menurunkan atau takedown video podcast YouTube Deddy Corbuzier berjudul ‘TUTORIAL JADI G4Y DI INDO !! = PINDAH KE JERMAN (tonton sblm ngamuk)’

“Video tutorial jadi gay itu bisa membuat LGBT dan pernikahan sesama jenis meningkat di Indonesia. Padahal jelas ini bertentangan agama dan hukum yang berlaku di negeri ini,” tegas Iqbal dalam keterangan tertulis, Senin (9/5).

Baca Juga:  Ziarah di TMP Kusuma Bangsa, Bupati Radityo Egi Serukan Semangat Pahlawan untuk Lampung Selatan yang Lebih Maju

Video podcast Deddy itu diunggah pada Sabtu (7/5). Iqbal menambahkan, Kominfo harus menindak tegas video yang bertentangan dengan hukum tersebut.

Menurutnya pemerintah juga bisa memproses hukum Deddy Corbuzier dan semua pihak yang melakukan promosi LGBT dan pernikahan sesama jenis. Deddy diduga terbukti tidak hanya mempromosikan LGBT tetapi juga pernikahan sesama jenis yang tegas dilarang dalam undang-undang.

“Kebebasan berekspresi di media sosial berbasis internet ada batasannya. Tidak boleh melanggar hukum dan norma yang berlaku di Indonesia,” ujar Iqbal.

Baca Juga:  Iran akan Berdamai dengan AS, Tapi Tetap "Bermartabat"

Iqbal mlanjutkan, banyak masyarakat resah dengan video Deddy karena dianggap memberikan ruang untuk LGBT dan pernikahan sesama jenis.

“Bukan tidak mungkin propaganda itu akan membuat jumlah LGBT di Indonesia semakin besar. Jangan sampai kaum LGBT merasa berhak untuk mengekspresikan orientasi seksual menyimpang mereka dan merusak moral dan tatanan masyarakat Indonesia. Men-takedown video itu sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat Indonesia,” pungkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia
Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Ben Moss Gantikan Scharf Jadi Asisten Trump
Trump dan Kanada Saling Klaim Pemilik Ontario
Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak
Iran Sebut Suplai Minyak ke Pelanggan Aman-aman Saja
Gunakan Satelit dan Drone, Hampir 100 Warga Tiongkok Hilang di Nepal
Tradisi Penghormatan Leluhur Hantu Lapar di Medan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Ben Moss Gantikan Scharf Jadi Asisten Trump

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Trump dan Kanada Saling Klaim Pemilik Ontario

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak

Berita Terbaru

Huawei Seri Baru

#indonesiaswasembada

Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:58 WIB

Gubuernur Mirza Sandang Predika Terpuji [PL]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:52 WIB

Gedung Putih

#indonesiaswasembada

Ben Moss Gantikan Scharf Jadi Asisten Trump

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:45 WIB

Foto yang diabadikan pada 24 Januari 2026 ini menunjukkan Danau Ontario yang membeku di Toronto, Kanada. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Trump dan Kanada Saling Klaim Pemilik Ontario

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:13 WIB

Seorang anak bermain di antara pancuran air di Kuwait City, Kuwait. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:52 WIB