Kisah Pak Budi, Mualaf yang Kini Terampil Dengan Usaha Pijat dan Bekam

Jumat, 13 September 2024 | 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DALAM rangka mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, sebuah program pemberdayaan ekonomi telah dilaksanakan melalui pelatihan keterampilan pijat dan bekam kepada Pak Budi, seorang mualaf yang berdomisili di Lampung Selatan.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keahlian praktis kepada Pak Budi, sehingga dapat membuka peluang usaha mandiri yang dapat meningkatkan taraf hidupnya.

Pak Budi, yang belum lama memeluk agama Islam, merupakan salah satu penerima manfaat dari program ini. Sebagai seorang mualaf, Pak Budi menghadapi berbagai tantangan dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya. Melalui pelatihan ini, Pak Budi tidak hanya dibekali dengan keterampilan teknis pijat dan bekam yang dapat digunakan untuk membuka usaha tetapi juga didorong untuk mengembangkan potensi dirinya dalam mendukung ekonomi keluarga.

Baca Juga:  Dimediasi Pemkab dan Kodim 0421/LS, Persoalan Pembayaran Pembangunan Gerai KDMP Pulau Jaya Tuntas Secara Musyawarah

Program pelatihan ini mencakup materi dasar dan lanjutan mengenai teknik pijat tradisional serta bekam termasuk aspek kesehatan dan keselamatan dalam praktiknya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberdayakan masyarakat terutama mereka yang membutuhkan dukungan lebih dalam hal ekonomi.

Dengan keterampilan baru yang dimiliki, Pak Budi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta menjadi lebih mandiri secara finansial.

Baca Juga:  Bupati Ayu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Pak Budi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ia berharap keterampilan yang didapatkan dapat segera diaplikasikan dalam membuka layanan pijat dan bekam di lingkungannya. Mari dukung para pemberdayaan ekonomi mualaf!.


Penulis : Fidhel


Editor : Rudi


Sumber Berita : LAZNAS DD

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar
SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla
Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026
Santori Hasan pun Berpulang
Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Santori Hasan pun Berpulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Berita Terbaru

Murid sekolah dasar (SD) terlihat mengenakan masker dan memegang poster bertema kampanye stop kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mereka gambar menggunakan krayon dan pensil warna di SDN Nayu Barat 1, Nusukan, Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada 21 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:27 WIB

Berita Utama

Santori Hasan pun Berpulang

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:54 WIB

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB