Kisah Pak Budi, Mualaf yang Kini Terampil Dengan Usaha Pijat dan Bekam

Jumat, 13 September 2024 | 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DALAM rangka mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, sebuah program pemberdayaan ekonomi telah dilaksanakan melalui pelatihan keterampilan pijat dan bekam kepada Pak Budi, seorang mualaf yang berdomisili di Lampung Selatan.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keahlian praktis kepada Pak Budi, sehingga dapat membuka peluang usaha mandiri yang dapat meningkatkan taraf hidupnya.

Pak Budi, yang belum lama memeluk agama Islam, merupakan salah satu penerima manfaat dari program ini. Sebagai seorang mualaf, Pak Budi menghadapi berbagai tantangan dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya. Melalui pelatihan ini, Pak Budi tidak hanya dibekali dengan keterampilan teknis pijat dan bekam yang dapat digunakan untuk membuka usaha tetapi juga didorong untuk mengembangkan potensi dirinya dalam mendukung ekonomi keluarga.

Baca Juga:  Lewat Women Drift Challenge IDS 2026, Zita Anjani Tegaskan Sirkuit Drifting Bukan Cuma Milik Lelaki

Program pelatihan ini mencakup materi dasar dan lanjutan mengenai teknik pijat tradisional serta bekam termasuk aspek kesehatan dan keselamatan dalam praktiknya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberdayakan masyarakat terutama mereka yang membutuhkan dukungan lebih dalam hal ekonomi.

Dengan keterampilan baru yang dimiliki, Pak Budi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta menjadi lebih mandiri secara finansial.

Baca Juga:  Tim Jibom Brimob Lampung Musnahkan Dua Granat Temuan di Polres Way Kanan

Pak Budi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ia berharap keterampilan yang didapatkan dapat segera diaplikasikan dalam membuka layanan pijat dan bekam di lingkungannya. Mari dukung para pemberdayaan ekonomi mualaf!.


Penulis : Fidhel


Editor : Rudi


Sumber Berita : LAZNAS DD

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fatikhatul Khoiriyah dan Agus Sulistio Dipercaya Pimpin DPC PKB Lampung Utara Periode 2026–2031
BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan
Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain
KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak
Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Masyarakat Adat Harus Diberi Ruang yang Luas, Bukan Pelengkap Seremonial
Gubernur Mirza Ajak Perantau Minang Berkolaborasi Bangun Lampung
Ketua Perhimpunan Persahabatan Sambut Baik Kehadiran Dubes Korut yang Baru

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:06 WIB

Fatikhatul Khoiriyah dan Agus Sulistio Dipercaya Pimpin DPC PKB Lampung Utara Periode 2026–2031

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:20 WIB

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:13 WIB

Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10 WIB

KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:52 WIB

Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:20 WIB

#indonesiaswasembada

Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:13 WIB

#indonesiaswasembada

KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:10 WIB