KIB Paling Solid, Akan Diuji Saat Penentuan Kandidat Capres 2024

Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Hasil survei Indometer menyebutkan pendukung partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) cenderung lebih solid dibandingkan dengan partai-partai koalisi lain, seperti Partai NasDem, PKS, dan Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Pasrani Mendrofa memprediksi hal itu disebabkan karena basis kesamaan elektoral partai. KIB beranggotakan Partai Golkar, PPP, dan PAN. Ketiganya merupakan partai yang tergabung dalam partai pendukung pemerintah dalam Koalisi Indonesia Maju.

“Yang pertama jelas karena mereka memiliki segmen yang sama, yaitu ceruk elektoral berbasis yang pro terhadap pemerintah. Karena ketiga parpol ini ada di kubu pemerintah,” tegas Herry di Jakarta, Selass (30/8).

Selain itu, KIB hingga saat ini belum memunculkan nama figur yang hendak diusung dalam Pilpres 2024. Karena belum ada nama calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), maka pendukung parpol anggota KIB cenderung nyaman dengan pembahasan visi-misi maupun program koalisi.

“Kedua, sampai hari ini belum tersebut nama capres. Artinya belum ada finalisasi soal siapa yang akan diusung oleh ketiga parpol itu,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati HUT Kodaeral III, Lanal Lampung dan Pemkab Lampung Selatan Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis

Herry mengungkapkan prediksi ketika KIB sudah memutuskan nama untuk berlaga pada kontestasi 2024. Bisa jadi, salah satu partai akan menarik diri karena merasa tidak terwadahi terakomodir kepentingan politiknya.

“Mungkin ketika sudah muncul nama tersebut dan itu berasal dari parpol dari ketiga parpol itu, barangkali ada satu parpol yang nantinya sedikit menarik diri dari situ, dari koalisi ini. Bisa saja seperti itu kemungkinannya,” ungkapnya.

Tidak Hanya Elit

Sementara itu, pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI), Cecep Hidayat menjelaskan, meskipun solid, dalam prakteknya masih perlu dibuktikan bahwa bukan cuma elit partai yang mesra, namun juga akar rumputnya.

“Jadi kalau kita bicara pendukung yang solid, ketika terjadi koalisi beberapa waktu lalu, baik itu KIB, Gerindra-PKB, atau yang lain, itu kan di tingkat elit, tinggal nanti para pemilih apakah perilakunya patuh taat pada elit atau tidak,” kata Cecep, Selasa (30/8).

Berangkat dari pengalaman pemilu lalu lanjut Cecep, sekarang ini komunikasi di elit sudah baik. “Tetapi di akar rumput belum, ada yang tidak paralel,” tambah Cecep.

Baca Juga:  Dukung Pemerataan Akses dan Mutu Pendidikan di Provinsi Lampung, Wagub Jihan Tinjau Revitalisasi SMA Islam Plus Hidayatut Thullab

Di tengah masyarakat identitas politik lewat pilihan ideologi tidak begitu kentara, apakah benar pendukung partai dengan ideologi nasionalis kemungkinan memilih calon yang nasionalis, atau akan ikut saja siapa Capres – Cawapres yang diusung partainya. Sehingga, keberadaan swing voter pada Pemilu 2024 akan ramai.

Ditambah lagi dengan hadirnya pemilih baru dari kalangan milenial maupun Gen Z. “Identitas partai dan Ideologi partai kuat, banyak terjadi swing votes. Dimana perilaku pemilih yang berpikir mudah bergeser dan mudah mengalihkan pilihannya. Ditambah lagi lahir generasi Z milenial, mereka yang paparan teknologi informatika tinggi dan ideologi partai mereka tidak begitu kuat,” jelas Cecep.

Alhasil, selain memiliki pendukung setia, partai maupun koalisi harus terus membangun masa dari kalangan tersebut, mengungat politisi mulai melek teknologi dan menggunakan platform sosmed yang ada.

“Di sisi lain mereka bisa menggunakan platform yang ada. Jadi, harapannya bukan sekedar tanpa tujuan, namun sebagai pendidikan politik,“ pungkas Cecep. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal
Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood
Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak
Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”
Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China
Pemprov-DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Kekerasan Israel, Angka Kematian Anak Gaza Terus Bertambah
Awak Shenzhou-21 Tampil di Hadapan Publik Usai Rekor Misi Antariksa selama 210 Hari

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:10 WIB

Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:40 WIB

Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:01 WIB

Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 23 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah area pemakaman di dekat Bunia, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo. (Xin)

#indonesiaswasembada

Wabah Ebola Serang Konggo, 330 Anak Meninggal

Sabtu, 8 Agu 2026 - 03:17 WIB

Sejumlah pengunjung mengabadikan foto pada malam pembukaan Halloween Horror Nights 2024 di Universal Studios Hollywood di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 5 September 2024. (Xin)

#indonesiaswasembada

Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood

Sabtu, 8 Agu 2026 - 03:10 WIB

Diduga Jenis Serangga Ini Penyebar DBD Kongo di Irak

#indonesiaswasembada

Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak

Sabtu, 8 Agu 2026 - 02:40 WIB

Trump Hentikan Serangan

#indonesiaswasembada

Trump Akui Pasokan Amunisi Tertentu “Agak Menipis”

Sabtu, 8 Agu 2026 - 01:01 WIB

Salak Indonesia Masuk Pasar China dan Terus Meningkat

#indonesiaswasembada

Ekspor Salak dan Durian Indonesia ke China

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:27 WIB