Bahaya, Ada DBD ‘Krimea-Kongo’, 24 Meninggal di Irak

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Jenis Serangga Ini Penyebar DBD Kongo di Irak

Diduga Jenis Serangga Ini Penyebar DBD Kongo di Irak

BAGHDAD-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Irak pada Kamis (6/8) mengumumkan bahwa negara tersebut mencatat 313 kasus terkonfirmasi Demam Berdarah Krimea-Kongo (Crimean Congo Hemorrhagic Fever/CCHF), termasuk 24 kematian, sejak awal 2026.

Dalam rekapitulasi mingguan terbaru, Irak melaporkan 14 kasus terkonfirmasi, dengan satu kematian di Provinsi Nineveh, Irak utara, kata juru bicara Kemenkes Irak Saif al-Badr dalam sebuah pernyataan.

Provinsi Dhi Qar di Irak selatan masih menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan mencatatkan total kumulatif 119 kasus terkonfirmasi dan sembilan kematian, menurut pernyataan tersebut.

Baca Juga:  Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Al-Badr mengatakan Kemenkes Irak melakukan pemantauan epidemiologis harian di seluruh provinsi dengan berkoordinasi bersama otoritas veteriner dan otoritas regulator, sembari memperluas kampanye kesadaran dan prosedur deteksi dini.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), CCHF yang ditandai dengan gejala demam, nyeri otot, sakit kepala, dan pendarahan memiliki tingkat fatalitas kasus hingga 40 persen.

Baca Juga:  Tugas Gubernur BI Baru: Likuiditas, Suku Bunga, dan Target Pertumbuhan 6 Persen

Sejak akhir 1970-an, CCHF menjadi demam berdarah virus yang paling umum ditemukan di Irak. Penyakit ini ditularkan kepada manusia terutama melalui gigitan kutu atau kontak dengan darah dan jaringan hewan yang terinfeksi, khususnya ternak. Pada 2023, Irak mengalami wabah CCHF terbesar dengan lebih dari 587 kasus terkonfirmasi dan 83 kematian.[]


Penulis : Desty E


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Jakarta-Xinhua

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Turki Tingkatkan Belanja Pertahanan Hingga 229 Persen
Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:48 WIB

Turki Tingkatkan Belanja Pertahanan Hingga 229 Persen

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 September 2026 - 15:12 WIB

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Turki Tingkatkan Belanja Pertahanan Hingga 229 Persen

Senin, 7 Sep 2026 - 19:48 WIB

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 Sep 2026 - 15:12 WIB