KIB Cari Anggota Baru, Pengamat Sebut Tiga Kemungkinan Ini

Senin, 1 Agustus 2022 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, keinginan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk menambah anggota lagi adalah karena dianggap belum kuat atau memang mencari penengah.

“Nah kalau ada satu lagi, jadi penengah atau mungkin bisa jadi jalan keluar. Atau jangan-jangan KIB memang belum kuat, panik sehingga cari satu parpol lagi.” kata pria yang akrab disapa Hensat ini, Senin (1/8).

KIB terdiri dari Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Jika digabungkan ketiganya, sudah mencukupi ambang batas presidential threshold atau ambang batas capres 20% kursi DPR RI atau 25% suara nasional.

“Kalau kemudian sudah 20% masih cari lagi dan menganggap belum kuat, berarti memang tidak kuat sebetulnya. Ada kepanikan dalam KIB bahwa salah satu anggotanya akan pergi meninggalkan KIB,” kata Hensat.

Ada tiga kemungkinan kenapa KIB ngebet mencari anggota baru. Pertama, memang untuk membuat koalisi lebih kuat. Kedua, parpol baru ini menjadi cadangan bilang salah satu anggota asli koalisi keluar.

“Dan ketiga yang menurut saya alasan terkuat adalah lem-nya justru ada, kerekatannya ada di partai ke-4, jadi menambah warna di KIB,” sebut Hensat.

Baca Juga:  Harga Tiket PRL Penyebab Sepi Pengunjung

Dia mencontohkan, ketiga anggota koalisi memiliki latar belakang sejarah dan konstituen berbeda. Jika elitnya bisa bersatu, belum tentu konstituennya juga begitu.

“Maka mereka butuh partai penengah agar konstituen mereka mau bahu membahu membesarkan KIB, entah itu Demokrat, PKS, mereka itu perekat dan membuat nyaman,” tandas Hensat.

Misalnya, Jika KIB memajukan Airlangga-Zulhas, lalu bagaimana dengan konstituen PPP.

Namun menurut direktur eksekutif KedaiKOPI ini, yang terpenting adalah KIB menentukan siapa calon presiden mereka. Karena bagaimanapun tujuan berkoalisi adalah untuk menentukan calon presiden dan wakil, maka KIB ditunggu betul memilih sosok yang kuat.

Sebelumnya, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengatakan, KIB berharap bisa menambah satu parpol lagi untuk bergabung. “Mudah – mudahan bertambah satu partai lagi biar kokoh,” kata Zulhas. Adapun partai yang tengah dijajaki adalah Partai Demokrat dan juga Partai Kebangkitan Bangsa (PKS).

Sementara itu, Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Fathul Bari mengungkapkan pihaknya membuka peluang dan kesempatan seluas-luasnya untuk berkoalisi dengan partai politik lain.

“Yang jelas semua partai politik, kita membuka kesempatan untuk berkomunikasi, penjajakan, walaupun memang proses pemilu masih cukup waktu,” ujarnya.

Baca Juga:  Kenapa Bukan Parpol Yang Diberi WIUPK!?

Menurutnya, beberapa saat lalu memang PKS masih fokus dalam proses persiapan pendaftaran dan verifikasi partai politik di Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilu 2024.

“PKS kemarin masih fokus dalam persiapan proses verifikasi partai politik dan Alhamdulillah tadi pagi sudah melakukannya, mengajukan ke KPU dan mudah-mudahan semua berjalan lancar,” tambahnya.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS itu juga mengungkap, selepas proses tersebut, PKS akan melakukan komunikasi dengan partai lain untuk menjajaki peluang koalisi.

“Setelah itu secara paralel kita menjalin komunikasi dengan semua partai politik untuk melakukan penjajakan dalam koalisi,” ungkapnya.

Ahmad juga menegaskan PKS berfokus pada upaya perbaikan bangsa dan berpegang pada prinsip nasionalis-religius. Hal itu juga menjadi landasan kriteria yang dianut PKS dalam menentukan arah koalisi.Dengan demikian, PKS masih akan menjajaki parpol ataupun koalisi yang sudah ada untuk bisa mencapai sinergi yang diharapkan. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online
Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim
Ketum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian Lantik Maidawati Retnoningsih Samsudin sebagai Pj Ketua TP-PKK Lampung
Mendagri Lantik Staf Ahli Kemenpora Samsudin sebagai Pj Gubernur Lampung
Kapolres Lampung Timur Buka Uji Kompetensi dan Kepatutan Personel Bhabinkamtibmas
Ismet Roni Berkurban Di Kampung Sambil Mendengar Aspirasi Warga
Karbung Hiasi Kantor Kemendagri, Dari Arinal Sampai Eva Kasih Ucapan Selamat
Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:47 WIB

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:39 WIB

Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:35 WIB

Ketum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian Lantik Maidawati Retnoningsih Samsudin sebagai Pj Ketua TP-PKK Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:37 WIB

Mendagri Lantik Staf Ahli Kemenpora Samsudin sebagai Pj Gubernur Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:32 WIB

Kapolres Lampung Timur Buka Uji Kompetensi dan Kepatutan Personel Bhabinkamtibmas

Rabu, 19 Juni 2024 - 08:06 WIB

Karbung Hiasi Kantor Kemendagri, Dari Arinal Sampai Eva Kasih Ucapan Selamat

Rabu, 19 Juni 2024 - 07:51 WIB

Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!

Rabu, 19 Juni 2024 - 06:30 WIB

Trik Membasuh Kemaluan, Agar Ibadahmu Baik

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online

Kamis, 20 Jun 2024 - 10:47 WIB

#CovidSelesai

Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim

Rabu, 19 Jun 2024 - 16:39 WIB