Ketua DPR Resmikan Proyek Yang Langsung Menyentuh Rakyat

Selasa, 26 April 2022 | 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani akan meresmikan proyek sambungan rumah air bersih di Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Selasa (26/04) dan obyek wisata New Kemukus di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Rabu (27/4).

Dua proyek milik desa tersebut terkait langsung dengan kepentingan ekonomi dan peningkatan pendapatan warga. Menurut Puan, selama puluhan tahun, warga Desa Gendayakan dan sekitarnya kesulitan air bersih.

“Masyarakat Desa Gandayakan selama ini sangat kesulitan air karena berada di kawasan kering dan berbatu gamping. Kita bersyukur pengerjaan proyek air bersih sudah selesai sehingga ke depan dapat membantu kehidupan sehari-hari warga,” kata Puan, Senin (25/4).

Sarana Air Bersih ini bisa terbangun karena gotong royong semua pihak baik dari Pemda, Perguruan Tinggi, dan warga. “Harapannya warga Desa Gendayakan tidak perlu lagi berjalan jauh hanya untuk mendapatkan akses air bersih. Dan juga tidak perlu lagi mengandalkan air tanki bantuan,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Selasa (26/4).

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo menambahkan, dari total warga yang selalu mengalami kesulitan air bersih, kini tinggal 20 persen yang belum menikmati proyek air bersih. “Sejak dulu Mbak Puan mendorong agar pemerintah daerah memprioritaskan program penanganan krisis air yang memang sangat penting dan mendesak,” kata Joko, Senin (25/04).

Baca Juga:  AMPB Bantah Batal Aksi Demo 27 Agustus Besok

Kondisi geografis Desa Gendayakan memang berbukit-bukit dan berbatu kapur. Setiap musim kemarau, hampir bisa dipastikan Desa Gendayakan menjadi langganan kekeringan dan krisis air bersih. Desa yang berada di Kecamatan Paranggupito ini terletak 68 kilometer dari Kota Wonogiri dan berada pada ketinggian 195 meter di atas permukaan laut. Wilayah Paranggupito masuk dalam gugus karst Pegunungan Sewu.

Masalah akses air bersih yang belum merata, sudah menjadi perhatian Puan Maharani sejak masih menjabat menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Puan menyebut pentingnya menjaga kelestarian sumber air, terutama di wilayah-wilayah dengan geografis yang sulit air. Saat itu, Puan menggencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

The New Kemukus
Puan Maharani juga akan meresmikan obyek wisata The New Kemukus di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen pada Rabu. The New Kemukus diharapkan bisa menjadi ikon pariwisata Sragen. “Kita berharap The New Kemukus yang menjadi ikon baru Sragen akan semakin meningkatkan pariwisata di Kabupaten tersebut,” ucap Puan.

Mantan Menko PMK itu juga dijadwalkan memberikan bantuan gerobak untuk sejumlah UMKM di The New Kemukus. Puan meyakini, objek wisata baru ini akan meningkatkan perekonomian warga di sekitar Gunung Kemukus. “Harapannya agar percepatan ekonomi di Sragen juga akan kian meningkat,” tutur legislator PDI Perjuangan ini.

Baca Juga:  Peringati HUT Kodaeral III, Lanal Lampung dan Pemkab Lampung Selatan Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis

Pengelolaan The New Kemukus rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sragen. Diharapkan tempat itu terintegrasi dengan pengembangan destinasi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Solo – Sangiran. Di Kompleks New Kemukus juga akan ada museum edukasi. Rencananya, museum ini akan diisi barang-barang lawas seperti payung, langse, gebyok, dan barang lainnya.

Mengutip data Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sragen, rata-rata jumlah kunjungan harian di The New Kemukus sejak Januari – maret 2022 mencapai 300 – 400 orang. Saat libur lebaran nanti, saat The New Kemukus jumlah pengunjung ditargetkan meningkat hingga 15.000 orang.

Pada hari ini, Rabu 26 April, Puan akan menghadiri pembukaan bimbingan teknis Kartu Indonesia Pintar di Hotel Sunan Solo. Kemudian menuju Wonogiri untuk meresmikan program Air Bersih bagi masyarakat Desa Gendayakan.Puan juga akan mengecek pelaksanaan Bedah Rumah program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Joho, Desa Giriwono, Wonogiri.

Sementara, pada 27 April, sebelum meresmikan The New Kemukus, Puan akan melakukan kunjungan ke Pasar Jongke, Kabupaten Karanganyar. Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini ingin mengecek langsung harga-harga kebutuhan pangan menjelang Lebaran.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia
Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Ben Moss Gantikan Scharf Jadi Asisten Trump
Trump dan Kanada Saling Klaim Pemilik Ontario
Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak
Iran Sebut Suplai Minyak ke Pelanggan Aman-aman Saja
Gunakan Satelit dan Drone, Hampir 100 Warga Tiongkok Hilang di Nepal
Tradisi Penghormatan Leluhur Hantu Lapar di Medan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Ben Moss Gantikan Scharf Jadi Asisten Trump

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Trump dan Kanada Saling Klaim Pemilik Ontario

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak

Berita Terbaru

Huawei Seri Baru

#indonesiaswasembada

Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:58 WIB

Gubuernur Mirza Sandang Predika Terpuji [PL]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:52 WIB

Gedung Putih

#indonesiaswasembada

Ben Moss Gantikan Scharf Jadi Asisten Trump

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:45 WIB

Foto yang diabadikan pada 24 Januari 2026 ini menunjukkan Danau Ontario yang membeku di Toronto, Kanada. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Trump dan Kanada Saling Klaim Pemilik Ontario

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:13 WIB

Seorang anak bermain di antara pancuran air di Kuwait City, Kuwait. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:52 WIB