Kenapa Bukan Parpol Yang Diberi WIUPK!?

Senin, 3 Juni 2024 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULIT saya membayangkan situasi bangsa hari ini. Kerusakan terjadi di semua sendi kehidupan bangsa ini. Kebijakan saling tumpah tindih. Tubrukan kepentingan tak pernah bisa dihindari. Hampir kebijakan yang dikeluarkan “beraroma” menguntungkan sebahagian pihak. Pihak lain merasa dirugikan. Dan itu terus terjadi. Kebijakan pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) kemudian menjadi kebijakan baru. Kebijakan yang diambil Presiden Jokowi menjelang akhir-akhir masa jabatan. Yang tidak bisa di fahami reasoningnya.

Menurut nalar saya, ormas adalah sub sistem dalam ketata negaraan bangsa ini. Dan memang harus menjadi perhatian negara. Sementara, penentu kebijakan adalah organisasi partai politik dan dunia usaha yang harus menjadi perhatian lebih besar. Karena partai politik lah yang hari ini menjadi garda terdepan dari perbaikan bangsa ini. Carut marutnya wajah bangsa ini lebih di sebabkan partai politik sebagai produsen politikus yang mangkal di Senayan dan gedung dewan di daerah disemua tingkatan.

Di gedung dewan itulah kebijakan yang baik, kebijakan yang berbau ‘persengkongkolan’ terjadi. Baik dikarenakan kepentingan politik, jabatan dan tempat-tempat lain. Ujung-ujungnya uang!. Akibatnya kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia abai. Karena tidak sedikit dari mereka berfikiran, kepentingan rakyat selesai pasca ‘bayar membayar’ suara saat pemilu dan pemilukada berlangsung. Kebaikan, kedekatan kembali terjadi, manakala politik lima tahunan berulang. Sementara lebijakan lima tahunan penuh dengan muatan yang beragam dan campur aduk. Antara maslahah dan mafsadat nya sulit diukur.

Baca Juga:  Diusung NasDem Maju Pilkada Mesuji 2024, Ini Kata Elfianah

Berangkat dari fenomena itu, sudah sepatutnya menurut saya WIUPK diberikan kepada organisasi sosial politik-organisasi politik-partai politik. Kenyakinan saya, usaha yang diberikan akan memberikan kesehatan bagi partai, kesehatan bagi individu-individu yang berpartai. Pemerintah tidak lagi perlu mensubsidi atau membayar-mengganti perolehan suara partai dengaan APBN. Partai berdikari, partai punya tenaga kerja, partai memiliki dana sosial, partai memiliki tanggungjawab besar menyumbang pajak, partai tidak lagi memungut dana calon gubernur dan bupati serta walikota. Dan partai berkewajiban membina ormas keagamaan yang berafilisi dan tidak berafiliasi dengannya.

Baca Juga:  Plh Gubernur Lampung Fahrizal Darminto Gelar Open House

Partai dengan leluasa mengelola rumahnya sendiri. Pemerintah dapat wajib menerapkan kebijakan secara konsisten kepada Badan Usaha Milik Partai. Pemberian WIUPK kepada ormas secara prioritas adalah sesuatu yang menurut hemat saya kurang tepat-walaupun pemerintah serius dan dibuktikan dengan keluarnya Peraturan Pemerintah.Ketentuan itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara. PP 25/2024 ditetapkan dan diberlakukan Presiden Joko Widodo pada 30 Mei 2024. 

Dan secara spesifik tercantum dalam Pasal 83A PP 25/2024. Pasal itu menyebutkan WIUPK yang diberikan kepada ormas keagamaan merupakan wilayah eks Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B)

Mudah-mudahan jadi renungan bersama untuk Indonesia lebih baik!. Tabik.##


Penulis : Anis


Editor : Nara J Adkar


Sumber Berita : Anis Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online
Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim
Ketum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian Lantik Maidawati Retnoningsih Samsudin sebagai Pj Ketua TP-PKK Lampung
Mendagri Lantik Staf Ahli Kemenpora Samsudin sebagai Pj Gubernur Lampung
Kapolres Lampung Timur Buka Uji Kompetensi dan Kepatutan Personel Bhabinkamtibmas
Ismet Roni Berkurban Di Kampung Sambil Mendengar Aspirasi Warga
Karbung Hiasi Kantor Kemendagri, Dari Arinal Sampai Eva Kasih Ucapan Selamat
Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:47 WIB

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:39 WIB

Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:35 WIB

Ketum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian Lantik Maidawati Retnoningsih Samsudin sebagai Pj Ketua TP-PKK Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:37 WIB

Mendagri Lantik Staf Ahli Kemenpora Samsudin sebagai Pj Gubernur Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:32 WIB

Kapolres Lampung Timur Buka Uji Kompetensi dan Kepatutan Personel Bhabinkamtibmas

Rabu, 19 Juni 2024 - 08:06 WIB

Karbung Hiasi Kantor Kemendagri, Dari Arinal Sampai Eva Kasih Ucapan Selamat

Rabu, 19 Juni 2024 - 07:51 WIB

Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!

Rabu, 19 Juni 2024 - 06:30 WIB

Trik Membasuh Kemaluan, Agar Ibadahmu Baik

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online

Kamis, 20 Jun 2024 - 10:47 WIB

#CovidSelesai

Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim

Rabu, 19 Jun 2024 - 16:39 WIB