Kapolda Terima Kunjungan Panitia Mukerwil PWNU Provinsi Lampung

Kamis, 20 Oktober 2022 | 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

BANDARLAMPUNG – Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus didampingi Direktur Binmas Polda Lampung Kombes Pol Anang Triarsono, Direktur Intelkam Kombes Pol Hadi Nowo Nugroho dan Kabid Humas Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menerima kunjungan dari Panitia Mukerwil PWNU Provinsi Lampung, di Mapolda Lampung, Lampung Selatan, Rabu (19/10).

Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus menerima Kunjungan Panitia Mukerwil PWNU Provinsi Lampung, dalam kunjungan tersebut Akmad Wiyagus mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pj Ketua PWNU Provinsi Lampung prof H. Wan Jamaluddin beserta Panitia Mukerwil di Polda Lampung.

Baca Juga:  Santori Hasan pun Berpulang

Sedangkan Pj Ketua PWNU Lampung Prof H. Wan Jamaluddin, beserta Panitia Mukerwil PWNU Provinsi Lampung, Teguh Wibowo ketua Panitia, Mashuri sekretaris panitia, HM Irfandi wakil ketua dan Khaidir Bujung sterring committe. Dalam rangka kunjungannya ke Polda Lampung, mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad wiyagus beserta Pejabat Utamanya atas sambutannya kepada panitia Mukerwil PWNU Provinsi Lampung di Polda Lampung.

Baca Juga:  Tinjau Pasar Way Batu, Wagub Jihan Pastikan Pasokan Pangan Terjaga

Pj ketua PWNU Prof H.Wan juga menyampaikan dalam kunjungan mereka untuk bersilahturahmi sekaligus meningkatkan serta mempererat sinergi antara Polda Lampung dan PWNU Provinsi Lampung.

Kapolda Irjen Pol Akhmad Wiyagus juga memyampaikan pesan, agar para anggota PWNU sebagai organisasi Besar dari tingkat Pusat sampai dengan Lingkungan Desa diharapkan dapat saling menjaga kondusifitas serta memelihara kamtibmas sebagai Pelopor Tertib sosial diruang publik.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 - 07:23 WIB

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Berita Terbaru


Seorang remaja mengikuti pelatihan tinju saat pembukaan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada 6 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Minggu, 8 Nov 2026 - 07:23 WIB

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB