Kapolda Maluku Tegaskan Bakal Tindak Tegas Provokator Bentrokan Warga

Senin, 14 November 2022 | 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Zaleeka

AMBON – Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif menegaskan bakal menindak tegas provokator yang menyebabkan terjadinya bentrokan antarwarga di Maluku Tenggara. Dia menyatakan segala bentuk provokasi akan diproses hukum.

“Kemarin saya kirimkan juga tim dari kriminal umum untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan, apabila nanti ternyata ada provokasi yang terbukti, saya pastikan akan saya proses hukum. Saya akan tindak,” kata Latif di Ambon, Senin (14/11).

Baca Juga:  Suyudi Ario Seto Siap Beri Ruang Koreksi dari Masyarakat

Menurut dia, penyebab terjadinya konflik yang berulang ini akibat provokasi yang sering dilakukan secara diam-diam. Bentuk provokasi itu kembali menyulut amarah warga sehingga bentrokan kembali terjadi.

“Karena ini yang berbahaya. Provokasi-provokasi seperti ini. Karena sebenarnya masyarakat sudah tenang, ada provokasi yang kemudian mendorong terjadinya konflik lagi,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengatakan, yang paling utama dalam menangani konflik saat ini adalah kesadaran masyarakat untuk tidak lagi terprovokasi. Penyelesaian konflik mesti dilakukan melalui semangat persaudaraan dengan “pela gandong”. “Semua di sana itu bersaudara sebetulnya. Hanya kita melihat ada upaya-upaya tertentu yang dilakukan sehingga memprovokasi,” katanya.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat
Tekanan Biaya, BBC Tutup Tiga Saluran Televisi dan Radio
Ancam Tembak Trump, Pria 24 Tahun Ditangkap
Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen
Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa
UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama
Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:30 WIB

SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Tekanan Biaya, BBC Tutup Tiga Saluran Televisi dan Radio

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Ancam Tembak Trump, Pria 24 Tahun Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Berita Terbaru

Berita Utama

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:01 WIB

Berita Utama

SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:30 WIB

Foto yang diabadikan pada 20 Oktober 2026 ini menunjukkan eksterior Broadcasting House British Broadcasting Corporation (BBC) di London, Inggris. (Xinhua)

Berita Utama

Tekanan Biaya, BBC Tutup Tiga Saluran Televisi dan Radio

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:03 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

Berita Utama

Ancam Tembak Trump, Pria 24 Tahun Ditangkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:48 WIB

Orang-orang berjalan melewati sebuah toko yang rusak akibat aksi unjuk rasa di Paris, Francis, pada 18 Oktober 2026. Presiden Francis Emmanuel Macron pada Minggu (18/10) berjanji akan menempuh langkah hukum terhadap para pelaku kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai penjuru negara itu pada Sabtu (17/10). (Xinhua)

Lainnya

Francis Perpanjang Jam Malam

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:00 WIB