JMSI Dukung Lomba Esai untuk Pelajar tentang Kebijakan Korsel di ASEAN

Rabu, 30 November 2022 | 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

JAKARTA — Republik Korea atau Korea Selatan menempatkan organisasi negara Asia Tenggara atau ASEAN sebagai salah satu pemain kunci politik global, khususnya dalam menciptakan kawasan Indo-Pasifik yang damai dan sejahtera. Presiden Yoon Suk-yeol memperkenalkan kebijakan negeri ginseng ketika menghadiri KTT ASEAN-Korea Selatan di Phnom Penh, Kamboja pada 11 November lalu.

Kebijakan baru itu diberi nama Korea-ASEAN Solidarity Initiative, disingkat KASI.

Dalam penjelasannya, Presiden Yoon menggarisbawahi KASI sebagai inti dari kebijakan luar negeri untuk mempromosikan Indo-Pasifik yang bebas, damai, dan sejahtera di tengah persaingan Amerika Serikat dan Republik Rakyat China.

Baca Juga:  Warga Bakar Fasilitas Perusahan PT BSA

“Saya berencana membangun kawasan Indo-Pasifik yang bebas, damai, dan sejahteran melalui solidaritas dan kerjasama dengan ASEAN dan negara-negara besar lain,” ujar Presiden Yoon yang mulai memimpin Korea Selatan bulan Mei lalu.

Menyambut kebijakan baru Korea Selatan itu, Korean Center of RMOL merasa perlu mengajak kalangan akademik dan masyarakat umum untuk ikut mempelajari dan memahami kebijakan KASI itu. Dengan menggandeng Universitas Pertamina, Korean Center of RMOL akan menggelar webinar bertajuk “Korea-ASEAN Solidarity Initiative: Epicentrum of Peace and Prosperous in the Indo-Pacific”. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada 20 Desember mendatang.

Baca Juga:  Menuju Negara Terkemuka 2035, Vietnam Bidik 10 Juta Pekerja Kuasai AI

Sebagai bagian dari kegiatan ini, Kantor Berita Politik RMOL juga menggelar Essay Writing Competition bertema “South Korea-ASEAN Cooperation on the Indo-Pacific Region Stability Framework” untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mahasiswa.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa TAPIS, Perkuat Kesehatan, Ketahanan Pangan, dan Ekonomi Keluarga dari Desa
Inggris Boikot Barang dari Israel, 8 Negara Dukung termasuk RI
Infografis Pencarian 5 Wartawan 3 ABK di Sekitar GAK
Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum
Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia
Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK
1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’
‘Anda adalah Saya’: Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film ‘Ageman’

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:52 WIB

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa TAPIS, Perkuat Kesehatan, Ketahanan Pangan, dan Ekonomi Keluarga dari Desa

Kamis, 10 September 2026 - 08:35 WIB

Inggris Boikot Barang dari Israel, 8 Negara Dukung termasuk RI

Kamis, 10 September 2026 - 07:59 WIB

Infografis Pencarian 5 Wartawan 3 ABK di Sekitar GAK

Rabu, 9 September 2026 - 22:24 WIB

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 September 2026 - 22:21 WIB

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Berita Terbaru

Inggris Stop Barang Israel masuk

#indonesiaswasembada

Inggris Boikot Barang dari Israel, 8 Negara Dukung termasuk RI

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:35 WIB

Infografis Pencarian dan Perbantuan yang dilibatkan hingga 22.00 semalam

#indonesiaswasembada

Infografis Pencarian 5 Wartawan 3 ABK di Sekitar GAK

Kamis, 10 Sep 2026 - 07:59 WIB


Peralatan pertambangan cerdas buatan Tiongkok dipamerkan dalam Pameran Industri Energi Internasional (Taiyuan) Tiongkok 2026 di Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi, pada 4 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kerja Sama Sektor Energi Tiongkok-Indonesia Raih Momentum

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:24 WIB

Menara Kembar Petronas yang diselimuti kabut asap di Kuala Lumpur, Malaysia. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Kabut Asap, Anwar Ibrahim Hormati Hukum Indonesia

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:21 WIB