Kunjungan DPR RI Diharap Percepat Hilirisasi dan Pengembangan Pariwisata Lampung

Jumat, 24 April 2026 | 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG-Pemerintah Provinsi Lampung menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI yang membidangi sektor perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/04/2026).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam kesempatan tersebut memaparkan berbagai dinamika pembangunan di Provinsi Lampung, Ia mengungkap bahwa struktur ekonomi Lampung sangat ditopang oleh sektor pertanian. Dari total luas wilayah sekitar 3 juta hektare, sebanyak 1,8 juta hektare merupakan lahan pertanian dengan komoditas utama padi, jagung, dan singkong. Sektor ini menjadi sumber penghidupan bagi hampir 2 juta keluarga di Lampung.

“Lampung ini berbeda dengan daerah lain di Sumatera yang banyak bertumpu pada perkebunan. Di sini mayoritas adalah petani, dan komoditas pertanian telah menjadi tulang punggung ekonomi daerah selama puluhan tahun,” ujar Gubernur.

Namun demikian, Gubernur mengakui keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan dalam pembangunan infrastruktur. Dengan APBD yang terbatas, kebutuhan pembangunan jalan yang menopang distribusi komoditas pertanian masih belum optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan bahwa kebijakan menjaga stabilitas harga gabah dan jagung telah memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Lampung tercatat mencapai 5,28 persen atau berada di atas rata-rata nasional.

Selain itu, berbagai indikator makro menunjukkan tren positif, di antaranya penurunan angka kemiskinan dari 10,7 persen pada 2024 menjadi 9,6 persen, inflasi yang terkendali di angka 1,25 persen (terendah secara nasional), serta peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang mendekati angka 130.

“Perbaikan harga komoditas pertanian berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Aktivitas ekonomi di daerah pertanian juga mengalami peningkatan signifikan,” jelasnya.

Gubernur juga menyoroti potensi besar hilirisasi industri berbasis komoditas, Pemerintah Provinsi Lampung berencana mendorong pengembangan kawasan industri di lima wilayah strategis.

Di sisi lain, Gubernur mengungkapkan adanya kendala regulasi ekspor yang masih menjadi hambatan, termasuk pada komoditas kopi yang harus melalui negara transit sebelum mencapai pasar tujuan. Kondisi ini dinilai meningkatkan biaya logistik dan menghambat daya saing.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perluas Akses Pendidikan melalui Program SMA Pendidikan Jarak Jauh dan SMA Terbuka

Pada sektor UMKM, tercatat sebanyak 398 ribu pelaku usaha, dengan sekitar 70 persen di antaranya merupakan perempuan.

Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan kelembagaan melalui model klasterisasi dan agregasi produk agar UMKM lebih kompetitif, termasuk untuk pasar ekspor.

Gubernur juga mengajukan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah pusat melalui kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, diantaranya percepatan pembangunan kawasan industri, peningkatan infrastruktur akses, dukungan kebijakan hilirisasi, serta pengembangan pariwisata dan pendidikan berbasis hospitality guna mempercepat transformasi ekonomi Lampung.

Pada sektor industri, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan pengembangan kawasan industri sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk dukungan pembangunan infrastruktur kawasan seperti jalan akses, listrik, air baku, dan pengolahan limbah. Selain itu, diperlukan kebijakan hilirisasi industri berbasis komoditas unggulan untuk meningkatkan nilai tambah.

Di sektor pariwisata, Gubernur mengusulkan dukungan pembangunan akses jalan menuju destinasi wisata unggulan, pengembangan amenitas wisata, promosi nasional, serta penguatan desa wisata dan wisata bahari berbasis konservasi.

Lampung sendiri mencatat peningkatan kunjungan wisatawan nusantara dari 17 juta pada 2024 menjadi 27 juta pada 2025. Destinasi unggulan seperti Pulau Pahawang dan Taman Nasional Way Kambas dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara lebih terintegrasi.

Untuk sektor ekonomi kreatif, pemerintah daerah mendorong fasilitasi pengembangan subsektor unggulan seperti kriya, kuliner, fesyen, konten, dan digital. Dukungan pelatihan SDM, akses pembiayaan, penguatan pemasaran, serta pembangunan creative hub juga menjadi prioritas dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Lampung.

Sementara itu, pada sektor UMKM yang berjumlah sekitar 398 ribu unit usaha dengan 70 persen pelakunya perempuan, Gubernur menekankan pentingnya perluasan akses pembiayaan, bantuan legalitas usaha, digitalisasi, serta perluasan akses pasar hingga ekspor. Selain itu, penguatan kemitraan antara UMKM dan industri besar juga menjadi fokus utama.

Baca Juga:  Peringati Hari Anak Nasional, SPPG Muhammadiyah Abung Semuli Gelar Lomba Mewarnai

Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilai menunjukkan geliat ekonomi positif dalam beberapa waktu terakhir.

“Apa yang disampaikan Gubernur menunjukkan adanya kemajuan yang signifikan. Lampung memiliki potensi besar, tidak hanya dari sisi sumber daya alam, tetapi juga sumber daya manusia yang harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Komisi VII DPR RI untuk mendukung berbagai program strategis daerah, khususnya yang berkaitan dengan mitra kerja komisi.

Dalam sesi wawancara, Gubernur menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tengah mendorong penataan UMKM berbasis komoditas, khususnya singkong, yang jumlah mereknya mencapai lebih dari 5.000. Penataan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih sehat dan berdaya saing.

Selain itu, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga menjadi fokus, dengan empat calon KEK industri dan dua KEK pariwisata yang sedang dalam tahap perencanaan dan studi kelayakan.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program strategis di Lampung, sekaligus memperkuat peran daerah sebagai lumbung pangan nasional dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kunjungan Kerja, Chusnunia Chalim, menyatakan bahwa sejumlah usulan dari Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk pemberian insentif seperti tax holiday dan penguatan sektor pariwisata, mendapat respons positif dari kementerian terkait.

“Kementerian pada prinsipnya mendukung pengembangan pariwisata Lampung, termasuk usulan penguatan infrastruktur, promosi, dan hilirisasi produk lokal,” ujarnya.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi unggulan Lampung


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Kominfo Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lingkungan Asri Lindungi dari Risiko Depresi di Usia Lanjut
JMSI Lampung Dorong Metro jadi Kota Beridentitas Kuat
Sekda Metro Paparkan Arah Baru Pembangunan Kota Metro
Penyelesaian Tunggakkan Iuran BPJS jadi Prioritas Pemprov Lampung
dr Dino: PIT POGI 2027, Dongkrak Kunjungan Wisata dan UMKM
Penentuan Tuan Rumah PIT POGI Berdasarkan Seleksi
Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PIT POGI 2027
Hadiri HUT Ke-64 PWRI, Wagub Jihan Ajak Purna Tugas Terus Berkontribusi untuk Lampung

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:48 WIB

Lingkungan Asri Lindungi dari Risiko Depresi di Usia Lanjut

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

JMSI Lampung Dorong Metro jadi Kota Beridentitas Kuat

Senin, 27 Juli 2026 - 22:30 WIB

Sekda Metro Paparkan Arah Baru Pembangunan Kota Metro

Senin, 27 Juli 2026 - 22:25 WIB

Penyelesaian Tunggakkan Iuran BPJS jadi Prioritas Pemprov Lampung

Senin, 27 Juli 2026 - 22:19 WIB

dr Dino: PIT POGI 2027, Dongkrak Kunjungan Wisata dan UMKM

Berita Terbaru

Lingkungan Asri dapat membantu menekan Depresi Usia Lanjut

#indonesiaswasembada

Lingkungan Asri Lindungi dari Risiko Depresi di Usia Lanjut

Senin, 27 Jul 2026 - 22:48 WIB

Usai Bertemu Pemkot Metro, Ketua dan Pengurus JMSI Lampung Bertandang Kesekretariat JMSI Cabang Metro

#indonesiaswasembada

JMSI Lampung Dorong Metro jadi Kota Beridentitas Kuat

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB

Sekda Metro Ahmad Hariyanto dan Kadiskominfo Saat Menerima Kunjungan JMSI Lampung

#indonesiaswasembada

Sekda Metro Paparkan Arah Baru Pembangunan Kota Metro

Senin, 27 Jul 2026 - 22:30 WIB

Sekdaprov Marindo Bicara Soal Pelunasan Tunggakan BPJS

#indonesiaswasembada

Penyelesaian Tunggakkan Iuran BPJS jadi Prioritas Pemprov Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 22:25 WIB

PIT POGI Dongkrak Wisata dan UMKM

#indonesiaswasembada

dr Dino: PIT POGI 2027, Dongkrak Kunjungan Wisata dan UMKM

Senin, 27 Jul 2026 - 22:19 WIB