Memulai dari yang Kecil

Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Doel Remos
MUNGKIN Ini adalah sindiran yang tepat tentang gaya kepemimpinan kita. Kita sering kali terjebak dalam proyek-proyek besar yang megah, tapi lupa bahwa perubahan besar seringkali dimulai dari hal-hal kecil.

Memulai dari yang kecil berarti memahami kebutuhan masyarakat, memulai dari akar rumput, dan membangun dari bawah. Tapi, penguasa kita seringkali lebih suka memulai dari atas, dengan proyek-proyek besar yang spektakuler, tapi tidak selalu efektif.

Kita perlu penguasa yang berani memulai dari yang kecil, yang mendengarkan masyarakat, dan yang memahami kebutuhan nyata. Baru kita bisa melihat perubahan yang nyata dan berkelanjutan.

Baca Juga:  JMSI Tuba Gelar Diskusi Cegah Bullying

Banyak hal yang dapat dilakukan kalau kita mau memulai dari sesuatu yang kecil.

Penguasa desa yang memulai program pembagian bibit tanaman untuk warga, sehingga warga bisa menanam sendiri sayuran dan buah-buahan di halaman rumah.

Wali kota atau yang memulai program pengumpulan sampah organik dari rumah ke rumah, sehingga sampah bisa diolah menjadi kompos. Beternak ayam atau ikan.

Gubernur yang memulai program pelatihan keterampilan untuk warga, sehingga mereka bisa meningkatkan kemampuan dan mencari pekerjaan yang lebih baik.

Memaksimalkan penyuluh pertanian dan menumbuh suburkan Balai Latihan Kerja (BLK). Diharapkan mampu membangun semangat berusaha di kalangan anak muda.

Baca Juga:  Alhamdulillah, Hujan Bantu Padamkan Karhutla di Way Kambas

Saya tidak yakin lapangan kerja di Indonesia ini sempit. Selain budaya malas, gaya hidup mewah yang dipertontonkan media. Merubah semangat berupaya menjadi semangat hedonisme.

Jika pemerintah memiliki political will dan berorientasi memperbaiki harkat hidup rakyat, semua bisa dilakukan.

Beberapa contoh sederhana di atas adalah kerja-kerja kecil, tapi bisa berdampak besar bagi masyarakat.  []


Penulis : Doel Remos


Editor : Romy


Sumber Berita : Doel Remos

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum
Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun
Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden
Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi
Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok
Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
Program Sekolah Lapang Disbunnak Lampung Utara Berlanjut hingga 2027
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap Dan Ditahan Di Mako Brimob

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:39 WIB

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum

Selasa, 3 November 2026 - 21:34 WIB

Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 21:04 WIB

Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi

Selasa, 3 November 2026 - 21:01 WIB

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Berita Terbaru

Berita Utama

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:39 WIB

Berita Utama

Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:34 WIB

Berita Utama

Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:11 WIB

Delegasi pemuda Indonesia mengunjungi Kota Kuno Pingyao di Jinzhong, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada 29 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:01 WIB