Catatan Doel Remos
MUNGKIN Ini adalah sindiran yang tepat tentang gaya kepemimpinan kita. Kita sering kali terjebak dalam proyek-proyek besar yang megah, tapi lupa bahwa perubahan besar seringkali dimulai dari hal-hal kecil.
Memulai dari yang kecil berarti memahami kebutuhan masyarakat, memulai dari akar rumput, dan membangun dari bawah. Tapi, penguasa kita seringkali lebih suka memulai dari atas, dengan proyek-proyek besar yang spektakuler, tapi tidak selalu efektif.
Kita perlu penguasa yang berani memulai dari yang kecil, yang mendengarkan masyarakat, dan yang memahami kebutuhan nyata. Baru kita bisa melihat perubahan yang nyata dan berkelanjutan.
Banyak hal yang dapat dilakukan kalau kita mau memulai dari sesuatu yang kecil.
Penguasa desa yang memulai program pembagian bibit tanaman untuk warga, sehingga warga bisa menanam sendiri sayuran dan buah-buahan di halaman rumah.
Wali kota atau yang memulai program pengumpulan sampah organik dari rumah ke rumah, sehingga sampah bisa diolah menjadi kompos. Beternak ayam atau ikan.
Gubernur yang memulai program pelatihan keterampilan untuk warga, sehingga mereka bisa meningkatkan kemampuan dan mencari pekerjaan yang lebih baik.
Memaksimalkan penyuluh pertanian dan menumbuh suburkan Balai Latihan Kerja (BLK). Diharapkan mampu membangun semangat berusaha di kalangan anak muda.
Saya tidak yakin lapangan kerja di Indonesia ini sempit. Selain budaya malas, gaya hidup mewah yang dipertontonkan media. Merubah semangat berupaya menjadi semangat hedonisme.
Jika pemerintah memiliki political will dan berorientasi memperbaiki harkat hidup rakyat, semua bisa dilakukan.
Beberapa contoh sederhana di atas adalah kerja-kerja kecil, tapi bisa berdampak besar bagi masyarakat. []
Penulis : Doel Remos
Editor : Romy
Sumber Berita : Doel Remos
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
















