Jelang Panen Raya Jagung, DPRD Gelar RDP dengan Bulog & Pihak Terkait

Jumat, 23 Mei 2025 | 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Komisi 2 DPRD Provinsi Lampung hari Rabu (21/5/2025) kemarin menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), OPD terkait: Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan & Hortikultura, Dinas Perindag, Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan, juga perusahaan pakan ternak, dan Peternak Rakyat PPN dalam rangka persiapan menghadapi panen raya jagung.

RDP yang digelar di Ruang Rapat Komisi 2 DPRD Lampung ini bertujuan untuk membahas strategi dan koordinasi antara pemerintah, Bulog, dan stakeholder terkait dalam menghadapi panen raya jagung yang akan terjadi pada bulan Juni dan Juli mendatang

“Komisi 2 ingin memastikan bahwa panen raya jagung di Lampung dapat berjalan lancar sesuai mandatory Presiden terkait HPP (harga pembelian pemerintah) dan memberikan manfaat yang maksimal bagi petani dan masyarakat,” kata Ketua Komisi 2 DPRD Lampung, Ahmad Basuki, Kamis (22/5/2025) malam.

Menurut politisi asal PKB ini, dalam RDP tersebutpihaknya membahas beberapa hal, diantaranya meminta Bulog untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi panen raya jagung, termasuk ketersediaan gudang dan fasilitas penyimpanan.

Baca Juga:  Cegah Gangguan Kamtibmas dengan Pendekatan Budaya

Kami juga membahas tentang harga jagung yang harus diterima oleh petani, serta mekanisme penetapan harga yang adil dan transparan. Jika diperlukan dibuatkan skema tabel harga konversi kadar air, mengingat Bulog hanya membeli dengan mekanisme satu harga, yaitu Rp 5.500 dengan kadar air 14%, tidak seperti penugasan pembelian gabah any quality dan tanpa kadar air. Sementara jagung panen petani kadar airnya di atas 14%, bahkan rata-rata berkisar 32% hingga 39%,” urainya.

Sedangkan kepada OPD terkait dan perusahaan pakan ternak, Komisi 2 DPRD Lampung meminta agar dapat memberikan dukungan kepada petani, termasuk penyediaan sarana produksi dan pemasaran hasil panen. Serta memperbanyak danmenganggarkan program hilirisasi bantuan drayer di sentra-sentra komoditas. 

“Kami berharap, perusahaan pakan ternak juga bisa ikut menyerap panen jagung petani sesuai dengan basis HPP yang ditetapkan pemerintah. Kami juga membahas kerja sama antara pemerintah, Bulog dan peternak rakyat PPN untuk memastikan peternak rakyat di Lampung yang menjadi end user jagung bisa mendapatkan jagung  dan terpenuhi kebutuhan tahunan dengan harga yang terjangkau demi keberlangsungan peternakan mereka. Jangan sampai peternak mati dilumbung pakan,” tambah Abas, panggilan beken Ahmad Basuki.

Baca Juga:  Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung

*Kawal Bersama

Ketua Komisi 2 DPRD Lampung, Ahmad Basuki, menyatakan bahwa HPP jagung sudah ditetapkan oleh Presiden Prabowo dan harus dikawal bersama supaya petani benar-benar bisa mendapatkan harga yang sudah ditetapkan. 

“HPP jagung sudah ditetapkan oleh Presiden, kita harus kawal bersama supaya petani benar-benar bisa mendapatkan harga yang sudah ditetapkan, mereka juga harus tersenyum seperti halnya petani padi,” ujarnya seraya meminta Bulog dan OPD terkait untuk memantau secara ketat harga jagung di pasar dan memastikan bahwa petani tidak dirugikan oleh tengkulak atau pemain tengah yang tidak bertanggung jawab.


Penulis : Desty


Editor : ANis


Sumber Berita : DPRD Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Buka Sidang Bersama DPR-DPD, Sultan Singgung Dana Transfer ke Daerah Harus Pertimbangkan Kebutuhan
Ketua MPR RI A Muzani: Pentingnya Rawat Persaudaraan
Belajar Merawat Gajah Liar di Yunan
Wujudkan Lingkungan Bersih, Jajaran Polres Mesuji Kembali Laksanakan Gerakan Indonesia Asri
Adinata Tutup Bumi Perkemahan Kwartir Ranting Kecamatan Kasui
Pimpin Apel Gelar Pasukan Cegah Karhutla, Bupati Ayu Sampaikan 7 Pesan Penting 
Xiplomacy: Dari Janji Menuju Kemajuan
Pemerintah Kucurkan Ratusan Miliar Bangun Pagar Pembatas Way Kambas, Mubazir!!!

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Buka Sidang Bersama DPR-DPD, Sultan Singgung Dana Transfer ke Daerah Harus Pertimbangkan Kebutuhan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR RI A Muzani: Pentingnya Rawat Persaudaraan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Belajar Merawat Gajah Liar di Yunan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Wujudkan Lingkungan Bersih, Jajaran Polres Mesuji Kembali Laksanakan Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Adinata Tutup Bumi Perkemahan Kwartir Ranting Kecamatan Kasui

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Ketua MPR RI A Muzani: Pentingnya Rawat Persaudaraan

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:35 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 8 Agustus 2024 ini memperlihatkan kawanan gajah di Dadugang, Kota Jinghong, Prefektur Otonom Etnis Dai Xishuangbanna, Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xin)

#indonesiaswasembada

Belajar Merawat Gajah Liar di Yunan

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:31 WIB

#indonesiaswasembada

Adinata Tutup Bumi Perkemahan Kwartir Ranting Kecamatan Kasui

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:29 WIB