BANDARLAMPUNG-Pemerintah Provinsi Lampung dan Pertamina Patra Niaga telah sepakat untuk menambah pasokan BBM subsidi untuk mengurangi antrean panjang di SPBU menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Namun, ada kekhawatiran bahwa beberapa SPBU nakal masih melakukan penjualan BBM subsidi ke industri dan mencari keuntungan pribadi.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menegaskan bahwa Pemprov telah menentukan langkah strategis untuk menanggulangi persoalan ini.
Pemprov Lampung bersama aparat penegak hukum berkomitmen untuk meminimalisir pengecoran dan penyalahgunaan BBM yang bukan peruntukannya.
Pemprov Lampung meminta masyarakat untuk melaporkan jika menemukan adanya SPBU nakal yang melakukan penjualan BBM subsidi ke industri atau mencari keuntungan pribadi. Dengan demikian, dapat dilakukan tindakan tegas untuk mencegah penyalahgunaan BBM subsidi.[]
Penulis : Anis
Editor : Desty
Sumber Berita : Lampung
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.















