Jalan Lintas Tengah Sumatera Rusak Parah, Warga Hingga Pengendara Salahkan Kendaraan ODOL

Rabu, 3 April 2024 | 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Memasuki H-7 Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah pengendara yang melintas di Jalan Negara ruas Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinteng) mulai dari Blambangan Pagar hingga Bukit Kemuning merasa terganggu perjalanannya.

Hal itu disebabkan jalan yang bergelombang dan berlubang, hingga membentuk jalan Rutting (beralur) dan Bleeding (gundukan). Lubang-lubang kerusakan jalan dianggap menghambat perjalanan pengendara sepeda motor dan mobil. Pengendara harus ekstra berhati-hati saat berkendara, sebab lengah sedikit saja kendaraan bisa terpergok dan masuk lubang yang menganga.

Harma (61) warga Desa Blambangan Pagar kepada sejumlah awak media mengeluhkan kondisi jalan didepan rumahnya yang sudah hampir setahun ini mengalami kerusakan parah, bergelombang, dan amblas yang diduga disebabkan oleh kendaraan bermuatan lebih.

Menurutnya mobil Over Dimention Over Load (ODOL) yang setiap harinya lalu-lalang di Jalinteng seperti tidak dilarang melintas. Sebab, kata dia, hampir setiap jam mobil-mobil Fuso dengan bak panjang tertutup terpal selalu lewat dan menyebabkan kemacetan diarea jalan yang kini rusak parah.

Baca Juga:  Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Akibat kerusakan, sambung dia, sudah banyak korban berjatuhan dan kecelakaan tak terelakkan. Bahkan korban kecelakaan minggu lalu dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta yang ada di Lampung Tengah.

“Kalau sampai meninggal belum, tapi kalau yang sampai gegar otak mungkin yang (kecelakaan) kemarin. (Kejadian) sudah tidak terhitung lagi, banyak, cuma meninggal saja yang belum. Pagar rumah orang ambruk ditumbur mobil karena mengelakkan jalan rusak ini. Mobil-mobil gede batubara itu yang ngerusak. Lihat sendiri keadaan jalan kita ini,” kata dia, saat diwawancarai dilokasi, Rabu, (03/04).

Dirinya berharap Pemerintah untuk segera memperbaiki jalan yang kondisinya kini sangat memprihatikan, jangan sampai terjadi lagi musibah kecelakaan yang tidak diinginkan.

“Itu harapan kami, jangan sampai terulang lagi, segera diperbaiki jalannya, jangan sampai ada korban lagi,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pengendara, Syahril (47) kepada awak media mengeluhkan kondisi jalan Jalinteng yang rusak selama ini, dikhawatirkan dapat membahayakan para pengendara yang melintas, terlebih saat ini pemudik mulai memadati jalan raya jelang perayaan Idul Fitri 1445 H.

Baca Juga:  Trump Bingung soal Iran, Damai atau Lanjut Perang

“Sangat terganggu dengan kondisi jalan yang bergelombang. Saya sering lewat (melintas) disini, ya enggak nyaman sih kalau lewat. Sudah bertahun-tahun (rusak), segera diperbaiki lah jalannya,” ucapnya.

Hal senada disampaikan pengendara lainnya, Joni (36) sopir truk itu juga ikut mengeluhkan kondisi Jalan Negara Jalinteng yang rusak parah. Dirinya juga merasa was-was saat mengemudi untuk mengantarkan muatannya.

“Ngeri-ngeri lewat sini bang, oleng sedikit bisa terbalik mobilnya. Ya membahayakan pengguna jalan lain juga, udah lama kondisinya begini, selama saya lewat sini ya begini-begini aja kondisinya (rusak). Harapannya ya cepat-cepatlah diperbaiki, takut ada korban juga nanti, motor sering ngeberem (keluar jalur) itu yang buat kita sopir mobil gede gini kena imbasnya, nabrak,” ujarnya.

Dirinya menduga kerusakan jalan tersebut disebabkan oleh kendaraan besar bermuatan berlebih yang sering melintas.

“Ya mungkin gara-gara mobil besar itu, muatannya lebih, jadi berat bebannya. Apalagi pas panas-panas begini ngaruh ke aspalnya,” timpalnya lagi.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB