Israel Mati Ketakutan, Adukan Turkiye ke “Kakak Besar” AS

Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bisikan Israel

Bisikan Israel

YERUSALEM-Israel menginformasikan kepada Amerika Serikat (AS) bahwa Turkiye sedang bersiap mengerahkan sistem radar dan aset pertahanan udara ke sebuah pangkalan udara Suriah, lapor stasiun televisi milik negara Israel, Kan TV News, pada Sabtu (22/8).

Pejabat keamanan Israel dilaporkan menginformasikan kepada Washington bahwa dugaan langkah Turkiye tersebut dapat “secara signifikan” mengubah keseimbangan kekuatan regional.

Sumber-sumber yang mengetahui pembicaraan Israel-AS tersebut mengatakan kepada Kan TV News bahwa Israel tidak memberikan jadwal mengenai kemungkinan pengerahan oleh Turkiye itu. Namun demikian, mereka mengidentifikasi bandara militer Abu al-Duhur, yang diserang angkatan udara Israel pada Selasa (18/8), di Suriah barat laut, sebagai lokasi potensial pengerahan itu.

Serangan pada Selasa itu kian memperburuk hubungan antara Turkiye dan Israel. Tom Barrack, utusan khusus AS untuk Suriah, mengatakan Israel tidak memberi tahu AS tentang serangan itu sebelumnya. Seorang pejabat Israel mengatakan serangan itu bertujuan untuk mencegah kedatangan peralatan atau pasukan Turkiye melalui udara di pangkalan udara tersebut.

Israel Katz, menteri pertahanan Israel, mengatakan serangan itu merupakan respons terhadap “informasi intelijen yang jelas” mengenai niat Turkiye untuk bertindak dengan cara yang akan “membahayakan” keamanan Israel. Dia mengatakan Suriah telah menerima peringatan diplomatik sebelum serangan itu.

Baca Juga:  PBB: Serangan Israel ke Gaza Langkah Biadab!

Israel Mati Ketakutan

Pengamat geopolitik internasional menilai, bisikan Israel tak lain karena takut kebebasan udaranya di Suriah di kunci.
Selama ini jet Israel bebas keluar-masuk Suriah buat bom target Iran, Hizbullah, dan sekarang milisi baru. Kalau Turkiye pasang radar dan rudal pertahanan udara di Abu al-Duhur – yang ada di Idlib, gerbang ke Suriah utara – maka koridor udara Israel jadi terancam. Makanya mereka bom duluan buat cegah peralatan Turkiye mendarat.

Abu al-Duhur itu simbol siapa yang kuasai Suriah baru. Setelah rezim Assad tumbang, ada vakum. Turkiye pendukung utama pemerintah baru Suriah di Damaskus, mau bikin pangkalan untuk amankan pengaruhnya. Israel sebaliknya mau Suriah selatan tetap demiliterisasi dan lemah. Jadi ini perebutan zona pengaruh. Ini pola yang sama seperti yang dilaporkan Reuters awal tahun ini – pejabat Israel melobi AS di Washington agar menahan intervensi Turkiye di Suriah.

Baca Juga:  PT BTB Perkuat Patroli dan Pemantauan 24 Jam, Cegah Kebakaran di Tol

Kenapa harus bisik ke AS, bukan konfrontasi langsung dengan Turkiye? Karena Turkiye itu bukan musuh sembarangan. Turkiye adalah anggota NATO terkuat kedua. Dan sekarang lagi mesra dengan Trump dan punya leverage di Washington.

Kalau Israel tabrak langsung, risikonya perang terbuka dengan negara yang militernya jauh di atas Iran secara konvensional. Jadi Israel pakai cara: menghasut “kakak besar” AS. Harapannya AS yang menekan Ankara. Teknik yang sama pernah dipakai saat Turkiye embargo ekspor bahan bakar penerbangan ke Israel, lalu Israel minta AS jatuhkan sanksi ke Turkiye. Dalam rilis internal Israel yang dibocorkan Maariv Juni lalu, mereka memang sudah menyebut militer Turkiye sebagai mimpi buruk baru selain Iran jika Israel lepas dari AS. Kalau Turkiye jadi gelar beneran, konsekuensinya: Suriah akan punya payung udara Turkiye, Israel tidak bisa lagi seenaknya dan Damaskus akan makin condong ke Ankara, bukan ke Tel Aviv atau Washington.[]

 


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Iran Sebut, yang Membersamai AS dalam Perang Ekonomi, Musuh!
Dekranasda Jombang Keren, Limbah Kaca Jadi Cuan
Gubernur Minta Tetap Waspada dan Berdo’a agar Kebakaran tak Meluas
Kampus ITB Mesuji Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik Ini Tujuannya
Rekor Dunia Lari 100 M Putra Akhirnya Pecah!
Pelatihan Regulasi Pertambangan bagi Perusahaan China di Indonesia
Api TNWK Padam, Muncul di Tol Bakter, Palangka Ditingkatkan
Pandan Maluku Menemukan Kehidupan Baru di Hainan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Israel Mati Ketakutan, Adukan Turkiye ke “Kakak Besar” AS

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Iran Sebut, yang Membersamai AS dalam Perang Ekonomi, Musuh!

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Dekranasda Jombang Keren, Limbah Kaca Jadi Cuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Gubernur Minta Tetap Waspada dan Berdo’a agar Kebakaran tak Meluas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Kampus ITB Mesuji Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik Ini Tujuannya

Berita Terbaru

Bisikan Israel

#indonesiaswasembada

Israel Mati Ketakutan, Adukan Turkiye ke “Kakak Besar” AS

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:42 WIB

Bantu Amerika Musuh Iran

#indonesiaswasembada

Iran Sebut, yang Membersamai AS dalam Perang Ekonomi, Musuh!

Minggu, 23 Agu 2026 - 21:29 WIB

#indonesiaswasembada

Dekranasda Jombang Keren, Limbah Kaca Jadi Cuan

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:52 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Minta Tetap Waspada dan Berdo’a agar Kebakaran tak Meluas

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:43 WIB

#indonesiaswasembada

Kampus ITB Mesuji Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik Ini Tujuannya

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:22 WIB