Dekranasda Jombang Keren, Limbah Kaca Jadi Cuan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG –Dekranasda Jombangbemang keren. Limbah kaca pun jadi Cuan. Bagaimana kreatifitas Dekranasda lain?

Produk batik dan kerajinan UMKM Jombang turut meramaikan Expo dan Bazar Muktamar NU ke-35, Ahad (23/8/2026). Salah satu pelaku UMKM yang tampil dalam stand Dekranasda Kabupaten Jombang ialah Batik Colet Srikandi milik Ibu Marli.

Stand Dekranasda Kabupaten Jombang tersebut menjadi wadah bagi berbagai UMKM binaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang untuk memperkenalkan produk unggulan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Marli memperkenalkan sejumlah produk Batik Colet Srikandi sekaligus menjelaskan potensi batik khas Jombang kepada pengunjung.

Menurut Ibu Marli, batik Jombang memiliki beragam motif yang mengambil inspirasi dari ikon daerah. Salah satunya motif Arimbi yang terinspirasi dari Candi Arimbi.

Selain itu, terdapat motif Ringin Contong yang juga menjadi salah satu ikon Kabupaten Jombang. Menurutnya, masih banyak motif khas Jombang yang dapat dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat.

“Kalau di Jombang itu ada beberapa ikon ya. Ada Arimbi, motif Arimbi itu dari candi, Candi Arimbi yang ada di Jombang salah satunya. Terus ada ikon Ringin Contong, Ringin Contong itu seperti tower,” ujar Ibu Marli.

Baca Juga:  Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa

Tidak hanya batik, produk kerajinan manik-manik juga menjadi salah satu produk yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.

Ibu Marli menjelaskan, kerajinan manik-manik tersebut berasal dari Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Para perajin memanfaatkan limbah kaca untuk menghasilkan berbagai produk kerajinan.

“Manik-manik yang ada di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang itu sudah go internasional. Karena itu dari limbah kaca,” jelasnya.

Produk tersebut hadir dalam berbagai bentuk, seperti gelang, kalung, dan suvenir lainnya. Menurut Ibu Marli, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah teman-teman itu bisa merekrut banyak karyawan dari sekitarnya. Jadi untuk mengangkat perekonomian teman-teman,” katanya.

Pemanfaatan limbah kaca menjadi produk kerajinan menunjukkan bahwa kreativitas UMKM mampu mengubah bahan yang sebelumnya tidak bernilai menjadi produk bernilai ekonomi dan memiliki pasar lebih luas.

Batik Colet Srikandi tidak hanya menyediakan produk batik jadi. UMKM tersebut juga menyediakan berbagai kebutuhan membatik, mulai dari bahan hingga alat membatik.

Produk yang tersedia meliputi batik tulis, batik cap, serta berbagai koleksi batik khas Jombang. Batik Colet Srikandi juga memiliki program belajar membatik bagi masyarakat yang ingin mengenal dan mempraktikkan proses pembuatan batik.

Baca Juga:  Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan keterampilan membatik kepada masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan budaya batik di Kabupaten Jombang.

Keikutsertaan Batik Colet Srikandi melalui stand Dekranasda Kabupaten Jombang menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk UMKM kepada pengunjung Expo dan Bazar Muktamar NU ke-35.

Ibu Marli mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk ikut meramaikan kegiatan tersebut.

“Iya, ikut meramaikan acara Muktamar, alhamdulillah diberi kesempatan. Mudah-mudahan acaranya lancar, yang terpilih adalah yang amanah untuk umat,” tuturnya.

Keberadaan berbagai UMKM dalam stand Dekranasda Kabupaten Jombang menunjukkan potensi produk lokal yang terus berkembang. Batik, kerajinan tangan, dan produk kreatif lainnya menjadi bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat yang perlu terus mendapatkan ruang promosi.

Melalui kegiatan seperti Expo dan Bazar Muktamar NU ke-35, produk UMKM Jombang berpeluang dikenal lebih luas oleh masyarakat dari berbagai daerah.

Batik Colet Srikandi beralamat di Jl. Raya Bandung, Desa Ceweng, Kabupaten Jombang. Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai produk, bahan dan alat membatik, maupun program belajar membatik dapat menghubungi 0812-3152-9927.[]


Penulis : Orba Prin


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jombang

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Berita Terbaru

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB