Ingin Menanam Anggur di Pot? Simak Caranya

Sabtu, 17 Desember 2022 | 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

Laporan : Vini

Anda bisa menanam anggur di halaman rumah dengan menggunakan pot. Dengan demikian, pohon anggur bisa sebagai tanaman hias yang unik untuk dinikmati keindahannya maupun dikonsumsi buahnya.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, berikut cara menanam pohon anggur di pot.

1. Pemilihan pot

Pot untuk menanam sebaiknya berdiameter 30 cm dan tinggi 40 cm. Anda pun bisa menggunakan pot yang lebih besar. Sebaiknya pot harus yang bagus dan baik, seperti pot semen, pot plastik, atau pot tanah dan memenuhi kaidah estetika, karena tujuan awalnya adalah membuat tanaman hias. Bahan pot untuk tanaman anggur sebaiknya pot yang berbahan dasar tanah liat, hal ini cukup baik pengaruhnya bagi tanaman, karena pot dari bahan dasar tanah memiliki pori-pori pada bagian dasarnya yang dapat menyerap air.

Baca Juga:  Mengubah Nilai Sejarah Jadi Karya Nyata

Keuntungan menggunakan pot tanah liat adalah akar tanaman tidak mudah kekeringan apabila terlambat menyiram dan tidak akan lembap apabila terlalu banyak air. Sebab, penyiraman karena air akan keluar lewat pori-pori pot.

2. Media tanam

Media tanam yang digunakan untuk menanam anggur di pot harus sesuai dengan karakteristik tanaman anggur, yakni menyukai media tanam yang lembap, gembur, dan porous. Media tanam yang cocok untuk anggur adalah pasir ditambah pupuk kandang. Bahan pasir mudah ditembus (porous) oleh akar tanaman aggur. Media campuran pasir dan pupuk kandang dibuat dengan perbandingan 1 : 1.

Sebelum dimasukkan ke dalam pot, pasir dan pupuk kandang diaduk terlebih dahulu. Sebaiknya sepertiga bagian bawah pot diisi oleh tanah gembur untuk menghambat keluarnya air dari pot.

Baca Juga:  Kekerasan Israel, Angka Kematian Anak Gaza Terus Bertambah

3. Cara menanam anggur di pot

Pertama, masukkan pecahan batu bata atau genting ke dasar pot. Selanjutnya, masukan media tanam yang sudah dicampur rata, isi pot sampai hampir penuh. Kemudian buat lubang tanam di tengahnya, lebih besar sedikit dari polybag yang dipakai bibit. Selanjutnya polybag dilepas dan masukkan bibit tersebut pada lubang yang telah disediakan. Atur posisi tanaman agar kelihatan tegak, selanjutnya tutup permukaan dengan media tanam lagi. Kemudian siram tanaman tersebut.

Setelah selesai penyiraman maka permukaan tanah akan menurun hingga 5 cm dari bibir pot, hal ini terjadi karena pemadatan media tanam. Selanjutnya, simpan tanaman tersebut di tempat yang terkena sinar matahari secara penuh.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM
DPRD Way Kanan Gelar ‘ Rapat Paripurna Internal”
Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:08 WIB

HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB

Seorang penari menampilkan Tari Topeng Cirebon di salah satu gerbong Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal sebagai Whoosh, dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Provinsi Jawa Barat saat kereta melaju di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada 19 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:08 WIB

Panitia Pemilihan Rektor Unila

#indonesiaswasembada

Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:42 WIB