HNW Apresiasi Minimalisir Potensi Ketegangan Tahun Politik, Dengan Sentuhan Budaya Non Politik

Jumat, 28 Juli 2023 | 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bahwa kontestasi di tahun politik 2024 akan memunculkan potensi ketegangan di tengah dan di antara masyarakat, bisa karena perbedaan pilihan parpol atau calon Presiden dan Wakil Presiden. Untuk itu,
memang sangat diperlukan banyaknya sentuhan seni dan budaya non politik, menjadi semaca relaksasi nasional, agar rakyat dan para kandidat tersegarkan, tercerahkan, dan tetap tersemangati.

Hal tersebut, dinilai HNW sangat penting. Sebab, Pemilu 2024 yang masih beberapa bulan lagi, namun nuansa ketegangan kompetisinya sangat terasa saat ini, apalagi di ranah media sosial dunia yang sangat mendominasi kehidupan apalagi di kalangan generasi milenial, generasi Z dan lainnya.

“Jangan sampai ketika saat Pemilu dilaksanakan, ketegangan akan berubah menjadi konflik. Ketika itu terjadi, potensi perpecahan akan sangat mungkin terjadi dan itu sangat tidak sama-sama kita harapkan. Kita ingin pemilu berdampak baik untuk semua pihak ; Rakyat, Partai, para kandidat dan masa depan bangsa dan negara. Karena pemilu yang oleh pemerintah telah digelontorkan APBN tidak kurang dari 60 Trilyun Rupiah, tentu bukan untuk menjadi pembuat pilu,” ujarnya, saat menerima kunjungan delegasi PB. Sangkami (Sangkakala Kawula Muda Indonesia), di Ruang Kerja, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/7/2023).

Baca Juga:  AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Pimpinan MPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini sangat mengapresiasi kepada berbagai elemen bangsa yang menaruh kepedulian yang besar terhadap isu tersebut, salah satunya komunitas atau organisasi seni serta budaya Sangkami.

Dalam dialog dengan HNW, Sangkami yang diwakili oleh Ketua Umumnya Garis Basuki mengungkapkan sebuah ide besar bersama MPR, membuat seni sandiwara, teatrikal dan lagu tentang kebangsaan, tentang bagaimana beratnya para pejuang bangsa memperjuangkan persatuan bangsa ini, sehingga berhasil meraih kemerdekaan sampai hari ini.

“Pimpinan MPR termasuk Bapak HNW di situ bisa berperan sebagai tokoh pejuang bangsa. Kami mengambil momentum nuansa tahun politik 2024 bersama MPR, agar tujuan besar kami yakni kami menyampaikan pesan damai bisa tersampaikan dengan maksimal. Kontestasi politik, perbedaan pilihan, tidak semestinya membuat seluruh anak bangsa saling panas dan saling memanasi. Demokrasi harus kita bangun dengan ide dan gagasan yang akan membawa kita semua kepada cita-cita bersama, hadirnya cita-cita negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, sebagaimana disepakati dalam Pembukaan UUD 1945,” terangnya.

Alasan memilih MPR dalam sinergitas kegiatan seni dan budaya itu, dikatakan Garis Basuki, karena MPR adalah rumahnya rakyat Indonesia. Seluruh Pimpinan MPR merepresentasikan seluruh kekuatan politik dan daerah.

Baca Juga:  BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Merespon positif gagasan tersebut, HNW mengatakan bahwa pendekatan seni dan budaya seperti pagelaran wayang kulit, wayang orang sampai wayang golek sudah dilakukan MPR periode sebelumnya sebagai metode penyampaian Sosialisasi Empat Pilar MPR.

“Tentu gagasan Sangkami ini,sebagai pengingat kami di MPR agar metode pendekatan menggunakan seni dan budaya kembali dimunculkan lagi. Dan tentu saja gagasan ini sangat menarik dan sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat, agar suasana apalagi saat tahun politik, menjadi adem dan harmoni, karena kita semua diingatkan kembali untuk menomersatukan tujuan kemerdekaan Indonesja dan cita-cita Reformasi dengan terus mementingkan keutuhan bangsa dan negara,” imbuhnya.

Di sesi akhir, HNW berharap agar pagelaran budaya ini mudah-mudahan akan terbentuk kedamaian. Dengan seni dan budaya ini, sebagai pengingat kepada masyarakat bahwa pelaksanaan dan hasil Pemilu 2024 harus terlaksana sesuai aturan yang disepakati dalam konstitusi ; terselenggara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Sentuhan seni dan budaya juga bisa berkontribusi besar untuk hadirnya pemilu yang aman, lancar tanpa konflik, dan sesuai dengan harapan dan cita-cita para pejuang bangsa,” pungkasnya.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar
Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%
Program Keringanan Pajak Bermotor Diperpanjang, Warga Lampura Rasakan Manfaatnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:12 WIB

Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Senin, 2 November 2026 - 21:00 WIB

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 November 2026 - 17:10 WIB

Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional

Berita Terbaru


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 Nov 2026 - 21:00 WIB


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB

Foto yang diabadikan pada 29 Juli 2026 ini memperlihatkan kerusakan pada markas besar kelompok paramiliter Irak, Pasukan Mobilisasi Rakyat  di Mosul, Irak. (Xinhua)

Berita Utama

Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional

Senin, 2 Nov 2026 - 17:10 WIB