Hendro Saky Sesalkan Pemukulan Bendahara JMSI Aceh Utara oleh TNI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hendro Saky, Ketua JMSI Aceh

Hendro Saky, Ketua JMSI Aceh

BANDA ACEH – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh sesalkan insiden kekerasan yang menimpa Bendahara JMSI Aceh Utara-Lhokseumawe, Haiqal Alfikri di Tanah Luas, Jumat 28 Agustus 2026. Kasus yang libatkan dua prajurit TNI AD itu, yang bersangkutan (Haiqal-red) dilarikan ke rumah sakit untuk jalani perawatan intensif, sebagai akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan pada saat pertandingan sepak bola.

Penyesalan itu disampaikan oleh Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026) di Banda Aceh. Katanya, persoalan tersebut menciderai hubungan baik antara pers dan aparatur negara yang selama ini terjalin dengan harmonis.

“Sebagai Ketua JMSI Aceh, saya menyesalkan insiden itu. Harapannya, persoalan ini dapat diselesaikan lewat mekanisme hukum atau pun aspek lain yang diatur dalam ketentuan,” katanya.

Baca Juga:  Beri Kemudahan Masyarakat Mesuji, Elfianah Gagas Integrasi Setiap Layanan Publik

JMSI Aceh sendiri, telah melakukan konfirmasi dengan berbagai pihak, untuk mendapatkan rumusan dan akar persoalan yang terjadi pada peristiwa yang menimpa Haiqal. Untuk saat ini, terjadinya masalah itu, tentu satu hal yang sangat disesali.

Pihaknya berharap, POM TNI AD untuk turun langsung melakukan investigasi dan menangani perkara ini, sebab persoalan ini libatkan personel TNI AD yang tidak bisa ditangani oleh kepolisian. Apalagi, pada saat peristiwa itu terjadi, para prajurit itu menggunakan baju seragam TNI AD dan videonya beredar ditengah-tengah masyarakat.

Mekanisme lainnya, proses pengungkapan fakta kasus ini, dapat juga membentuk membentuk tim pencari fakta yang melibatkan unsur pers, masyarakat, POM TNI dan Polri, guna mengungkap akar persoalan sehingga insiden tersebut terjadi.

Baca Juga:  Program Perumahan Jadi Motor Pertumbuhan dan Lapangan Kerja

Dengan begitu, Sambung Hendro kemudian, kasus yang menimpa saudara Haiqal, penanganannya lebih objektif, transparan, jujur, dan terbuka untuk diketahui publik, khususnya komunitas pers di Aceh.

​JMSI Aceh akan terus mengawal kasus ini demi tegaknya keadilan serta perlindungan hukum bagi segenap pengurus dan anggota media siber di Aceh dalam menjalankan tugas jurnalistik maupun aktivitas kemasyarakatan, demikian Hendro Saky,[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Aceh

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%
Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa
Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka
AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”
18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk
Gubernur Mirza Raih Grand BAZNAS Awards 2026
Warga Palestina Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel
Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:53 WIB

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:34 WIB

Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:36 WIB

AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:32 WIB

18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk

Berita Terbaru

Berita Utama

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Okt 2026 - 04:04 WIB

Berita Utama

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Okt 2026 - 03:53 WIB

KILATAN Cahaya Senjata Iran saat Serang Pangkalan AS [xin]

Bencana

AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:36 WIB

Bencana

18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:32 WIB