Hari Air Sedunia, Kemendagri Minta Pemda Prioritaskan Pengelolaan Air Minum

Sabtu, 26 Maret 2022 | 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) meminta pemerintah daerah (pemda) memprioritaskan pengelolaan air minum.

Pemda, utamanya di tingkat provinsi diharapkan dapat berperan aktif dalam mendorong penetapan tarif pemulihan biaya penuh atau Full Cost Recovery (FCR) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Langkah tersebut dapat dilakukan dengan memberikan dukungan penuh kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum, yang diharapkan dapat memacu tercapainya agenda tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kemendagri berharap peran aktif gubernur dalam mendorong tarif FCR. Meski dari 147 BUMD Air Minum masih memiliki pelanggan kurang dari 10 ribu, dengan kondisi tersebut, tentu saja berat untuk bisa menetapkan tarif FCR, karena tarifnya menjadi lebih besar dan membebani masyarakat,” ujar Direktur Jendral (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni, dalam Webinar Keuda Update Seri 12 yang bertajuk “Air Tanah untuk Kehidupan yang Adil dalam rangka Memeperingati Hari Air Sedunia”, Kamis (24/3).

Baca Juga:  Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak "Pelanggar" Hormuz

Guna mengatasi persoalan tersebut, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum, gubernur diberikan kewenangan untuk menetapkan tarif batas atas dan bawah di setiap BUMD Air Minum kabupaten/kota.

“Dengan adanya tarif tersebut diharapkan proses perhitungan tarif air minum oleh direksi dan penetapan tarif oleh bupati/wali kota akan lebih transparan dan akuntabel,” jelas Fatoni.

Fatoni menambahkan, pada 2021 sebanyak 19 provinsi dari 34 provinsi telah menetapkan Keputusan Gubernur tentang Tarif Batas Atas dan Batas Bawah. Dirinya berharap, pada 2022 semua gubernur sudah menetapkan keputusan serupa paling lambat akhir Juli.

Dirinya melanjutkan, implikasi kebijakan ini akan memperkuat peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, yang dapat mewajibkan pemberian subsidi serta mendorong penyertaan modal saat gubernur melakukan evaluasi rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Momentum evaluasi tersebut, dinilai juga akan berperan sebagai sarana melakukan koordinasi dan pengawasan terkait perencanaan anggaran.

Baca Juga:  Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Fatoni mengimbuhkan, apabila tarif BUMD Air Minum kabupaten/kota tetap tidak memenuhi FCR, gubernur dapat merekomendasikan restrukturisasi internal yang mencakup keuangan, manajemen, operasional, sistem, dan prosedur.

“Sebentar lagi Permendagri tentang Restrukturisasi, Privatisasi, Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Pembubaran, dan Kepailitan Badan Usaha Milik Daerah akan segera terbit. Tahun 2020 BUMD Air Minum yang FCR sebesar 37 persen atau 143 BUMD Air Minum dari total 388 BUMD Air Minum,” tandasnya.

Di sisi lain, Fatoni menjelaskan jika BUMD Air Minum kabupaten/kota tidak menerapkan FCR selama 3 tahun berturut-turut, gubernur dapat melakukan analisis kelayakan usaha dan penilaian kinerja. Selanjutnya, gubernur bisa merekomendasikan sejumlah langkah yang dapat ditempuh, yakni terkait kerja sama, penggabungan dengan BUMD Air Minum lainnya serta BUMD Air Limbah, maupun pengalihan pelayanan penyediaan air minum dengan menerapkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok
Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi
Permata Gelar Istighosah Di Kasui
Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat
IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut
Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat
APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:22 WIB

IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mempelajari pertanian cerdas dalam kunjungannya di Chongqing, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:38 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha di Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:32 WIB

Berita Utama

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:04 WIB

Para petani Palestina terlihat di sebuah pos pemeriksaan militer Israel setelah pasukan tersebut mencegah mereka memanen zaitun di lahan mereka, di Desa Salem, sebelah timur Nablus, di Tepi Barat, pada 17 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:28 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal niaga yang terdampar di perairan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:22 WIB