Hadapi Disrupsi Digital, JMSI Kaltim Gelar Retreat

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUKAR-Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Faisal menegaskan bahwa jurnalis saat ini menghadapi tantangan besar di tengah disrupsi media digital, di mana arus informasi bergerak sangat cepat dan semua orang dapat menjadi produsen berita.

Menurut Faisal, media profesional saat ini tidak hanya bersaing dengan sesama media, tetapi juga dengan akun media sosial, buzzer, hingga news influencer yang mampu menyebarkan informasi dalam hitungan detik, tanpa selalu mengindahkan kaidah jurnalistik.

Hal tersebut disampaikan Faisal saat sambutan dan membuka secara resmi kegiatan Retreat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kaltim Tahun 2026. Ia hadir mewakili Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya retreat jurnalis pertama di Kaltim.

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi media. Bagaimana media yang legal, kompeten dan beretika tetap relevan serta dipercaya di tengah banjir informasi instan,” ujar Faisal, Rabu 21 Januari 2026.

Baca Juga:  Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Mesuji Kunker ke Mapolsek Mesuji Timur  

Ia menilai tema retreat “Jurnalis Masa Kini di Tengah Disrupsi Media dan Turbulensi Ekonomi Daerah” sangat kontekstual dengan kondisi saat ini. Menurutnya perubahan teknologi menuntut perubahan cara berpikir cara bekerja sekaligus cara bertahan bagi insan pers.

Faisal juga menekankan bahwa retreat bukan sekadar agenda berkumpul melainkan ruang refleksi dan introspeksi bagi jurnalis untuk menata kembali arah dan peran profesinya. Interaksi aktif antara narasumber dan peserta disebutnya menjadi kunci agar retreat benar-benar bermakna.

Di sisi lain, Faisal mengingatkan pentingnya relasi yang sehat antara media, pemerintah, dan swasta. Menyampaikan hal positif tentang daerah,bukan berarti menjadi corong kekuasaan, melainkan bagian dari membangun ekosistem informasi dan ekonomi yang berimbang.

Baca Juga:  BPN Mesuji Lakukan Penandatanganan Kontrak Kerja Tenaga Pendukung Penanganan Akses Reforma Agraria 

“Jika daerah terus diberitakan negatif tanpa keseimbangan investasi bisa enggan masuk dan ekonomi melemah. Pada akhirnya media juga yang terdampak,” katanya.

Ia berharap retreat JMSI Kaltim dapat melahirkan jurnalis dengan cara berpikir lebih jernih adaptif terhadap perubahan serta memiliki semangat bertahan yang kuat di tengah tantangan zaman.

Kegiatan Retreat JMSI Kaltim Tahun 2026 pun resmi dibuka dan diharapkan menjadi ruang belajar serta bertumbuh bagi insan pers di Kaltim.

Peserta sebanyak 25 orang, dari Kutai Kartanegara dan Samarinda, terdiri dari 13 orang wartawan perempuan dan 12 wartawan laki laki.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : JMSI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan
Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain
KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak
Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung
Masyarakat Adat Harus Diberi Ruang yang Luas, Bukan Pelengkap Seremonial
Gubernur Mirza Ajak Perantau Minang Berkolaborasi Bangun Lampung
Ketua Perhimpunan Persahabatan Sambut Baik Kehadiran Dubes Korut yang Baru

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:20 WIB

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:13 WIB

Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10 WIB

KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:52 WIB

Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:50 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:20 WIB

#indonesiaswasembada

Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:13 WIB

#indonesiaswasembada

KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:10 WIB