Gunakan Satelit dan Drone, Hampir 100 Warga Tiongkok Hilang di Nepal

Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penyelamat bersiap untuk menerbangkan sebuah drone guna memeriksa area-area yang terdampak tanah longsor di Xigaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 27 Agustus 2026. (Xinhua)

Tim penyelamat bersiap untuk menerbangkan sebuah drone guna memeriksa area-area yang terdampak tanah longsor di Xigaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 27 Agustus 2026. (Xinhua)

BEIJING-Hampir 100 warga negara (WN) Tiongkok masih dinyatakan hilang di wilayah Nepal setelah bencana tanah longsor yang terjadi pada Rabu (26/8), demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Tiongkok Lin Jian dalam sebuah konferensi pers rutin pada Kamis (27/8).

Kedutaan Besar (Kedubes) Tiongkok di Nepal sedang melakukan verifikasi lebih lanjut terhadap informasi tersebut bersama pihak Nepal, kata Lin.

Lin menyampaikan pernyataan tersebut saat menjawab pertanyaan mengenai bencana longsor yang terjadi pada Rabu di Nepal, yang menimbulkan banyak korban jiwa dan menyebabkan banyak orang hilang di Pelabuhan Gyirong, wilayah Gyirong, Kota Rikaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya.

Kerahkan Satelit dan Drone

Baca Juga:  Wujudkan Lingkungan Bersih, Jajaran Polres Mesuji Kembali Laksanakan Gerakan Indonesia Asri

Tiongkok mengerahkan satelit dan drone untuk membantu upaya penyelamatan di area yang terdampak tanah longsor di Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, setelah bencana tanah longsor menerjang sebuah pelabuhan di perbatasan Tiongkok-Nepal.

Administrasi Luar Angkasa Nasional Tiongkok (China National Space Administration/CNSA) pada Kamis (27/8) mengatakan bahwa segera setelah bencana itu terjadi, pihaknya telah mengoordinasikan dan mengerahkan sumber daya satelit untuk melakukan pencitraan darurat di area yang terdampak tanah longsor serta mengambil citra historis area tersebut.

Hingga Kamis pukul 17.00 Waktu Beijing (16.00 WIB), CNSA telah mengirimkan lima citra prabencana dan 10 citra pascabencana kepada departemen-departemen tanggap darurat dan penanggulangan bencana terkait, sehingga memberikan dukungan data satelit yang tepat waktu dan efektif bagi upaya evaluasi serta mitigasi bencana.

Baca Juga:  Charles Honoris: Anggaran MBG 2027 Sisa Rp50 T Jika Tak Ambil Pos Pendidikan

Sebuah kendaraan udara nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) berukuran besar, Wing Loong, lepas landas dari Provinsi Sichuan yang berbatasan dengan Xizang. UAV tersebut tiba di atas area yang terdampak bencana pada Kamis pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Dilengkapi dengan kamera berdefinisi tinggi untuk pengintaian menyeluruh di area tersebut, UAV itu juga membawa stasiun pemancar seluler dari tiga operator telekomunikasi utama Tiongkok serta sistem komunikasi satelit guna mendukung pekerjaan komunikasi darurat.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak
Iran Sebut Suplai Minyak ke Pelanggan Aman-aman Saja
Tradisi Penghormatan Leluhur Hantu Lapar di Medan
Gaet 160 Relawan dan Lintas Instansi, KKN 79 UIN RIL & PLDP Gelar Beach Clean Up di Pantai Harnas
Lima Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung Gelar Sharing and Caring di Rumah Yatim Kedaton
Purnama Wulan Dorong Desa Tapis Muara Tenang Jadi Desa Percontohan di Mesuji
Pemkab Way Kanan Dan Jajaran Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Bersama TNI-Polri
Biro Perekonomian untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Iran Sebut Suplai Minyak ke Pelanggan Aman-aman Saja

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Gunakan Satelit dan Drone, Hampir 100 Warga Tiongkok Hilang di Nepal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Tradisi Penghormatan Leluhur Hantu Lapar di Medan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Gaet 160 Relawan dan Lintas Instansi, KKN 79 UIN RIL & PLDP Gelar Beach Clean Up di Pantai Harnas

Berita Terbaru

Seorang anak bermain di antara pancuran air di Kuwait City, Kuwait. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Studi Iklim: Tambah Sebulan Paparan Panas, Ancam 560 Juta Anak

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:52 WIB

Menteri Perminyakan Iran

#indonesiaswasembada

Iran Sebut Suplai Minyak ke Pelanggan Aman-aman Saja

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:47 WIB

Tim penyelamat bersiap untuk menerbangkan sebuah drone guna memeriksa area-area yang terdampak tanah longsor di Xigaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 27 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Gunakan Satelit dan Drone, Hampir 100 Warga Tiongkok Hilang di Nepal

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:38 WIB

Sejumlah warga Tionghoa melakukan sembahyang saat perayaan Festival Hantu Lapar atau Zhong Yuan Jie di Vihara Gunung Timur, Medan, Provinsi Sumatra Utara, pada 27 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Tradisi Penghormatan Leluhur Hantu Lapar di Medan

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:31 WIB