Gubernur Lampung Resmikan Klinik Inovasi 2026, Dorong Budaya Kerja Kreatif dan Daya Saing Daerah

Sabtu, 14 Maret 2026 | 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG— Pemerintah Provinsi Lampung resmi meluncurkan Klinik Inovasi di lingkungan Pemprov Lampung Tahun 2026, Selasa (11/3/2026). Launching ini disampaikan melalui sambutan resmi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang diwakili oleh Kepala Balitbangda Provinsi Lampung, Yurnalis.

Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda Lampung, para kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa inovasi adalah kebutuhan mutlak di tengah kompetisi global dan derasnya disrupsi teknologi. Daerah, katanya, tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama yang stagnan.

“Kita dituntut untuk adaptif, responsif, dan solutif. Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan,” tegas Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Yurnalis.

Lampung Raih Predikat ‘Inovatif’, Terus Didorong Tingkatkan Kualitas

Gubernur menyampaikan bahwa dalam pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) oleh Kemendagri, Lampung pada tahun terakhir melaporkan 48 inovasi daerah, dengan skor kematangan 52,89 dan predikat “Inovatif.”

Baca Juga:  Makna Logo HUT ke-27 Lampung Timur: Harmoni Alam, Budaya, dan Semangat Pembangunan

Capaian itu disebutnya sebagai modal penting, namun harus terus ditingkatkan agar inovasi benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Selain itu, Lampung saat ini berada pada nilai Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) sebesar 3,5, yang menandakan perlunya peningkatan kinerja, produktivitas, dan daya saing secara menyeluruh.

Klinik Inovasi Jadi Ruang Kolaborasi untuk Solusi Daerah

Klinik Inovasi yang diluncurkan hari ini dirancang sebagai ruang kolaborasi, konsultasi, dan inkubasi gagasan. Di sini, ide, data, riset, dan praktik terbaik akan dipadukan untuk menghasilkan solusi konkret.

Klinik ini juga menjadi fasilitas pendampingan bagi OPD maupun masyarakat untuk mempercepat implementasi inovasi.

Gubernur menekankan bahwa inovasi bukan semata teknologi canggih, tetapi juga penyederhanaan layanan publik, digitalisasi sistem, penguatan tata kelola, hingga model pelibatan masyarakat yang efektif.

Baca Juga:  DPC Gerindra Way Kanan Apresiasi Kunjungan RMD

Melalui Klinik Inovasi ini, Pemprov Lampung menargetkan:

Terbangunnya budaya kerja kreatif dan berbasis kinerja.

Meningkatnya kualitas pelayanan publik.

Efisiensi anggaran melalui solusi tepat guna.

Penguatan daya saing daerah secara berkelanjutan.

“Saya mengajak seluruh OPD untuk tidak ragu membawa permasalahan ke Klinik Inovasi. Jangan takut mencoba hal baru, selama terukur, berbasis data, dan akuntabel,” kata Gubernur.

Ke depan, menurut Gubernur, keberhasilan daerah tidak lagi diukur dari besar kecilnya APBD, tetapi seberapa cerdas pemerintah mengelola potensi serta menyelesaikan persoalan publik.

Gubernur juga meminta Balitbangda sebagai pengelola Klinik Inovasi untuk memberikan pendampingan yang substansial dan solutif, bukan hanya administratif.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas
Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu
62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi
Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026
Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas
Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029
Merawat Harmoni di Tengah Perbedaan, Pemkab Lampung Selatan Pererat Toleransi Lewat Dharma Santi Umat Hindu
Persyaratan Lengkap Izin Satu Hari Sudah Keluar  

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:18 WIB

JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 April 2026 - 09:36 WIB

62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi

Kamis, 9 April 2026 - 21:30 WIB

Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026

Kamis, 9 April 2026 - 21:21 WIB

Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:35 WIB

#indonesiaswasembada

62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:36 WIB