BANDARLAMPUNG-Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan penjelasan resmi terkait kayu-kayu yang terdampar di Pantai Tanjung Setia dan video dugaan pembalakan liar di wilayah Pesisir Barat.
Menurut Gubernur, kayu yang ditemukan terdampar di Pantai Tanjung Setia bukan berasal dari aktivitas pembalakan di Lampung, melainkan muatan kapal tongkang yang mengalami gangguan mesin dalam pelayaran dari Kepulauan Mentawai menuju Semarang.
Sementara itu, dugaan pembalakan liar di Pekon Pugung Penengahan saat ini sedang ditangani oleh Polda Lampung. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa lokasi penebangan berada pada APL (Areal Penggunaan Lain), bukan kawasan hutan lindung maupun hutan negara.
Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tidak pernah terlibat dan tidak menoleransi praktik illegal logging dalam bentuk apa pun, dan mendukung penuh langkah tegas penegakan hukum oleh Polda Lampung.[]
Penulis : Nara J Atkar
Editor : Desty
Sumber Berita : Adpim
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.















