Gubernur Arinal Berikan Anugerah KPB Award

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program KPB, jelas Gubernur Arinal, lahir dari niatnya yang ingin mensejahterakan petani Lampung. Persoalan-persoalan yang sebelumnya dihadapi petani seperti sulit mendapatkan modal usaha, pupuk, benih, dan lain-lain, diharapkan tidak lagi terjadi. Bahkan melalui Program KPB, petani juga bisa mendapatkan pembinaan manajemen usaha dan teknologi; pemasaran hasil usaha pertanian; layanan asuransi usaha dan jaminan ketenagakerjaan; serta beasiswa pendidikan bagi anak petani.

Pentingnya Program KPB sebagai strategi penyelesaian permasalahan secara terstruktur, sistematis, dan terintegrasi dengan memanfaatkan sistem teknologi informasi. “Saya meyakini KPB mampu mengangkat harkat dan martabat rakyat petani melalui peningkatan pendapatan dan kesejahteraannya. Di sinilah negara hadir, di saat rakyat butuh pertolongan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wamendikdasmen: Indonesia Kekurangan Guru 561 Ribu

Program KPB telah mendapat beberapa penghargaan dari Pemerintah Pusat. Pada tahun 2021, Lampung berhasil meraih Penghargaan Provinsi Terbaik dalam Inovasi Pengembangan Akses Keuangan di Sektor Pertanian pada TPAKD Award 2021; Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah 2021; Peringkat Pertama Penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021, yang diserahkan Wakil Presiden RI sebagai Provinsi Terbaik dalam Peningkatan Produksi Padi.

Selanjutnya, pada tahun 2022 juga mendapat penghargaan dari Menteri Pertanian RI atas prestasi sebagai Pemerintah Daerah Provinsi Pendukung Pelaksanaan Program Asuransi Pertanian.

Baca Juga:  Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa pengembangan layanan KPB terus dilakukan untuk dapat memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat. Setelah bulan lalu peluncuran KUR dan Asuransi Terintegrasi, maka pada hari ini diluncurkan lagi beberapa layanan jasa melalui Aplikasi e-KPB yaitu: ketersediaan alat mesin pertanian, Konsultasi Kesehatan Hewan, Gudang Ternak, sertifikasi benih pertanian, dan layanan pemasaran.

Semoga berbagai layanan pada aplikasi Kartu Petani Berjaya dapat menjadi solusi bagi masalah-masalah yang dihadapi petani.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter
Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026
Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI
Sembelih Satwa Dilindungi Jenis Tapir, 4 Warga Mesuji Terancam Pidana 15 Tahun Penjara
Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?
Jelang Pembukaan Sekolah Rakyat, Wagub Jihan Pastikan Kesiapan Akademik dan Sosial Peserta Didik
Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV, Dorong Perempuan Peduli Kesehatan
Terkait Kemunculan Tapir di Kawasan Register 45, Begini Himbauan Camat Mesuji Timur

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:18 WIB

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya Melalui Pesenggiri Festival 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:56 WIB

Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:08 WIB

Sembelih Satwa Dilindungi Jenis Tapir, 4 Warga Mesuji Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:18 WIB

Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Rafflesia Investasi Indonesia Kelola Tol Bakter

Jumat, 3 Jul 2026 - 20:18 WIB

Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]

#indonesiaswasembada

Jumat Berkah, Satlantas Porles Mesuji Gelar Kegiatan TASI BERKAH PRESISI

Jumat, 3 Jul 2026 - 18:56 WIB

Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]

#indonesiaswasembada

Program Revitalisasi Rp1 Miliar SMKN 2 Kotabumi Bermasalah?

Jumat, 3 Jul 2026 - 12:18 WIB