GP Anshor Lampung Utara Gelar FGD, Cegah Radikalisme dan Intoleransi

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA-Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung Utara sukses menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pencegahan Penyebaran Paham Radikal dan Intoleran di Kabupaten Lampung Utara” yang digelar di Pondok Pesantren Daarul Khair, Lampung Utara (23/08/2025)

Acara ini menghadirkan narasumber utama Ken Setiawan, mantan Komandan NII Komandemen Wilayah 9 sekaligus pendiri NII Crisis Center yang selama ini aktif mendampingi dan melakukan rehabilitasi terhadap korban NII serta radikalisme.

Kegiatan berlangsung semarak dengan dihadiri berbagai elemen penting daerah, mulai dari tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Utara, kalangan akademisi, mahasiswa, hingga sekitar 150 peserta yang antusias mengikuti jalannya diskusi. Kehadiran lintas elemen ini menjadi bukti nyata adanya kepedulian bersama dalam upaya mencegah masuknya paham radikal yang dapat mengganggu kerukunan dan keamanan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Ken Setiawan menegaskan bahwa paham radikal kini tidak hanya menyasar generasi muda, tetapi juga kalangan dewasa bahkan orang tua dengan berbagai pendekatan yang dibungkus ajakan keagamaan.

Baca Juga:  Daniel Priyadinata Bantah Isu Bakal Maju Jadi Ketua DPC Demokrat Lampung Utara

“Radikalisme lahir dari pemahaman agama yang keliru. Kelompok ini kerap menyasar semua kalangan, baik tua maupun muda. Pencegahannya harus dilakukan sejak dini melalui literasi, keterbukaan, dan dialog antarumat beragama. Toleransi dan rasa kebangsaan adalah benteng utama melawan paham ini,” tegas Ken di hadapan peserta.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Lampung Utara, Hidrikal Mukrah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang hadir. Ia menegaskan bahwa Ansor akan terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menangkal radikalisme serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

“FGD ini kami selenggarakan bukan hanya sebagai ruang diskusi, tetapi juga sebagai gerakan moral untuk mencegah tumbuhnya benih-benih radikalisme dan intoleransi di Lampung Utara. Kami ingin memastikan generasi muda tumbuh dengan semangat cinta tanah air dan menjunjung tinggi kebhinekaan,” ujar Hidrikal.

Ia menambahkan bahwa forum ini diharapkan dapat melahirkan gagasan dan langkah nyata yang bisa ditindaklanjuti bersama oleh seluruh komponen masyarakat.

Baca Juga:  GMBI Lampura Apresiasi Kinerja Polres Lampung Utara

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi awal dari gerakan kolektif untuk memperkuat toleransi, merawat persaudaraan lintas agama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk ajakan yang dapat merusak persatuan bangsa,” tandasnya.

Diskusi yang berlangsung interaktif tersebut diwarnai dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta yang berasal dari kalangan tokoh agama, mahasiswa, dan masyarakat umum. Antusiasme peserta mencerminkan kepedulian yang tinggi terhadap isu kebangsaan serta komitmen untuk menjaga Lampung Utara tetap aman dan damai.

Melalui FGD ini, PC GP Ansor Lampung Utara menegaskan tekadnya untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat nasionalisme di kalangan generasi muda, serta membangun sinergi lintas sektor demi mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran. Dengan kolaborasi berbagai elemen, Lampung Utara diharapkan tetap menjadi daerah yang harmonis, toleran, dan kondusif bagi seluruh warganya.


Penulis : Boy Tanjung


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Lampung utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin
Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa
JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat
Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak
Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying
Baiknya Hubungan Tiongkok-AS Bagus Buat Perdagangan Global
Sultan Dorong Model Baru Pembangunan Daerah
Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Rabu, 30 September 2026 - 11:01 WIB

Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Selasa, 29 September 2026 - 23:08 WIB

JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 22:44 WIB

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak

Selasa, 29 September 2026 - 22:27 WIB

Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying

Berita Terbaru

Berita Utama

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:41 WIB

Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2023 ini menunjukkan beberapa staf dari sebuah perusahaan makanan di Zona Investasi Yuanhong di Provinsi Fujian, Tiongkok tenggara, memilah produk ikan segar yang akan diekspor ke Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:01 WIB

Foto Bersama Bupati Pesawaran dan Jajaran Pengurus JMSI Lampung [HPswr]

Berita Utama

JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:08 WIB

Berita Utama

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:44 WIB