Ganjar Pranowo Pamer Kopiah ‘Manuk Meghem’ dan Sarung Tapis

Kamis, 27 Januari 2022 | 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo Dibalut Pakaian Adat Lampung

Ganjar Pranowo Dibalut Pakaian Adat Lampung

Laporan: Agus/ Heri
SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tampil gagah dengan balutan pakaian adat nusantara, Kamis (27/1). Ganjar tampil dengan balutan pakaian adat Lampung, yang ternyata oleh-oleh dari Lampung saat ia melakukan kunjungan kerja ke daerah itu, beberapa hari lalu.

Pakaian adat Lampung yang dikenakan Ganjar cukup sederhana. Ia memakai baju dan celana hitam yang dilengakapi dengan kopiah khas Lampung serta sarung tapis. Kopiah yang dikenakan Ganjar memiliki tonjolan di bagian depan, yang dikenal dengan model Manuk Meghem berwarna emas. Sarung yang dipakai juga serasi, yakni sulaman tapis berwarna emas yang membuat Ganjar nampak gagah saat mengenakannya.

Pakaian adat Lampung itu dipakai Ganjar selama seharian melaksanakan kegiatannya sebagai gubernur. Salah satu agendanya adalah menemui Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. Ganjar sempat pamer kepada Mahyeldi tentang betapa indahnya pakaian adat Lampung dan pakaian adat nusantara lainnya. “Ini baju adat Lampung, jadi kopiahnya menarik karena ada tonjolannya di depan. Iya, ini oleh-oleh saya dari Lampung kemarin,” kata Ganjar.

Baca Juga:  UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Ganjar mengatakan, saat kunjungan kerja ke Lampung pada Jumat sampai Sabtu (20-21/1), Ganjar memang berburu sejumlah pakaian adat Lampung. Selain dapat dari Bupati Pesawaran, ia juga membeli banyak kopiah dari pedagang. Kopiahnya beraneka ragam, karena di Lampung kopiah khasnya memiliki banyak jenis dan model.

“Saya kemarin juga beli banyak kopiah, saya pakai dan ternyata banyak yang tertarik. Pak bagi kopiahnya dong, tahu gitu kemarin saya borong banyak. Nanti saya beli lagi yang banyak, saya minta kirim secara online. Kemarin saya juga dapat kopiah yang ada tanduknya, saya tanya ini tanduk banteng atau apa, ternyata tanduk tapir. Dan setiap kopiah ini ada filosofinya, jadi sangat menarik,”Jelasnya.

Baca Juga:  Studi: Konsumsi Buah Turunkan Depresi

Ganjar mengatakan memang gemar mengoleksi pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Di Jateng, setiap Kamis seluruh ASN diwajibkan memakai pakaian adat Jawa, sementara setiap Kamis pekan keempat diwajibkan memakai pakaian adat nusantara. “Dan pakaian adat dari Lampung ini kainnya bagus, tapisnya ini kelihatan mewah. Tentu ini menambah koleksi pakaian adat nusantara saya yang bisa saya pakai setiap Kamis pekan keempat,”pungkasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan
1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi
Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Jaga Harga Pangan
TNI Kerahkan Pesawat Udara Semai Lebih dari 10 Ton Bahan Untuk OMC Atasi Karhutla di Kalimantan
TKA SMA Dimulai, Mendikdasmen Ingatkan 3M Agar Siswa Siap

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:22 WIB

Pengunjuk rasa terlihat di Lille, Francis, pada 24 Oktober 2026. Sekitar 410.000 orang ikut serta dalam gelombang baru aksi unjuk rasa di seantero Prancis pada Sabtu (24/10), lapor saluran berita BFM TV, mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Okt 2026 - 19:16 WIB


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:05 WIB


Orang-orang mencari korban yang selamat di antara puing-puing rumah yang terkena serangan udara Arab Saudi di Provinsi Saada, Yaman, pada 18 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Senin, 26 Okt 2026 - 18:59 WIB