Gagal Tender 24 Proyek Senilai Rp27 Miliar, Plh Sekda Lampung Utara : Bupati Bisa Evaluasi Kinerja Kadis

Rabu, 7 Januari 2026 | 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Kasus gagal tender 24 paket proyek infrastruktur di Dinas SDABMBK Lampung Utara sepanjang Tahun Anggaran 2025 seolah membuka kembali persoalan lemahnya perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah.

Paket bernilai total Rp 27,155 miliar itu bukan hanya infrastruktur dasar yang dinantikan masyarakat, tetapi juga bagian dari janji politik Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis.

Alih-alih berjalan mulus, puluhan paket proyek jalan dan jembatan di bawah kewenangan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) justru gugur sebelum dikerjakan. Kegagalan serentak ini memicu kritik publik dan menempatkan kinerja dinas teknis tersebut dalam sorotan tajam.

Meski demikian, SDABMBK Lampung Utara menyatakan proyek-proyek itu hanya tertunda dan akan direalisasikan pada awal 2026.

Pernyataan tersebut langsung dikontraskan oleh sikap tegas pimpinan daerah. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Alamsyah, menegaskan proyek yang gagal pada 2025 harus direalisasikan pada awal 2026.

Baca Juga:  Budi Dharmawan Ketuai Pengprov ORADO Lampung

Ia mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan bagian komitmen politik kepala daerah yang harus dijalankan oleh perangkat daerah.

“Kita lihat nanti. Februari ini harus dibangun. Kalau tidak komit, masih molor, apalagi tidak digelar, maka Bupati akan mengevaluasi. Ini ranah kebijakan Bupati, dan beliau bisa marah kalau begini,” kata Alamsyah, Selasa, 05 Januari 2026.

Pernyataan itu dipandang sebagai peringatan langsung kepada SDABMBK Lampung Utara, mengingat seluruh tahapan perencanaan dan pelaksanaan proyek berada di bawah kendali dinas teknis tersebut.

Di sisi lain, sumber internal Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyebut peluang realisasi proyek gagal pada 2026 sangat tipis.

Menurut sumber tersebut, seluruh paket proyek yang batal bersumber dari APBD murni 2025. Namun dalam dokumen APBD 2026, paket-paket itu tidak kembali diusulkan.

“Kalau APBD murni dan tidak terlaksana, dananya bisa dialihkan ke program lain. Ini berbeda dengan DAK yang bisa menjadi silpa berlabel kegiatan. Jadi ini bukan silpa. Karena itu, peluangnya sangat kecil,” ujar sumber tersebut.

Baca Juga:  TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia

Artinya, tanpa keputusan politik khusus dari Bupati, proyek-proyek yang disebut tertunda itu secara administratif telah kehilangan dasar penganggaran.

Batalnya proyek berdampak langsung pada masyarakat. 24 paket proyek yang gugur mencakup pembangunan, peningkatan, dan pemeliharaan jalan serta jembatan di lebih dari 10 kecamatan di Lampung Utara.

Kepala Bidang Bina Marga SDABMBK Lampung Utara, Rio Alaska, sebelumnya mengakui kegagalan proyek dipicu sempitnya waktu pelaksanaan. Ia menyebut pengendalian proyek baru dimulai pada Oktober 2025, saat sebagian besar paket bahkan belum memasuki tahap lelang.


Penulis : Rudi alfian


Editor : Desty


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Jelang Ops Ketupat Krakatau 2026, Kasatlantas Polres Mesuji Cek Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan 
Gandeng Dinkes, BPN Mesuji Gelar Bakti Sosial Donor Darah 
Melihat 10 Besar Peneliti Produktif dan Berdampak UIN Raden Intan Lampung Versi SINTA
Komisi V DPR Desak Audit Kelaikan udara Pesawat ATR 42-500
Sri Meliyana Minta Evaluasi 32 Provinsi Gagal Capai Target Imunisasi
Komisi III Mencermati dugaan penyimpangan sengketa tanah yang libatkan aparat
M Khoizin Tekankan Pengawasan Tata Ruang Sebagai Kunci Mitigasi Bencana
TNI AU Bersama Basarnas Terus Lakukan Pencarian Pesawat ATR 42-500

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:57 WIB

Jelang Ops Ketupat Krakatau 2026, Kasatlantas Polres Mesuji Cek Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan 

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:55 WIB

Gandeng Dinkes, BPN Mesuji Gelar Bakti Sosial Donor Darah 

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:34 WIB

Melihat 10 Besar Peneliti Produktif dan Berdampak UIN Raden Intan Lampung Versi SINTA

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:19 WIB

Komisi V DPR Desak Audit Kelaikan udara Pesawat ATR 42-500

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:15 WIB

Sri Meliyana Minta Evaluasi 32 Provinsi Gagal Capai Target Imunisasi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gandeng Dinkes, BPN Mesuji Gelar Bakti Sosial Donor Darah 

Selasa, 20 Jan 2026 - 22:55 WIB

#indonesiaswasembada

Komisi V DPR Desak Audit Kelaikan udara Pesawat ATR 42-500

Selasa, 20 Jan 2026 - 11:19 WIB

#indonesiaswasembada

Sri Meliyana Minta Evaluasi 32 Provinsi Gagal Capai Target Imunisasi

Selasa, 20 Jan 2026 - 11:15 WIB