FST UIN RIL Gelar Workshop Perawatan Mikroskop Diikuti Sejumlah Instansi di Lampung

Kamis, 25 Juni 2026 | 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Raden Intan Lampung (RIL) bekerja sama dengan PT Fajar Mas Murni (FMM) menggelar Workshop Care & Maintenance Optical Microscope di lingkungan FST UIN RIL, Kamis (25/6/2026).

Workshop ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan perawatan mikroskop agar performa alat tetap optimal dan hasil pengamatan yang diperoleh akurat.

FST UIN RIL menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti akademisi, dosen, dan laboran dari berbagai perguruan tinggi serta institusi di Lampung, di antaranya UIN Raden Intan Lampung, Institut Teknologi Sumatera (Itera), Universitas Malahayati, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, Universitas Lampung (Unila), UPTD Balai Labkesda Provinsi Lampung, dan Universitas Aisyah Pringsewu.

Sementara itu, sesi kedua diikuti mahasiswa Program Studi Biologi FST UIN RIL. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah kompetensi mahasiswa yang nantinya dibuktikan melalui sertifikat sebagai bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Workshop dibuka oleh Dekan FST UIN RIL, Dr. Sovia Mas Ayu, M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan fokus pengembangan FST.

“Kalau orang bertanya apa yang membedakan dengan instansi lain yang memiliki Prodi Biologi dan sebagainya, memang kami fokusnya di halal. Karena itu kami ingin menjadi center of excellence untuk hal tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Mesuji Terapkan Manajemen Talenta ASN Untuk Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Ia menambahkan, pengembangan laboratorium terus mendapat dukungan dari pimpinan universitas melalui penyediaan berbagai peralatan laboratorium.

Menurutnya, peralatan laboratorium merupakan investasi yang bernilai tinggi sehingga perlu dirawat dengan baik agar dapat digunakan secara optimal dalam mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian.

Ia mengaku baru mengetahui bahwa berbagai peralatan laboratorium juga memerlukan proses kalibrasi secara berkala agar tetap berfungsi optimal. “Alat-alat laboratorium ini tidak murah. Kalau bisa membeli tetapi tidak bisa merawat, tentu sangat disayangkan. Saya juga baru mengetahui bahwa alat-alat laboratorium ini perlu dikalibrasi secara berkala,” katanya.

Karena itu, pihaknya menyambut baik pelaksanaan workshop yang dinilai tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan dunia industri maupun berbagai institusi yang terkait.

Pada kesempatan tersebut, Sovia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan PT Fajar Mas Murni yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa FST yang baru berusia sekitar satu tahun terus berupaya meningkatkan fasilitas dan kompetensi sumber daya manusia. Bahkan, pihak fakultas berencana membuka sejumlah prodi pada tahun mendatang, di antaranya Sains Olahraga, Teknik Lingkungan, Teknik Robotika, serta Robotika dan Kecerdasan Buatan.

Sementara itu, Sales Engineer PT Fajar Mas Murni, Andri Adhianto, S.T., menjelaskan bahwa workshop tersebut merupakan sarana berbagi pengalaman dan informasi terkait pemeliharaan mikroskop.

Baca Juga:  Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

“Tujuan workshop hari ini adalah saling berbagi informasi. Kami ingin berbagi pengalaman agar teman-teman di laboratorium dapat lebih memahami bagaimana menjaga investasi alat yang sudah dimiliki melalui proses perawatan yang tepat,” katanya.

Menurut Andri, kegiatan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan peserta dalam bidang perawatan dan pemeliharaan mikroskop sehingga usia pakai alat dapat lebih panjang dan kinerjanya tetap optimal.

Materi teknis mengenai tata cara perawatan mikroskop yang baik disampaikan oleh Ayung Fahroji, S.Si., yang memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah pemeliharaan alat agar tetap berfungsi sesuai standar.

PT Fajar Mas Murni (FMM) merupakan perusahaan nasional yang berdiri sejak 1973 dan berkembang menjadi distributor eksklusif berbagai produsen terkemuka nasional maupun internasional di Indonesia. Perusahaan ini bergerak dalam penyediaan peralatan dan material untuk mendukung berbagai sektor pembangunan, serta berkomitmen pada standar kualitas, keselamatan kerja, kesehatan, dan perlindungan lingkungan.

Ke depan, kedua pihak berencana menindaklanjuti kerja sama melalui penandatanganan perjanjian kerja sama guna mendukung pengembangan laboratorium dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi. ()


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Lampung Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Dihadapan Peserta Sespimti Polri
Hari Santri, PGNI Lampung Undang Eks Tokoh NII Mengaji
Lampung Dorong Keterwakilan Perempuan dalam Politik
ITERA [Wajib] Hadirkan Inovasi dan Perkuat Hilirisasi
Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0
Tingkatkan SDM ASN, Disdik Way Kanan Gelar Diklat
Kiki, Gebyar PAUD Ajang Anak Usia Dini Unjuk Kebolehan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Gubernur Lampung Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Dihadapan Peserta Sespimti Polri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Hari Santri, PGNI Lampung Undang Eks Tokoh NII Mengaji

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Lampung Dorong Keterwakilan Perempuan dalam Politik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:01 WIB

ITERA [Wajib] Hadirkan Inovasi dan Perkuat Hilirisasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB