Fraksi PKS: Tahun 2022 jadi Tahun SDA Indonesia Sangga Keuangan Negara

Kamis, 24 Agustus 2023 | 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo 

JAKARTA – Pandangan Fraksi PKS atas pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2022 yang dibacakan oleh Anggota DPR RI Netty Prasetiyani menyatakan bahwa tahun lalu menjadi tahun di mana kekayaan sumber daya alam Indonesia mampu menjadi penyangga keuangan negara. Sebab, ledakan komoditas mineral dan batu bara mampu memberikan suntikan bagi penerimaan.

Hal itu disampaikan, menyikapi keterangan Pemerintah Mengenai RUU tentang pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2022 yang telah disampaikan pemerintah kepada DPR pada Rapat Paripurna DPR RI, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera memberikan sejumlah catatan.

“Batu bara misalnya, pada tahun lalu sumber daya ini berada pada titik harga tertinggi! sepanjang sejarahnya. Satu sisi, kondisi Ini mampu memberikan dampak pada perbaikan kinerja penerimaan negara. Dapat dilihat bagaimana penerimaan perpajakan di sektor pertambangan meningkat signifikan,” ujar Netty dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-3 Masa Persidangan I Tahun 2023-2024 di Senayan, Jakarta, kamis (24/8/2023).

Kemudian, Fraksi PKS mewanti wanti bahwa ledakan komoditas di samping dapat melahirkan peluang, juga bisa menjadi penyakit tidur yang melenakan. Sebab hal tersebut seperti pedang bermata dua, di sisi lainnya ledakan komoditas dapat menjadi disinsentif bagi proses industrialisasi. Maka dari itu dirinya mengingatkan agar nisbah ekonomi yang besar ini menyimpan kerentanan jangka panjang.

Baca Juga:  BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Pada saat ini, eksploitasi komoditas mentah menjanjikan keuntungan ekonomi singkat dibandingkan berinvestasi membangun industri. Sebaliknya, industri mendapatkan tekanan karena harus merogoh pengeluaran bahan baku yang energi semakin mahal. Pada jangka panjang, kondisi ini pun justru memberikan kerentanan karena faktor volatilitas harga.” Lanjut politisi yang juga Anggota Komisi IX DPR RI tersebut.

Adapun selanjutnya ia mengungkapkan bahwa Fraksi PKS berpandangan, fiskal mempunyai peranan yang sangat penting. Menurutnya, penerimaan negara yang kuat akan menawarkan banyak ruang bagi alokasi belanja untuk pembangunan. Namun, selain sumber penerimaan yang tidak berkelanjutan, fiskal juga nyatanya dibebani oleh pengeluaran ambisius. Kondisi Ini tentu semakin menekan kemampuan pemerintah untuk mengalokasikan belanja yang lebih berkualitas.

“Sebut saja proyek-proyek ambisius seperti IKN dan Kereta Cepat. Proyek yang awalnya direncanakan tidak menggunakan anggaran negara sepeserpun, nyatanya kini harus membebani APBN. Triliunan rupiah harus mengalir untuk membiayai proyek ini, Fraksi PKS melihat bahwa penerimaan yang tidak berkelanjutan dan ambisi proyek mercusuar adalah dua persoalan utama. Turunannya adalah tumpukan utang dan alokasi belanja yang berkualitas kian terbatas,” jelasnya.

Baca Juga:  Ekonomi Konser Subur, Bisnis Sewa Ponsel Laris Manis

Selain itu, Fraksi PKS menilai bahwa kinerja Pemerintah dalam pelaksanaan APBN Tahun 2022 masih kurang memuaskan, sehingga berdampak tidak optimalnya upaya meningkatkan dan menjaga kesejahteraan rakyat.

“Selain itu terkait dengan kualitas akuntabilitas keuangan Negara, Fraksi PKS juga mendesak Pemerintah untuk meningkatkan kualitas penyajian laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang sebelumnya selama empat tahun berturut-turut mendapatkan Opini WTP menjadi WDP atas Laporan Keuangan tahun 2022, Kemudian, BPK RI juga menemukan 16 (enam belas) permasalahan terkait kelemahan pengendalian internal dan ketidakpatuhan terhadap ketentuan Perundang Undangan yang pada tahun sebelumnya terdapat 27 (dua puluh tujuh) permasalahan. Hal ini tentu peru untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah,” ungkap Netty.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya
Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48
Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini
Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI
Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global
Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:13 WIB

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 September 2026 - 09:48 WIB

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 September 2026 - 07:38 WIB

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 September 2026 - 06:11 WIB

Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global

Berita Terbaru

Berita Utama

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 Sep 2026 - 11:13 WIB


Foto yang diabadikan pada 21 September 2026 ini menunjukkan National Exhibition and Convention Center (Shanghai), tempat penyelenggaraan ajang WorldSkills Competition ke-48, di Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 Sep 2026 - 09:48 WIB


Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 25 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 Sep 2026 - 09:41 WIB

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI)

#indonesiaswasembada

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:38 WIB