Laporan: Anis
BANDUNG – Dewan Eksekutif Wilayah Rampai Nusantara Provinsi Jawa Barat mendeklarasikan terbentuknya Organisasi Rampai Nusantara yang berlokasi di Above and Beyond Pasirkaliki Bandung Jawa Barat, Minggu (5/6).
Hadir dalam kegiatan deklarasi dan pelantikan Ketua Umum Dewan Eksekutif Nasional Rampai Nusantara Mardiansyah berserta Sekjen dan Jajaran Pengurus Dewan Eksekutif Nasional Rampai Nusantara.
Dalam deklarasi yang di bacakan oleh Ketua Dewan Eksekutif Wilayah Rampai Nusantara Jawa Barat Firman Mulyadi mereka menyatakan secara resmi terbentuknya organisasi rampai Nusantara di tanah Pasundan.
“Dengan Rahmat dan Karunia Tuhan Yang Maha Esa dan disertai oleh semangat kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka kami bagian dari warga masyarakat Provinsi Jawa Barat dengan penuh kesadaran dan kehormatan siap mendeklarasikan ;
1. Membentuk organisasi Rampai Nusantara di Provinsi Jawa Barat.
2. Menjalankan fungsi dan Tugas Organisasi Rampai Nusantara sesuai dengan peraturan organisasi Rampai Nusantara.
3. Menjaga kehormatan dan nama baik organisasi, serta membangun soliditas di tubuh Rampai Nusantara.
4. Melakukan pengembangan dan konsolidasi organisasi di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat,” ungkap Firman Mulyadi di ikuti oleh seluruh jajaran pengurus rampai Nusantara Jawa Barat.
Dalam Sambutan pasca dilantik dan di kukuhkan Firman Mulyadi mengajak seluruh pengurus Rampai Nusantara Jawa Barat untuk Bersatu dan Berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.
“Rampai Nusantara Jawa Barat ini terdiri dari berbagai latar belakang dan profesi, tetapi kita diikat oleh semangat yang sama untuk berbuat yang terbaik bagi Bangsa dan Negara,” Pungkasnya.
Selain itu Ketua Dewan Eksekutif Wilayah Jawa Barat menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Dirinya beserta Jajaran akan melakukan silaturahmi dan Audiensi kepada Forkompinda Provinsi Jawa Barat.
“Agenda Terdekat kita silaturahmi dan Audiensi dengan forkompinda untuk menyampaikan program kerja dan langkah-langkah strategis Rampai Nusantara Jawa Barat” Ungkap Firman Mulyadi. ##





![Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0048-225x129.jpg)
![Team Tekab 308, Polres Mesuji, Polda Lampung, bergerak cepat memburu para pelaku pembunuhan satwa dilindungi Tapir yang videonya viral di jagat maya, Kabupaten Mesuji.[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0041-225x129.jpg)
![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-225x129.jpeg)

![Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga dalam pelaksanaan Gerakan Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-54.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260702-WA01461-225x129.jpg)

![Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0048-129x85.jpg)
![Team Tekab 308, Polres Mesuji, Polda Lampung, bergerak cepat memburu para pelaku pembunuhan satwa dilindungi Tapir yang videonya viral di jagat maya, Kabupaten Mesuji.[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0041-129x85.jpg)
![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-129x85.jpeg)



