Fenomena Silaturahmi Lewat Pesan Digital di Hari Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 | 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Pemandangan Hari Raya Idul Fitri kini tak lagi hanya didominasi oleh antrean warga yang bersalam-salaman di gang-gang rumah, melainkan juga oleh riuhnya notifikasi di layar ponsel.

Fenomena pengiriman pesan ucapan selamat Lebaran secara masif atau broadcast kini menjadi cara utama masyarakat untuk saling bermaafan tanpa harus bertatap muka langsung.

Sejak pagi hari setelah salat Id, lalu lintas data di berbagai aplikasi pesan instan mengalami lonjakan tajam. Ribuan pesan berisi permohonan maaf lahir dan batin, yang sering kali dilengkapi dengan stiker atau kartu ucapan digital, berpindah dari satu layar ke layar lainnya dalam hitungan detik.

Bagi sebagian masyarakat, metode ini dianggap sebagai solusi paling praktis, terutama bagi mereka yang terpisah jarak geografis atau memiliki keterbatasan waktu.

Baca Juga:  Firdaus Pimpin JMSI Sumsel

“Kalau dulu kita harus datang langsung, walau jauh pasti dipaksakan harus sampai rumah sodara, tapi sekarang dengan satu pesan gambar atau tulisan, semua teman di kontak HP bisa dikirim ucapan selamat lebaran,” ujar Yuni, salah seorang warga Lampung Utara, Minggu, 22 Maret 2026.

Namun, tren ini juga memicu diskusi mengenai kedalaman makna silaturahmi. Banyak yang menilai pesan broadcast yang seragam cenderung terasa impersonal dan sekadar formalitas. Tradisi berjabat tangan yang penuh kehangatan kini berganti dengan ketukan jempol di atas kaca ponsel.

Di sisi lain, meski interaksi fisik (tatap muka) berkurang, teknologi setidaknya menjaga tali silaturahmi tetap tersambung di tengah kesibukan dan keterbatasan seseorang.

Baca Juga:  HUT PMII, Lampura Bertabur Sholawat

Meski demikian, banyak pihak tetap menyarankan agar pesan digital diikuti dengan interaksi yang lebih personal, seperti panggilan video (video call) atau setidaknya menyisipkan nama penerima dalam pesan agar esensi maaf-memaafkan tetap terasa tulus.

Kini, tantangan terbesar dalam merayakan Idul Fitri bukan lagi soal jarak, melainkan bagaimana menjaga keikhlasan hati tetap tersampaikan meski hanya melalui perantara sinyal dan data.

Taqabbalallahu minna wa minkum..

Wa taqabbal yaa kariim..

Mohon maaf lahir dan batin.


Penulis : Rudi alfian


Editor : Desty


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BPN Mesuji Lakukan Verval Lapangan dan FGD Calon Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”
Wapres RI Kunjungi RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo
Kunjungi Sekolah Rakyat, Wapres Minta Kualitasnya Ditingkatkan
Wapres Puji Gubernur Lampung soal Pendidikan Vokasi
Prabowo-Gibran Ingin Pesisir Jadi Kawasan Modern Produktif
Main Hp Saat Bermotor, “Brak” Nurlinawati Hutasuhut pun Berpulang
BPN Mesuji Tinjau Lokasi PT Jinye Wood Industry Bersama Tim Pertimbangan Teknis Pertanahan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:25 WIB

BPN Mesuji Lakukan Verval Lapangan dan FGD Calon Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:51 WIB

Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:31 WIB

Wapres RI Kunjungi RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:14 WIB

Kunjungi Sekolah Rakyat, Wapres Minta Kualitasnya Ditingkatkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:06 WIB

Wapres Puji Gubernur Lampung soal Pendidikan Vokasi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:51 WIB

#indonesiaswasembada

Wapres RI Kunjungi RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:31 WIB

#indonesiaswasembada

Kunjungi Sekolah Rakyat, Wapres Minta Kualitasnya Ditingkatkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:14 WIB

#indonesiaswasembada

Wapres Puji Gubernur Lampung soal Pendidikan Vokasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:06 WIB