Fakta-Fakta Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis
JAWA TIMUR-Tragedi Kanjuruhan yang terjadi tak dapat dielakkan. Pertandingan Persebaya vs Arema Malang-lanjutan Liga 1 PSSI memakan korban. Angka tewas akibat tragedi ini terus bertambah.

Hingga subuh masih tersiar 127 korban meninggal. Dua jam kemudian angka meninggal menjadi 129 versi Kadiskes Malang. Baru diterima redaksi dari berbagai sumber, angka tewas sudah mencapai angka 137-dari media soccer setempat.

Dari fakta diatas, fakta yang masih perlu di dalami adalah; Pertama: kapasitas jumlah penonton yang di sepakati 25 ribu, fakta nya penonton pertandingan tersebut berjumlah 42-45 ribu penonton.

Baca Juga:  Kedapatan Memiliki Sabu, Pria Asal Jawa Tengah Ditangkap Sat Res Narkoba Polres Mesuji

Kedua; adanya penembakan/penyemprotan gas air mata saat terjadi kerumunan massa yang turun dan masuk ke lapangan.

Ketiga: pertandingan hanya di tonton oleh suporter Arema Malang. Suporter Persebaya tidak diperkenankan untuk masuk. Dan suporter Persebaya tersebar di luar stadion Kanjuruhan.

Keempat: dua personil Polri ikut menjadi korban meninggal. 34 Meninggal di lapangan, lainnya meninggal di rumah sakit. Belasan kendaraan pribadi dan Polisi ikut dibakar.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Keamanan, Polsek Simpang Pematang Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas Bersama Seluruh Elemen Masyarakat

Kelima: 180 orang masih dalam perawatan medis yang tersebar di 3 rumah sakit besar dan beberapa rumah layanan kesehatan.

Keenam: tak ad kerusuhan antar suporter. Melainkan suporter Arema kecewa atas hasil pertandingan yang diperoleh setelah Arema dikalahkan Persebaya.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut
Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan
LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal untuk Dosen Pemula dan Tendik
Rapat Kerja 2026, Rektor UIN RIL Ajak Sivitas Bangun Ritme Bersama Wujudkan Visi Kampus
Manfaatkan Fasilitas, Raker UIN RIL 2026 Dorong Kemandirian Kampus
Dari Waste to Energy hingga Wakaf Produktif, Rektor UIN RIL Sampaikan Rekomendasi Program Strategis Kemenag
Gubernur Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur
Sempat Jadi Polemik, WNA Bangladesh Sudah Ditangani dan Segera Dideportasi

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:39 WIB

KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut

Sabtu, 18 April 2026 - 11:37 WIB

Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:50 WIB

LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal untuk Dosen Pemula dan Tendik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:41 WIB

Rapat Kerja 2026, Rektor UIN RIL Ajak Sivitas Bangun Ritme Bersama Wujudkan Visi Kampus

Sabtu, 18 April 2026 - 10:37 WIB

Manfaatkan Fasilitas, Raker UIN RIL 2026 Dorong Kemandirian Kampus

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:39 WIB

#indonesiaswasembada

Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:37 WIB

#indonesiaswasembada

Manfaatkan Fasilitas, Raker UIN RIL 2026 Dorong Kemandirian Kampus

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:37 WIB