Eits, Bantuan Beasiswa PIP Transparannya

Minggu, 23 Februari 2025 | 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Langkah transparansi dalam penyaluran bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) harus terus ditingkatkan demi mewujudkan kemudahan akses layanan pendidikan kepada setiap anak bangsa.

“Penyaluran beasiswa PIP harus benar-benar mengedepankan transparansi dalam pelaksanaannya, sehingga masyarakat mendapat manfaat yang maksimal dari bantuan tersebut,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/2).

Pekan lalu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti, menegaskan agar proses penyaluran dana bantuan PIP mengedepankan transparansi agar tepat sasaran, menyusul dugaan terjadinya pemotongan bantuan PIP di sejumlah daerah.

Pihak-pihak terkait dalam proses penyaluran bantuan beasiswa itu juga diminta menginformasikan bahwa penerima beasiswa PIP merupakan siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan sudah memperoleh SK penetapan penerima PIP.

Baca Juga:  Ketua MPR RI A Muzani: Pentingnya Rawat Persaudaraan

Selain itu, pihak sekolah diminta memfasilitasi proses aktivasi rekening penerima, karena bila tidak teraktivasi sampai batas waktu tertentu, uang akan dikembalikan ke kas negara.

Catatan Kemendikdasmen pada tahun ini beasiswa PIP akan disalurkan kepada 18,59 juta siswa jenjang sekolah dasar hingga menengah.

Menurut Lestari, upaya untuk mewujudkan sistem penyaluran beasiswa yang lebih mudah dan mengedepankan transparansi harus terus didorong.

Diakui Rerie, sapaan akrab Lestari mengedepankan transparansi dalam penyaluran beasiswa PIP merupakan langkah strategis yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program tersebut.

Rerie mendorong agar pihak-pihak terkait memiliki pemahaman yang sama terkait aturan yang berlaku dalam proses penyaluran PIP tersebut.

Baca Juga:  IMIP Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu menambahkan, peran aktif pihak sekolah dalam menerapkan transparansi penyaluran PIP juga merupakan bagian penting, sehingga penerima bantuan mendapatkan haknya sesuai aturan yang berlaku.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat memiliki semangat yang sama untuk mewujudkan transparansi dalam setiap penyaluran PIP kepada setiap anak bangsa yang membutuhkannya.(*)


Penulis : Heri S


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta, MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Qatar Bantah Klaim Penahanan Pilot Iran
Arak-Arakan Cheng Ho Digelar di Semarang
Skrining HIV di Lampung Harus Lebih Masif
PJ91 Lakukan Plogging, Jumhur : Bagian dari Tobat Ekologi
Hercules, dan KRI Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT
1.267 Personel TNI Tangani Dampak Gempa di Flores
Bundokanduang Lampung Gelar Lomba Paduan Suara dan Menu Makan Bajamba
Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Jadi 287 Orang

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Qatar Bantah Klaim Penahanan Pilot Iran

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Arak-Arakan Cheng Ho Digelar di Semarang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Skrining HIV di Lampung Harus Lebih Masif

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:20 WIB

PJ91 Lakukan Plogging, Jumhur : Bagian dari Tobat Ekologi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Hercules, dan KRI Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Qatar Bantah Klaim Penahanan Pilot Iran

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:29 WIB

ARak-Arakan Cheng Ho

#indonesiaswasembada

Arak-Arakan Cheng Ho Digelar di Semarang

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:18 WIB

#indonesiaswasembada

Skrining HIV di Lampung Harus Lebih Masif

Minggu, 16 Agu 2026 - 11:48 WIB

#indonesiaswasembada

PJ91 Lakukan Plogging, Jumhur : Bagian dari Tobat Ekologi

Minggu, 16 Agu 2026 - 08:20 WIB

#indonesiaswasembada

Hercules, dan KRI Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Minggu, 16 Agu 2026 - 05:56 WIB