Dua Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Terpilih Menjadi Peserta Boothcamp Nasional KPK RI

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG — Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terpilih menjadi peserta Boothcamp Antikorupsi Nasional: Sinergi Integritas Muda Indonesia (SINTESIS) tahun 2025 yang diselenggarakan dan dibiayai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI).

Berdasarkan surat nomor B/5278/DKM.01.03/80-84/08/2025 yang dikeluarkan oleh KPI RI, Ahmad Rozali, mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI) semester 7 dan Tri Meilan Purwati, mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester 7, menjadi bagian dari 51 peserta terbaik yang telah diseleksi dari 2.227 pendaftar dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari mulai dari 8 September 2025 hingga 12 September 2025 di Pondok Rasamala, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dengan tujuan kegiatan untuk mengedukasi dan memberdayakan pemuda dari berbagai daerah di Indonesia untuk berperan serta dalam memberantas korupsi.

Sebelum terpilih, dua mahasiswa ini melalui beberapa tahapan pendaftaran. Mulai dari registrasi pendaftaran administrasi terkait identitas diri, latar belakang pendidikan, wawasan anti korupsi, dan juga pengalaman individu.

Baca Juga:  Tapis Karnaval Dimeriahkan Defile Pasukan Berkuda

Setelah lolos tahap pertama, peserta masuk ke tahap wawancara. Di mana mereka diminta menjelaskan lebih jauh tentang diri mereka, Curriculum Vitae (CV) terbaru, menggali pengalaman lapangan pencegahan tindak pidana korupsi (tipikor), dan rencana komitmen pasca kegiatan.

“Motivasi saya untuk mengikuti kegiatan tentunya untuk menjadi ‘berdampak’ dan dalam hal ini fokus kepada tipikor, karena saya melihat masih banyak praktik-praktik tipikor yang terjadi, sehingga saya ingin belajar lebih jauh tentang bagaimana pencegahan dan tindakan yang harus dilakukan,” jelas Tri Meilan.

Sama halnya dengan Ahmad Rozali, ia termotivasi oleh ambisinya yang ingin terus belajar dan mengembangkan diri untuk memperdalam pemahaman isu-isu korupsi di Indonesia.

“Rencana saya pasca kegiatan, saya ingin membangun organisasi yang melibatkan Karang Taruna di tempat saya tinggal untuk membahas tentang pentingnya Integritas dan pencegahan korupsi bagi generasi kini dan masa mendatang. Hal ini juga sudah dikomunikasikan dengan baik bersama aparatur tempat tinggal saya,” jelas rencana Ahmad Rozali.

Baca Juga:  Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung

Ahmad Rozali juga sempat meraih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang juga diselenggarakan oleh KPK RI secara daring yang dilaksanakan di bulan Agustus — September tahun 2024 dan mendapatkan Apresiasi Fully Funded dari KPK RI untuk turut menghadiri dan menerima penghargaan di hari Hakordia, di Gedung Merah Putih, KPK RI.

Kemudian, Tri Meilan juga turut berharap kegiatan ini akan memperluas wawasan anti korupsi. Ia juga berencana untuk membagikan ilmu yang ia dapatkan ke orang disekitarnya dengan penguatan kegiatan edukasi, advokasi, serta kolaborasi yang menjadi strategi utamanya. Karena ia percaya, sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir
Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”
Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK
Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik
DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
Peduli Dampak Kemarau Panjang, Polres Way Kanan Bantu Air Bersih kepada Warga
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan APBD 2026, Anggaran Didorong Lebih Berdampak ke Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:05 WIB

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WIB

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 September 2026 - 20:19 WIB

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 September 2026 - 20:13 WIB

Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:00 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi Makam 4000 Tahun

#indonesiaswasembada

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:05 WIB

#indonesiaswasembada

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:14 WIB

#indonesiaswasembada

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:19 WIB