BOGOR – Sejumlah Anggota Komisi IV DPR RI mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam setiap kebijakan pemanfaatan kawasan hutan dan alih fungsi lahan. Dalam pembahasan Panitia Kerja (Panja) Alih Fungsi Lahan di Jawa Barat, para legislator menekankan bahwa kebutuhan pembangunan dan peningkatan produktivitas lahan tidak boleh mengorbankan fungsi ekologis hutan yang berperan penting sebagai penyangga lingkungan.
Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendapat informasi mengenai rencana alih fungsi lahan dalam skala besar di Pulau Jawa. Karena itu, ia meminta pemerintah memberikan penjelasan yang jelas agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kelestarian lingkungan di masa depan.
“Saya dengar-dengar akan ada alih fungsi lahan seluas 1,1 juta hektare di area hutan di Jawa. Nah, kebenarannya seperti apa, ini yang kita ingin tahu. Karena kita ingin hutan ini tetap aman, hutan ini tetap utuh, jangan sampai kemudian ada bencana di sana-sini, ya kita yang salah,” ujar Sadarestuwati dalam Kunjungan Kerja Panja Alih Fungsi Lahan Komisi IV di Bogor, Jawa Barat, Rabu, (24/6/2026).
Menurut Sadarestuwati, upaya optimalisasi lahan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan produktivitas memang perlu mendapatkan support. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan alih fungsi lahan tidak dilakukan secara terus-menerus tanpa mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan keberlanjutan kawasan hutan.[]
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : DPR RI


![ALIH FUngsi sawah-hutan menjadi pemukiman mengancam hidup orang banyak. DPR minta pemerintah jangan serampangan soal alih fungsi lahan. [Net/ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Hutan-digasak.jpg)

![Kepala Kapolres Mesuji melaksanakan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh titik pengamanan dan jalur yang akan dilalui rombongan, kamis (25/06/26) [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-09.09.02-225x129.jpeg)
![ALIH FUngsi sawah-hutan menjadi pemukiman mengancam hidup orang banyak. DPR minta pemerintah jangan serampangan soal alih fungsi lahan. [Net/ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Hutan-digasak-225x129.jpg)
![PELANTIKAN Jaringan Media SIber Indonesia (JMSI) Riau Perioide 2025-2030. Dheni Kurnia kembali pimpin JMSI Riau untuk periode kali kedua. [JMSI/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/jmsi-riau-225x129.jpg)


![TUTUPAN Hutan di Jawa Barat jadi ancaman banyak wilayah, Pun tak luput Jakarta, karena tutupan hutan di Bogor dan sekitarnya kurang dari 20% [Net/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Jakarta-Nasibmu-225x129.jpg)
![Kepala Kapolres Mesuji melaksanakan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh titik pengamanan dan jalur yang akan dilalui rombongan, kamis (25/06/26) [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-09.09.02-129x85.jpeg)
![ALIH FUngsi sawah-hutan menjadi pemukiman mengancam hidup orang banyak. DPR minta pemerintah jangan serampangan soal alih fungsi lahan. [Net/ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Hutan-digasak-129x85.jpg)
![PELANTIKAN Jaringan Media SIber Indonesia (JMSI) Riau Perioide 2025-2030. Dheni Kurnia kembali pimpin JMSI Riau untuk periode kali kedua. [JMSI/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/jmsi-riau-129x85.jpg)




