DPR Minta Pemerintah Investigasi Wabah PMK

Jumat, 17 Juni 2022 | 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo

JAKARTA – Anggoota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Harun meminta pemerintah menginvestigasi secara menyeluruh dan komprehensif terkait munculnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Langkah itu menurut dia perlu dilakukan karena Indonesia sebenarnya sudah dinyatakan bebas PMK sejak 1986 namun tiba-tiba muncul kembali pada tahun 2022 ini.

“Memang penting bagaimana pemerintah menginvestigasi secara menyeluruh karena kerugian yang ditimbulkan dari wabah ini tidak kecil,” kata Nabil Harun dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk “Jelang Idul Adha 1443 H, Amankah Hewan Korban Di Tengah PMK?” di Media Center, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/6)..

Baca Juga:  Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka

Dijelaskan, berdasarkan data Kementerian Pertanian, kerugian peternak akibat wabah PMK mencapai Rp9,9 triliun karena mengganggu produktivitas dan menyebabkan banyak hewan ternak yang mati.

Menurut dia, investigasi terkait munculkan wabah PMK terebut merupakan syarat mutlak yang harus dilakukan pemerintah jangan sampai kejadian tersebut terulang kembali,

“Kalau saya ingin meminjam logika virus di komputer, itu memang sengaja diciptakan supaya anti virusnya laku. Apakah ini juga terjadi di dunia peternakan,” ujarnya.

Menurut dia, meskipun PMK tidak menular ke manusia namun semua pihak tidak boleh “jumawa” agar hal-hal buruk tidak terjadi sehingga kerja sama semua pemangku kepentingan perlu dilakukan untuk menyelesaikan wabah tersebut.

Baca Juga:  Iran: Tak ada Negosiasi dengan AS, Kecuali...

Nabil juga menghimbau masyarakat khususnya menjelang Idul Adha, pemotongan hewan kurban bisa dilakukan di tempat-tempat yang relatif aman misalnya di rumah pemotongan hewan (RPH).

“Memang rasanya kurang afdol kalau misalnya ada hewan kurban kemudian tidak dipotong di masjid atau di musholla, memang ada perasaan tidak puas. Namun ketika musim wabah seperti ini, ya mencegah itu lebih baik,” katanya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga dan Tambah 10.000 Personel ke Timur Tengah
Material Besi Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Revitalisasi SDN 3 Subik Disorot
Masyarakat Lampung Diminta Rawat Persatuan
Prof Sudarman: Film Ageman Simbol Kedamaian
Kemenko IPK Atensi Pemanfaatan Disposal Oleh Pemkab Mesuji
Flydubai Mendarat Darurat, Dua Pilot Terlibat Insiden
Lampung Fokus Deteksi Dini pada Penyakit Kanker
Marindo: Nilai Pancasila Harus Jadi Landasan Pembangunan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:57 WIB

AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga dan Tambah 10.000 Personel ke Timur Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Material Besi Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Revitalisasi SDN 3 Subik Disorot

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Masyarakat Lampung Diminta Rawat Persatuan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Prof Sudarman: Film Ageman Simbol Kedamaian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Kemenko IPK Atensi Pemanfaatan Disposal Oleh Pemkab Mesuji

Berita Terbaru

Berita Utama

Masyarakat Lampung Diminta Rawat Persatuan

Jumat, 2 Okt 2026 - 09:21 WIB

Berita Utama

Prof Sudarman: Film Ageman Simbol Kedamaian

Jumat, 2 Okt 2026 - 07:53 WIB

Berita Utama

Kemenko IPK Atensi Pemanfaatan Disposal Oleh Pemkab Mesuji

Jumat, 2 Okt 2026 - 06:39 WIB