Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman berharap Hakim Konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pemohon tentang Undang-Undang (UU) No 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Menurutnya gugatan pemohon ditolak karena undang-undang itu manifestasi dari konsep berpikir terkait reformasi 1998.
“Dimana dalam reformasi 1998 itu ada tiga hal, pertama penataan lembaga negara, kedua penataan perundang-undangan dan ketiga penataan produk lembaga Negara. Ketiga hal tersebut mempersepsikan MPR tidak lagi menjadi lembaga tertinggi Negara, sehingga kewenangannya mengeluarkan TAP MPR juga harus relevan, tidak lagi,” ujar Habiburokhman usai sidang MK yang dihadirinya secara daring, Selasa (15/8/2023).
Dalam keterangannya di sidang MK tersebut, Habiburokhman menjelaskan bahwa beberapa alasan yang mendasar pihaknya (DPR RI) meminta Majelis Hakim Konstitusi dalam sidang tersebut menolak gugatan pemohon. Diantaranya adalah berdasarkan kronologis pembahasan mengenai TAP MPR dari kutipan risalah beberapa rapat pembahasan Rancangan UU 12/2011, disimpulkan bahwa telah tercapai kesepakatan antara DPR RI dengan Pemerintah untuk menempatkan TAP MPR ke dalam hierarki peraturan perundang-undangan.
Dimana penjelasan TAP MPR dimaksud adalah TAP MPRS dan TAP MPR yang masih berlaku sebagaimana dimaksud Pasal 2 dan Pasal 4 TAP MPR Nomor I/MPR/2003. Bahwa TAP MPR yang dapat dibentuk setelah TAP MPR Nomor I/MPR/2003 adalah TAP MPR yang bersifat beschikking (keputusan) atau ketetapan saja.
“Dalam Pasal 1 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 setelah amandemen, menyatakan ‘Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar’. Supremasi konstitusi, perubahan kedudukan MPR, serta munculnya lembaga negara lain sebagai pelaku kedaulatan rakyat, menunjukkan bahwa ide dasar penataan struktur negara dalam UUD NRI Tahun 1945 dilandaskan pada konsep hubungan “checks and balances”. Untuk menguatkan konsep checks and balances, serta utamanya demi menjamin supremasi konstitusi, maka dimunculkan lembaga pengadilan konstitusional yaitu MK,” ujar Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini.
Selain itu juga, berdasarkan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3), disebutkan bahwa MPR merupakan “lembaga permusyawaratan rakyat yang berkedudukan sebagai lembaga negara”, sehingga berdasarkan pasal tersebut MPR tidak dapat lagi disebut sebagai lembaga tertinggi negara yang kedudukannya lebih tinggi dari lembaga negara lainnya.
“Dalam kalimat lain, MPR mempunyai kedudukan yang sederajat dengan lembaga negara lainnya. Perubahan paradigma kelembagaan MPR ini turut mempengaruhi kewenangan MPR mengeluarkan ketetapan MPR karena MPR tidak dapat lagi mengeluarkan ketetapan MPR yang mengatur berbagai hal seperti di masa lalu,” pungkasnya.(*)




![Pemerintah Kabupaten Lampung Utara secara resmi menutup Football Festival Bupati Cup Tahun 2026 kategori usia 13, 16 dan 17 tahun di Lapangan Sepak Bola Kimal Lampung, Kecamatan Kotabumi Utara, Rabu 1 Juli 2026.[Ra].](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-15.03.08-225x129.jpeg)
![Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Rabu (2/7/2026).[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-14.57.51-225x129.jpeg)
![Polres Lampung Utara melaksanakan pelayanan terhadap aksi damai yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Triga Nusantara Indonesia (DPC TRINUSA) Lampung Utara di depan Lapas Kelas IIA Kotabumi, Kamis 02 Juli 2026.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-14.55.57-225x129.jpeg)
![Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mendesak pemerintah bersama DPR segera menyusun payung hukum permanen menyusul kebijakan pembatasan komisi aplikator ojek online (ojol) menjadi maksimal 8 persen.[HS]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-14.55.19-225x129.jpeg)
![Asesor UI GreenMetric mengapresiasi peningkatan komitmen dan capaian keberlanjutan UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) dalam Third Assessment Meeting of UI GreenMetric Service Packages yang digelar secara daring, Rabu (1/7/2026). Pada kesempatan itu, UIN RIL juga kembali menerima Certificate of Compliance dan Four Trees Rating dari UI GreenMetric.[De].](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-13.51.08-225x129.jpeg)

![Pemerintah Kabupaten Lampung Utara secara resmi menutup Football Festival Bupati Cup Tahun 2026 kategori usia 13, 16 dan 17 tahun di Lapangan Sepak Bola Kimal Lampung, Kecamatan Kotabumi Utara, Rabu 1 Juli 2026.[Ra].](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-15.03.08-129x85.jpeg)
![Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Rabu (2/7/2026).[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-14.57.51-129x85.jpeg)
![Polres Lampung Utara melaksanakan pelayanan terhadap aksi damai yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Triga Nusantara Indonesia (DPC TRINUSA) Lampung Utara di depan Lapas Kelas IIA Kotabumi, Kamis 02 Juli 2026.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-14.55.57-129x85.jpeg)
![Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mendesak pemerintah bersama DPR segera menyusun payung hukum permanen menyusul kebijakan pembatasan komisi aplikator ojek online (ojol) menjadi maksimal 8 persen.[HS]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-14.55.19-129x85.jpeg)
![Asesor UI GreenMetric mengapresiasi peningkatan komitmen dan capaian keberlanjutan UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) dalam Third Assessment Meeting of UI GreenMetric Service Packages yang digelar secara daring, Rabu (1/7/2026). Pada kesempatan itu, UIN RIL juga kembali menerima Certificate of Compliance dan Four Trees Rating dari UI GreenMetric.[De].](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-02-at-13.51.08-129x85.jpeg)


