Dorong Swasembada Pangan Nasional, Lampung Ikut Tanam Padi Serentak 2026

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung turut ambil bagian dalam gerakan Tanam Padi Serentak Nasional Masa Tanam I Tahun 2026. Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela hadir langsung pada kegiatan tanam padi serentak bersama Kodam XXI/Raden Inten dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di Desa Braja Fajar, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kartika Bina Tani Desa Braja Fajar dan Desa Braja Emas dengan total luas tanam sekitar 500 hektare. Gerakan tanam serentak ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong percepatan peningkatan produksi padi di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya Wagub Jihan menegaskan, sektor pangan merupakan agenda strategis yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, peningkatan produksi tidak dapat dibebankan hanya kepada petani, melainkan memerlukan keterlibatan aktif pemerintah, TNI, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Urusan pangan adalah urusan bersama. Pemerintah, TNI, penyuluh, dan petani harus bergerak satu barisan untuk mencapai satu tujuan,” ujar Jihan.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, produksi padi Lampung pada 2025 meningkat signifikan. Dari sekitar 2,79 juta ton pada 2024, produksi naik menjadi 3,2 juta ton pada 2025 atau bertambah sekitar 408 ribu ton. Dengan capaian tersebut, Pemprov Lampung menargetkan produksi padi mencapai 3,3 juta ton pada 2026 melalui penguatan sinergi program pusat dan daerah.

Baca Juga:  Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemprov Lampung Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Kemudian Wagub Jihan juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian. Pemprov Lampung mendorong penggunaan pupuk organik cair untuk menjaga kesuburan tanah, menekan biaya produksi, serta memastikan produktivitas jangka panjang.

“Tanah yang sehat akan menghasilkan panen yang stabil dan menurunkan beban petani. Ini investasi jangka panjang,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Lampung menyalurkan berbagai bantuan alat dan sarana pertanian. Bantuan meliputi tiga unit rotavator untuk Brigade Pangan Tani Makmur, Laskar Milenial, dan Brigade Laskar Tani Muda; empat unit traktor roda empat untuk Brigade Pangan Karya Muda I dan II; serta bantuan benih padi kepada sejumlah gapoktan dan kelompok tani.

Wagub Jihan berpesan agar seluruh bantuan dimanfaatkan secara optimal dan dirawat bersama. Ia menekankan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci percepatan tanam dan peningkatan hasil panen.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Provinsi Lampung saat ini menempati peringkat keenam nasional dalam produksi padi. Melalui gerakan tanam padi serentak ini, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan daerah.

Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan bahwa tanam padi serentak 2026 merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. TNI AD melalui Kodam berkomitmen mendampingi petani dalam pengelolaan lahan, termasuk pada kegiatan tanam seluas sekitar 500 hektare yang melibatkan ratusan petani di Lampung Timur.

Baca Juga:  Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar

Pangdam juga mendorong peningkatan produktivitas padi, khususnya varietas Inpari 32 Jumbo, yang ditargetkan mampu menghasilkan 8 ton per hektare dan dikembangkan hingga 10–12 ton per hektare melalui dukungan riset, teknologi, dan inovasi bibit.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Elyana mengapresiasi pendampingan TNI dalam sektor pertanian di wilayahnya. Program pendampingan saat ini mencakup lahan sekitar 2.396 hektare dan direncanakan diperluas ke kecamatan lain. Ia menegaskan bahwa meskipun daerah menghadapi tekanan fiskal pada 2025–2026, komitmen terhadap sektor pertanian tetap menjadi prioritas.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat melalui program cetak sawah, optimalisasi lahan, dan Brigade Pangan menjadi penguat utama di tengah keterbatasan anggaran daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, TNI, Kejaksaan melalui Petani Mitra Adhyaksa, serta petani dinilai mampu mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani.

Kegiatan ditutup dengan penanaman benih padi secara serentak oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, diikuti oleh seluruh Jajaran TNI, Forkopimda, dan para Kepala Desa


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pendidikan Dasar Gratis Tak Cukup Hapus Biaya, Ledia Hanifah Soroti Sekolah Rusak dan Ketimpangan 3T
Sufmi Dasco : RUU Ketenagakerjaan Selesai Bulan Oktober
Basarnas Bengkulu Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas Kabupaten Mukomuko
Putra Dubes Israel untuk AS Kritis Ditabrak Mobil di Tepi Barat
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung
Xi Jinping: AS Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Rival
PT BTB Perkuat Komitmen Pelayanan melalui Operasi Simpatik

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:13 WIB

Pendidikan Dasar Gratis Tak Cukup Hapus Biaya, Ledia Hanifah Soroti Sekolah Rusak dan Ketimpangan 3T

Kamis, 24 September 2026 - 13:46 WIB

Sufmi Dasco : RUU Ketenagakerjaan Selesai Bulan Oktober

Kamis, 24 September 2026 - 13:41 WIB

Basarnas Bengkulu Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas Kabupaten Mukomuko

Kamis, 24 September 2026 - 12:56 WIB

Putra Dubes Israel untuk AS Kritis Ditabrak Mobil di Tepi Barat

Kamis, 24 September 2026 - 12:49 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Sufmi Dasco : RUU Ketenagakerjaan Selesai Bulan Oktober

Kamis, 24 Sep 2026 - 13:46 WIB

#indonesiaswasembada

Basarnas Bengkulu Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas Kabupaten Mukomuko

Kamis, 24 Sep 2026 - 13:41 WIB

Ilustrasi Berita

Berita Utama

Putra Dubes Israel untuk AS Kritis Ditabrak Mobil di Tepi Barat

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:49 WIB