Diskusi Publik Syarikat Islam, Menuju Pilkada 2024 yang Bersih dan Demokratis

Jumat, 18 Oktober 2024 | 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Syarikat Islam (SI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan diskusi publik dalam rangka memperingati Milad ke-119 tahun organisasi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 16 Oktober 2024 di Auditorium Gubernur Sumbar ini bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumbar dan mengangkat tema “Pemilih Cerdas Kaum Syarikat Islam Sumatera Barat pada Pilkada Serentak 2024”.

Ketua DPW Syarikat Islam Sumatera Barat, Mukhlis Mansyur, menyatakan bahwa momentum Milad ini menjadi penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjadi pemilih cerdas dalam menghadapi Pilkada Nasional serentak.

Menurutnya, masyarakat harus bijak dalam memilih pemimpin, yang berarti mempelajari dan memahami calon dengan matang, serta memastikan bahwa calon memiliki kapasitas dan integritas yang memadai.

“Seorang pemimpin yang baik adalah sosok yang berkomitmen pada kebenaran dan memiliki semangat untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam. Bagi umat Islam, memilih pemimpin sesuai ajaran agama adalah langkah penting untuk keberlanjutan perjuangan Islam,” ujar Mukhlis.

Selain itu, ia menegaskan bahwa Syarikat Islam bersikap netral dalam Pilkada 2024 ini dan tidak mendukung pasangan calon tertentu.

Baca Juga:  Sekretaris Komisi IV DPRD: Penerbangan Lampung–Malaysia Harus Jadi Motor Ekonomi Daerah

Namun, organisasi ini tetap berkomitmen untuk menciptakan pemilih yang cerdas, dengan harapan pemimpin yang terpilih mampu membawa kemajuan bagi Sumatera Barat.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumbar, Syaiful Bahri, yang turut hadir dalam diskusi tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPW Syarikat Islam Sumbar dalam menyelenggarakan diskusi publik ini.

Menurutnya, pendidikan politik bagi generasi muda sangatlah penting agar mereka bisa menjadi pemilih yang bijak dan cerdas.

“Generasi muda harus mampu memverifikasi informasi yang mereka terima, terutama di era digital saat ini. Mereka memiliki akses luas untuk mengenal lebih jauh calon pemimpin melalui jejak digital, sehingga dapat membuat pilihan yang tepat dan menghindari informasi yang menyesatkan,” jelas Syaiful.

Diskusi publik ini menghadirkan tiga pembicara utama, yakni Kabag Teknis dan Hukum KPU Sumbar, Sutrisno, Sekretaris DPW SI Sumbar sekaligus akademisi dari Universitas Andalas, Herry Effendi Iskandar, serta Zulfadly dari Ilmu Politik Universitas Andalas.

Baca Juga:  Dugaan Jual Beli Ijazah di Unisla, Istri Wakil Wali Kota Metro Terseret!?

Dalam pemaparannya, Sutrisno dari KPU Sumbar menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam Pemilu Serentak 2024.

Ia mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam memilih pemimpin daerah yang akan membawa perubahan positif.

Selain itu, Sutrisno juga mengingatkan agar masyarakat harus waspada terhadap berita bohong dan provokasi yang dapat merusak proses demokrasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menolak praktik politik uang dan tidak menjual hak suaranya. Mari kita jaga integritas dan kedaulatan suara kita demi masa depan yang lebih baik,” tegas Sutrisno.

Politik uang menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam diskusi tersebut.

Para peserta, yang mayoritas terdiri dari mahasiswa, dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap politik uang.

Mereka sepakat bahwa integritas dalam Pemilu harus dijaga demi keberhasilan demokrasi yang sehat.##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : PADANG

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Soal Isu Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Disdikbud Lampung Turun Tangan
Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen
Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga
Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
Harus Ada Relaksasi di Industri Mamin, Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik
20.000 Lulusan SMP Terserap di Pondok Pesantren
Tak Taati Aturan, Pemkab Mesuji Tertibkan Tiga Pedagang di Pasar Panggung Jaya
KNPI Lampung Salurkan Bantuan ke Aceh Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:04 WIB

Soal Isu Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Disdikbud Lampung Turun Tangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:24 WIB

Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:46 WIB

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:17 WIB

Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:14 WIB

Harus Ada Relaksasi di Industri Mamin, Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:24 WIB

#indonesiaswasembada

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:46 WIB

#indonesiaswasembada

Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:17 WIB