Laporan : Nara J Afkar

MESUJI – Maraknya pedagang musiman menjajakan berbagai menu berbuka puasa (Takjil-red) yang menjamur di setiap Bulan suci Ramadhan, tidak terkecuali Ramadhan tahun ini, sepertinya menyita perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji untuk memeriksa keamanan dan kesehatan berbagai kuliner atau jajanan yang ditawarkan para pedagang tersebut.

Kepada Wartawan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Kusnandarsah mengatakan, campur tangan Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji ini dengan memeriksa sample makanan untuk memastikan jajanan yang di ditawarkan pedagang sebagai menu berbuka puasa kepada masyarakat tersebut sehat dan tidak mengandung zat kimia berbahaya untuk di konsumsi.

“Langkah pemeriksaan ini adalah untuk menjamin kesehatan, kebersihan makanan dan minuman serta memastikan bahwa takjil tersebut tidak mengandung zat berbahaya seperti formalin, pewarna kuning yang berlebihan, pewarna merah yang berlebihan dan borak yang membahayakan kesehatan masyarakat,”terang Kusnandar.

Baca Juga:  Pemuda di Bukit Kemuning Korban Penganiayaan, Polisi Buru Pelaku

Namun dari hasil pemeriksaan tersebut Dinas kesehatan tidak mendapati jajanan yang di jual pedagang mengandung bahan berbahaya untuk di konsumsi masyarakat.

“Alhamdulillah pemeriksaan hari ini masih negatif, dari sekian banyak makanan dan minuman yang di jajakan bersih, sehat, higienis dan aman untuk dikonsumsi, tidak mengandung bahan-bahan berbahaya,”terang Kusnandar.

Masih menurut Kusnandar, Pemantauan dan pemeriksaan yang sama juga akan di lakukan secara menyeluruh di Tujuh Kecamatan, Se- Kabupaten Mesuji, untuk memastikan dan menjamin kesehatan masyarakat.

Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji dalam pemantauan dan pemeriksaan jajanan takjil di Desa Adi Luhur, Kecamatan Pancajaya ini antara lain, Kepala Bidang Kesehatan masyarakat, Mulyadi, S.Kep, Kepala Puskesmas Adiluhur, Hepy Nisesa, S.ST.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.