Dibanding Puan dan Andika, Erick Thohir Lebih Diunggulkan Jadi Capres 2024

Kamis, 12 Mei 2022 | 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Nama Erick Thohir semakin populer dan menjadi perbincangan publik luas usai namanya santer disebut sebagai salah satu kandidat potensial di Pilpres 2024.

Sebagai Menteri BUMN yang menjadi kepercayaan Presiden Joko Widodo, dalam dua tahun terakhir menjabat Erick dinilai berhasil membuat gebrakan-gebrakan besar dalam menata ulang manajemen seluruh BUMN.

Keberhasilan ini membuat Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu digadang-gadang sebagai suksesor Presiden Joko Widodo di tahun 2024. Beberapa lembaga survei menempatkan mantan Presiden Inter Milan itu sebagai figur potensial menjadi Calon Presiden. Bahkan, Erick Thohir masuk dalam tokoh non partai politik yang diharapkan melanjutkan kepemimpinan Jokowi.

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS Fernando Emas mengatakan, munculnya Erick Thohir di bursa Capres 2024 memberikan warna dan harapan tersendiri buat bangsa Indoneaia ke depan. Fernando menilai, potensi dukungan partai politik (NasDem) buat Erick Thohir tidaklah Gimik politik, namun mereka tau betul soal potensi dan peluang Erick Thohir di 2024.

“Saya sangat apresiasi kemunculan Pak Erick Thohir. Berdasarkan pengamatan saya, dia merupakan salah satu figur muda yang memang mampu dalam memimpin yang sudah dipercayakan oleh pak Jokowi sebagai Menteri BUMN, dan dilakukan secara baik, dan saya melihat kemungkinan besar beliau akan mampu memimpin Indonesia ke depan,” kata Fernando Emas saat dihubungi, Kamis (12/5).

“Ketika itu dipercaya oleh NasDem dan NasDem tidak akan malu-malulah ketika mereka mengusung Erick Thohir. Ketika pak Erick Thohir diusung oleh NasDem efek dari pada perolehan suara untuk partai NasDem pasti meningkat itu akan ada,” tambahnya.

Erick Thohir merupakan salah satu kandidat potensial Capres 2024 dari Sumatera dibandingkan figure lainnya. Namun Fernando Emas menyarankan agar dikotomi antara Jawa dan non Jawa dihilangkan demi keutuhan Indonesia.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Layanan Pertanahan

“Pertama begini saya sangat mengapresiasi, kita mencoba menghadirkan pemimpin negara ini bukan berdasarkan atau melepaskan diri dari dikotomi antara Jawa dan non Jawa, karena NKRI ini punya Indonesia, jadi hadirnya tokoh tokoh yang diluar Jawa saya itu sangat senang sebagai Pengamat, karena menunjukan kita dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Selain Erick Thohir, Fernando menyebut figure lain dari Sumatera yang juga namanya santer menjadi kandidat Capres 2024, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani.

Namun, Fernando menilai dari potensi dua nama itu sosok Erick Thohir lebih diunggulkan dari semua sisi, karena dia berhasil membawa perubahan di tubuh BUMN selama kepemimpinannya.

“Jadi kalau melihat dari dua tokoh ini saya melihat yang sangat potensial itu pak Erick Thohir, karena pak Erick Thohir ketika sudah dipercaya sebagai menteri beliau berhasil membuat gebrakan-gebrakan di dalam memimpin kementerian BUMN,” ucapnya.

“Sementara mba Puan mengakhiri tugasnya sebagai menteri waktu itu Menko tidak membuat sesuatu yang luar biasa atau masyarakat jatuh hati kepadanya. Sementara pak Erick Thohir ini masih menyisakan masa jabatannya tapi sudah bisa membuat simpati masyarakat,” jelasnya.

Fernando bahkan memastikan jika dua tahun terakhir ini Erick Thohir akan membuat prestasi baru di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. “Jadi ada potensi di dua tahun berikut ini akan semakin meningkat. Kalau melihat dari dua tokoh ini Pak Erick masih potensi bila dibandingkan Mba Puan,” ungkapnya.

Selain Erick Thohir dan Puan Maharani, Fernando juga menyinggung soal kemunculan figur non partai yang digadang-gadang sebagai Capres 2024, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Panglima TNI Jenderal Andhika Pratama. Buat Fernando, Anies Baswedan dan Jenderal Andhika belum mampu mengemban amanah lebih besar.

Baca Juga:  Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS

“Pertama yang saya sorot berdasarkan pengalaman pada saat Pilkada di 2017 yang lalu, Pilkada DKI Jakarta Pak Anies sudah mempolitisir agama untuk kepentingan beliau, jadi saya melihat sangat berbahaya untuk kepentingan NKRI ke depan,” paparnya.

Sementara untuk Jenderal Andhika, Fernando melihat tidak ada hal istimewa atau prestasi besar yang dilakukan oleh Panglima TNI itu. Parahnya, kata Fernando, saat Jenderal Andhika menduduki jabatan Panglima TNI banyak korban berjatuhan di Papua, dimana masyarakat sipil dan anggota TNI dibantai oleh tentara-tentara OPM.

“Andhika sampai sejauh ini sebagai Panglima saya melihat belum ada prestasi yang dilakukan, justeru saya melihat pak Andhika gagal sebagai panglima. Sejak dilantik beliau sebagai panglima malah terjadi korban di Papua atas Serang KKB kepada warga sipil dan anggota TNI. Harusnya sebagai Panglima beliau memberikan rasa aman kepada warga dan juga bisa memberikan rasa aman dan keselamatan kepada prajuritnya, tapi ini kan sepertinya beliau tidak mampu,” jelasnya.

Olehnya itu, Fernando berharap Jenderal Andhika tetap fokus menyelesaikan jabatannya sebagai Panglima dan tidak perlu memikirkan Capres atau Cawapres di 2024.

“Jadi saya berharap beliau fokus aja sebagai Panglima dan tidak usah memikirkan Capres atau Cawapres 2024, biarkan Pak Erick saja karena sudah kita lihat bagaimana prestasi beliau jauh ketika dipercaya menjadi menteri BUMN,” harapnya.

“Ini memang hak semua orang untuk dipilih dan memilih, jadi ketika mereka memiliki kesempatan itu silahkan digunakan, tetapi sebagai pengamat saya melihatnya bahwa dari ketiga ini yang memiliki potensi untuk diharapkan memimpin Indonesia ke depan itu adalah Pak Erick Thohir,” tutupnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok
Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung
CEO Bhayangkara: Tim Bertalenta, Siap Raih 3 Besar
Launching Jersey, Gubernur Mirza Pasang Target 3 Besar
Ketum PBNU tak Boleh Rangkap Jabatan
Calon Ketum PBNU Sepakat Gunakan AHWA jika tak Mufakat
Pelantikan JMSI Sumbar 2026: Perkuat Barisan Media Siber, Lima Tokoh Raih JMSI Awards

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:51 WIB

BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:55 WIB

CEO Bhayangkara: Tim Bertalenta, Siap Raih 3 Besar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Launching Jersey, Gubernur Mirza Pasang Target 3 Besar

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 28 Agustus 2026 ini menunjukkan pemandangan area di sekitar danau bendungan alami yang terbentuk usai tanah longsor di hulu Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Sabtu, 29 Agu 2026 - 23:14 WIB

#indonesiaswasembada

Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung

Sabtu, 29 Agu 2026 - 23:00 WIB

Tim Bertalenta Jersey Berbudaya Siap Rebut 3 Besar [PL]

#indonesiaswasembada

CEO Bhayangkara: Tim Bertalenta, Siap Raih 3 Besar

Sabtu, 29 Agu 2026 - 22:55 WIB

Bhayangkara Presisi Pasang Target 3 Besar di musim depan [PL]

#indonesiaswasembada

Launching Jersey, Gubernur Mirza Pasang Target 3 Besar

Sabtu, 29 Agu 2026 - 22:47 WIB