LAMPUNGSELATAN– Deru mesin belum sepenuhnya meraung. Ban-ban drift belum meninggalkan jejak hitam sempurna di lintasan Way Handak Expo, Kalianda.
Namun, Jumat (22/5/2026) siang itu, ada satu pesan penting yang sudah lebih dulu dikirimkan Lampung Selatan kepada publik nasional, daerah ini siap.
Pesan itu hadir lewat langkah Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang datang langsung ke paddock Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 bersama Ketua TP PKK Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani.
Bagi sebagian orang, kunjungan itu mungkin terlihat seperti agenda biasa. Tetapi di balik itu, ada pesan pembangunan yang lebih besar, Lampung Selatan tidak hanya menjadi lokasi event, tetapi sedang memposisikan diri sebagai destinasi sport tourism baru di Sumatra.
Di tengah deretan mobil drift yang terparkir rapi, Egi dan Zita menyusuri paddock, menyapa para pembalap, berdialog dengan komunitas otomotif, dan memastikan setiap detail persiapan berjalan sesuai rencana menjelang kompetisi utama pada 23-24 Mei 2026.
Sekitar 25 mobil drift dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Pekanbaru, Bandar Lampung, hingga tuan rumah Lampung Selatan, telah tiba di arena.
Mereka membawa satu hal yang sama, antusiasme untuk menjadikan Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 sebagai panggung otomotif terbesar di wilayah ini.
Namun bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, event ini lebih dari sekadar balapan.
“Selamat datang di Lampung Selatan, Spirit of Krakatoa. Lampung Selatan memiliki keindahan alam dan potensi luar biasa yang harus terus kita perkenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Bupati Egi di sela peninjauan.
Penulis : Desty
Editor : Nara
Sumber Berita : Lampung Selatan

















