Cegah Rokok Ilegal Beredar, Menkeu akan Bangun Banyak Kawasan Industri Tembakau

Rabu, 8 Oktober 2025 | 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mendukung rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang berkeinginan untuk membangun lebih banyak kawasan industri hasil tembakau (KIHT) guna mencegah maraknya produsen rokok ilegal.

Menurut Daniel Johan, langkah tersebut baik untuk memberantas rokok ilegal dan memperkuat industri hasil tembakau nasional.

“Rencana pemerintah membangun kawasan industri hasil tembakau(KIHT) hal ini merupakan langkah positif untuk memberantas rokok ilegal dan memperkuat industri hasil tembakau nasional. Namun demikian kebijakan ini harus memastikan perlindungan dan keberpihakan terhadap petani tembakau sebagai bagian utama dari rantai produksi,” kata Daniel Johan kepada di Jakarta.

Lebih lanjut, Daniel Johan menegaskan, pembangunan kawasan industri hasil tembakau (KIHT) berpotensi membuka lapangan kerja, memperluas pasar, dan meningkatkan serapan hasil panen petani tembakau.

Dengan adanya KIHT, kata Daniel Johan, maka tembakau nasional harus bisa terserap 100 persen.

Baca Juga:  400 Ribu Rumah di Bedah di 2026, Awasi!

“Dengan adanya pabrik dan industri legal di daerah sentra tembakau, harga dan kepastian usaha petani dapat lebih terjamin. Selain itu, pengembangan industri hilir dan produk turunan seperti tembakau iris, cerutu, dan bahan olahan lain dapat menambah nilai ekonomi lokal,” jelas Daniel Johan.

Daniel Johan menambahkan, realisasi pembangunan kawasan industri hasil tembakau (KIHT) akan benar-benar bermanfaat bila diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani tembakau bukan sekadar memperkuat sisi industri.

“Perlindungan terhadap petani harus menjadi prioritas dalam setiap langkah pembangunan sektor tembakau nasional,” imbuh dia.

Meski demikian, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB ini, mengungkapkan masih adanya sejumlah tantangan untuk merealisasikan kawasan industri hasil tembakau (KIHT). Tantangan itu, lanjut Daniel Johan, terkait biaya legalisasi hingga keterbatasan infrastruktur. Daniel Johan menekankan, untuk mengatasi biaya legalisasi pemerintah harus menjamin biaya tidak boleh mahal.

Baca Juga:  Lestari Moerdijat: Dana IndonesiaRaya Harus Mampu Dorong Ekosistem Kebudayaan yang Lebih Inklusif

“Harus ada kajian mendalam sehingga usaha petani, industri rokok yang padat karya lebih bergairah dan tentu menciptakan lapangan kerja. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan adanya dukungan pembiayaan, kemitraan yang adil, serta fasilitas produksi dan pengeringan yang memadai,” tandas Daniel Johan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan safari ke sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dia mengecek sejumlah pabrik rokok, menemui pelaku usaha, hingga melakukan pemusnahan rokok ilegal.

Dalam berbagai kesempatan itu, Purbaya menyampaikan komitmennya untuk membangun lebih banyak kawasan industri hasil tembakau sehingga bisa menampung produsen rokok ilegal.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Hardiknas 2026; Meneguhkan Semangat Pendidikan Nasional
Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal
Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin
Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi
Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat
Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik
Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 10:33 WIB

Hardiknas 2026; Meneguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 08:46 WIB

Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:15 WIB

Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:13 WIB

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Hardiknas 2026; Meneguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 10:33 WIB

#indonesiaswasembada

Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal

Senin, 4 Mei 2026 - 08:46 WIB

#indonesiaswasembada

Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:15 WIB

#indonesiaswasembada

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:13 WIB

#indonesiaswasembada

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB